Yurification System

Yurification System
Volume 2 - Prolog


__ADS_3

Sebuah kereta kuda berhenti di depan istana kerajaan, simbol dan bendera yang tertera di atas kereta kuda itu menandakan kedudukan tertinggi dari anggota kerajaan.


Dari balik pintu kereta kuda, sebuah tendangan keras yang merusak daun pintu terdengar dengan jelas.


*Braaak!!


*Wuush!!


Bersamaan dengan daun pintu yang terbang bebas, sosok gadis muda dengan gaun dan mahkota kerajaan berlari dengan kencang menuju pintu masuk istana kerajaan. Setiap langkah yang ia tempuh menimbulkan kegaduhan kecil diantara penghuni istana kerajaan. Gadis muda itu berlari menelusuri lorong-lorong panjang hingga ia berhenti di sebuah pintu kamar yang tertutup rapat.


Dengan tendangan kecilnya, pintu yang melindungi kamar itu hancur berkeping-keping dan aroma busuk yang tidak sedap tersebar keluar melewatinya.


Dari balik pintu yang tertutup rapat itu, terlihat tubuh seorang gadis kecil yang tertidur lelap. Tubuhnya dipenuhi dengan gumpalan daging berwarna hitam dan gelembung nanah yang hampir pecah.


Mendengar keributan kecil yang terjadi di sekitarnya, sang gadis kecil itu perlahan membuka matanya. Itu hal yang sia-sia karena ia sudah tidak memiliki mata untuk melihat. Hanya bola mata hitam busuk yang tersisa dibalik kelopak matanya.


“Selamat pagi, Anastasia” suara yang lembut dan menenangkan itu berasal dari seorang penguasa sebuah kerajaan bergelar Ratu Victoria Rie VII.


Suara yang lembut itu dibalas dengan sebuah senyuman manis sang gadis kecil. Sekali lagi, senyuman itu terlihat sia-sia karena seluruh wajahnya tertutupi dengan gumpalan daging dan gelembung nanah. Dari wajah yang hancur itu terdapat sebuah lubang kecil yang berkedut, itu adalah mulut sang gadis kecil yang bernama Anastasia Rie VIII.


“Selamat pagi, Mama. Apakah hari ini akan menjadi hari kematian ku?” balas Anastasia dengan nada riang gembira.


“Heeeh~ sudah siap untuk mati?” balas Victoria dengan nada yang riang gembira.


“Mama, kenapa kau terdengar seperti bergembira saat mengucapkan kalimat menyakitkan itu?” di balik wajah yang tertutupi penyakit itu. Victoria menyadari senyuman kecil dari putri kesayangannya.


“Tenang saja, obat yang satu ini pasti berhasil” ucap Victoria.


“Haaah~ obat aneh lagi? Siapa lagi sekarang? Petapa yang hidup ratusan tahun? Seorang Alchemist yang abadi? Penyihir hutan yang terobsesi ramuan aneh?”


“Um.. Anastasia.. Apa kau masih menyimpan dendam dengan penipu-penipu itu?”


“Tidak mungkin aku membenci keputusan terbaik dari kedua orang tua ku. Bahkan meminum obat dari penipu-penipu itu akan kulakukan demi harapan kesembuhan. Walaupun semua usaha itu terbuang sia-sia. Mungkin.. sudah waktunya untuk merelakan kematian ku-“ sebelum Anastasia menuntaskan kata-katanya. Victoria menuangkan cairan Elixir ke dalam mulutnya.


“Ukrr!! Hukk!!” Anastasia sedikit tersedak.


“Ugh.. apa ini? rasanya.. enak?”


“Are? Enak? Sejak kapan cairan aneh yang masuk ke mulut ku terasa enak?”


“Mama.. kau sedang meracuni ku dengan madu?”

__ADS_1


“T-Tubuh ku terasa panas.. Mama.. selamat tinggal!”


“A-Aku mencintai mu.”


Cairan Elixir yang melewati kerongkongan Anastasia terasa manis dan menyegarkan. Efek dari cairan Elixir bekerja membersihkan penyakit yang sedang menggerogoti tubuh Anastasia dari dalam. Penyakit yang di derita Anastasia bukanlah penyakit biasa. Itu adalah kombinasi dari kutukan dan sihir kegelapan yang menciptakan sihir penyakit.


Anastasia merupakan Putri Pertama Kerajaan Aurora. Saat ini, Anastasia berusia tujuh tahun dan menderita penyakit yang sulit dijelaskan. Kejadian yang tidak mungkin ia lupakan adalah perjamuan makan malam yang mengantarkan dirinya pada penyakit itu. Seorang telah menyewa jasa Assasins dengan tujuan utama untuk membunuh Putri Pertama Kerajaan Aurora menggunakan penyakit yang merusak penampilannya. Anastasia bukanlah gadis biasa, dengan penampilan fisiknya yang anggun dan menawan membuatnya menjadi Putri Kerajaan yang sempurna. Beberapa pangeran kerajaan lain mulai meliriknya dan persaingan antar kerajaan untuk merebut hati Anastasia dimulai. Di usia lima tahun saja, beberapa pangeran kerajaan lain berlomba-lomba untuk melamar dirinya dan itulah yang menyebabkan dirinya mendapat penyakit aneh itu. Rasa cemburu yang dialami gadis lain membuatnya berkenalan dengan penyakit itu. Beruntungnya, Anastasia memiliki kemampuan otak di luar rata-rata. Dengan pengetahuannya yang luas di seluruh bidang, Anastasia mampu menjadi Penasihat Kerajaan yang menentukan aturan dan hukum yang berlaku di Kerajaan Aurora sembari melawan penyakitnya..


Kejayaan dari Kerajaan Aurora dipegang penuh oleh Putri Pertama Kerajaan mereka. Seorang gadis kecil yang mampu menjadi ancaman kerajaan tetangga dan kebijaksanaan yang tertidur dari balik bayang-bayang. Hingga kejadian yang mengerikan itu terjadi di perjamuan makan malam dan menjadi trauma besar yang membekas di ingatan Anastasia.


Tubuh Anastasia mengeluarkan cahaya berwarna emas. Aliran sihir yang ada di dalam tubuhnya perlahan keluar dan menggumpal di udara. Aliran sihir itu berwarna hitam dan mengeluarkan aroma busuk yang tidak tertahankan. Tubuh yang dipenuhi dengan gumpalan daging hitam dan gelembung nanah perlahan mengecil. Penampilan yang bagaikan monster menjijikan itu perlahan menghilang dan memperlihatkan tubuh mulus seorang gadis cantik.


Penampilan tubuh Anastasia berubah menjadi sosok gadis yang melebihi kecantikan dari tubuh sebelumnya. Aliran sihir yang berwarna hitam itu pergi menghilang seolah ditelan udara.


“Anastasia..” Victoria memanggil putri kesayangannya.


“Mmmmph~” Anastasia yang tidak menyadari penampilan tubuhnya telah berubah hanya bergumam kecil seperti biasanya.


“Anassssstaaaaasssiiiiaaaa..” Victoria sedikit menekan kekuatan pada suaranya.


“Hiiieekkk!!” Anastasia yang terbangun setelah mendengar suara mengerikan itu bergegas bangkit dari tempat tidurnya.


“Apa yang Mama bicarakan sih! Kondisi tubuh ku tidak memungkinkan untuk melakukan.. saat.. ini... eh?” Anastasia yang telah bangkit dari tempat tidurnya berdiri terdiam.


“Um.. inikah rasanya mati? Otak ku sudah mulai berhalusinasi? Oh! Begitu rupanya! Inikah fase menuju kematian!” Anastasia menepuk punggung tangannya dan mencubitnya.


“Auuu!! Sakit juga untuk sekedar ilusi” Anastasia meraba punggung tangannya yang terasa sakit.


“Uwow! Siapa gadis cantik ini? Halo gadis manis.. siapa nama mu?” tatapan mata Anastasia tertuju pada cermin di depannya.


“...”


“...”


“...”


“Sudah selesai?” ucap Victoria yang berdiri di samping Anastasia.


“Kyaaa!! Jangan mengangetkan ku, Mama!” teriak Anastasia.


“Tunggu dulu! Apa yang baru saja terjadi?” tanya Anastasia.

__ADS_1


“Haaah~ aku baru saja menemukan ramuan obat yang mampu menyembuhkan penyakit mu” balas Victoria. Walaupun nada bicaranya terdengar cuek, namun itu adalah kelegaan hati dari seorang Ibu yang melihat anaknya kembali sehat dari penyakit keras.


“Umm.. Mama?” Anastasia menatap Victoria dengan raut wajah kebingungan.


“S-Siapa kau? Kenapa suara mu mirip sekali dengan Ratu Kerajaan Aurora?” tanya Anastasia dengan berjalan mundur secara perlahan.


“Fufu~ bagaimana penampilan masa muda Mama?” Victoria tersenyum ketika menjawab pertanyaan Anastasia.


“Aaahh..” Anastasia mengusap kedua matanya seolah tidak percaya dengan pemandangan di depannya.


“A-Apa yang baru saja terjadi? Otak ku tidak bisa memahami situasinya!” seru Anastasia.


“Haaah~ itu akan memakan waktu yang sangat panjang. Sekarang.. pakai baju mu dan dengarkan cerita panjang ku!” perintah Victoria.


“Uh.. Um.. Baiklah..” Anastasia yang sangat kebingungan dengan kejadian aneh ini hanya bisa menuruti perintahnya.


Anastasia membuka lemari pakaian yang berisi lapisan jubah tebal. Ia mencari pakaian yang layak untuk digunakan. Selama perjalanan penyakit yang dialaminya, ia mampu bertahan hidup berkat meminum air suci dari Saintess Kerajaan Aurora. Ia tumbuh menjadi gadis yang dirahasiakan identitasnya oleh anggota kerajaan. Karena penampilannya yang buruk itu, ia menyimpan berbagai macam jubah tebal untuk menutupi tubuhnya.


Namun, di kondisi tubuhnya yang berubah seperti ini. Anastasia sedikit kebingungan ketika mencari pakaian yang cocok.


“Um.. Mama.. B-Boleh aku meminjam beberapa pakaian masa muda mu?”


“Eh? Itu sudah model yang sangat lama. Ah! benar juga! Aku hampir saja lupa! Coba pakai ini..” Victoria tersadar dengan kantong kain yang mengikat di pinggangnya. Dari balik kantong kain itu, terdapat satu set seragam sekolah.


“Umm.. bagaimana cara memakainya?” Anastasia menatap pakaian yang ia terima dari Ibunya. Sebuah pakaian dengan bentuk aneh dan pertama kali dilihatnya.


“Fufu~ serahkan kepada Mama!”


“Eh.. Eeeh!!”


Victoria membantu Anastasia mengenakan seragam sekolah yang di berikan oleh Lily. Sebenarnya, Lily ingin memberikan oleh-oleh berupa Chocolate Box. Namun, Ciel dan Sia menghabiskan semua makanan manis itu tanpa sisa dan Lily terpaksa memberikan oleh-oleh berupa benda. Untuk suatu alasan keimutan, sang Dewi menyarankan Lily untuk memberikan satu set seragam sekolah kepada Victoria dan memaksa Lily memakai seragam sekolah juga.


Berkat Lily, Victoria mengerti urutan pemakaian seragamnya. Di sela-sela kecil kegiatan mereka, Victoria menceritakan beberapa kejadian kecil mengenai Lily dan perjanjian kecilnya.


“Huh? Bocah lima tahun bisa seperti itu?”


“Tunggu! Apa maksudnya dengan membuat aturan pernikahan sesama wanita?”


“A-Apa yang telah terjadi dengan kerajaan ini?!”


Otak Anastasia berputar cepat dengan perubahan yang tidak terduga itu di kerajaannya.

__ADS_1


__ADS_2