"Tuhan Aku Lelah"

"Tuhan Aku Lelah"
sakit


__ADS_3

keesokan harinya.


krrriiiet...(pintu kamar terbuka).


"astaghfirullah" ucapnya terkejut mendapati syifa yang sudah tergeletak di lantai dengan bersimbah darah " nak...bangun" ucap bu daniah Sambil menepuk nepukan pipi syifa.


bu daniahpun bergegas mencari kotak p3k, dengan telaten bu daniah mengobati luka syifa, hingga air mata bu daniah sudah tak dapat di bendung lagi.


" hiks...hiks...ibu minta maaf nak atas nama suami ibu. ibu janji bakal keluarin syifa dari sini hiks...ibu juga bakal keluar dari neraka ini bersama kamu nak"


sesudah bu daniah mengobati syifa, mata syifa akhirnya terbuka, seketika kelegaan di hati Bu daniah.


" syukur lah nak kamu sudah bangun ibu khawatir banget sama kamu"


syifa pun bergerak untuk duduk tapi seluruh tubuhnya terasa sangat sakit.


" awwwww,,,sakit bu" lirih syifa.


" sabar ya nak,, ibu bantu kamu ke atas ranjang ya?"


bu daniahpun memapah syifa hingga ke ranjang dan membaringkan nya, lalu bu daniah mengambil nampan berisi bubur untuk syifa.


" makan dulu ya nak?"


" syifa gak laper buk" jawab syifa sambil meneteskan air mata.


" ibu mohon sayang, supaya syifa cepet sembuh" mohon daniah.


" lebih baik syifa mati aja buk kalo harus kayak gini" isak syifa sambil terus menangis


" syifa hiiks... udah gak kuat buk..hik..hiks..sakit" tangisnya sambil memukul dada karena sesak


bu daniah pun memeluk syifa" sabar nak semuanya cobaan dari Allah syifa harus kuat" ucap daniah, sambil melepas pelukannya.

__ADS_1


" hiks..alex jahat bu..hiks.. syifa di jual sama dia bu hiks " isak syifa.


seketika tubuh daniah menegang jangan fikir Alex yang syifa maksud adalah keponakan nya batinnya.


" apa maksud syifa namanya alex William?"


" iya ibu..hiks...2 hari yang lalu seharusnya syifa menikah dengan alex hiks...tapi Alex dan mbak Jennifer malah jual syifa ke suami ibu hiks.. syifa bener bener hancur bu..hiks..mas alex yang syifa sangat percaya ternyata tega jual syifa..hiks.. syifa gak kuat bu..hiks..." isakan tangis syifa semakin menjadi jadi.


medengar cerita dari mulut syifa rasanya bu daniah enggan untuk percaya, tapi kenyataannya memang seperti itu.


bu daniah begitu tak percaya alex ponakannya sendiri tega berbuat sekeji itu kepada seorang wanita.


" sabar ya nak, makan dulu ya habis itu kita pikirin cara kita keluar dari sini" bujuknya.


syifa pun menghapus air mata nya dan mengangguk lemah, daniahpun menyuapi syifa hingga bubur habis.


" kamu ganti baju dulu yah nak, ibu udah bawain baju buat kamu!"


braaak..


" sudah kamu memberinya makan" ucap heru datar.


"sudah mas, aku permisi ke dapur" jawab bu daniah lalu berlalu menuju dapur.


" pngawal cepat bawa dia ke gudang" teriak heru


" baik tuan "


pengawal pun membawa syifa menuju gudang dengan kasarnya melempar syifa ke dalam gudang dan menguncinya.



" hiks...ibu...ayah..hiks...sakit... syifa pengen nyusul ibu sama ayah aja hiks.. syifa udah gak kuat..hiks..mia bantuin syifa di sini hiks.." tangis syifa tersedu sedu.

__ADS_1


kriiiettt..


" ck.. bahkan sekarang kau sudah seperi nenek tua yang kekurangan gizi" ucap heru sinis.


" tuan tolong lepaskan saya tuan, ampuni saya tuan saya mohon" ucap syifa sambil meneteskan air mata nya.


" salah kamu karena terlalu bodoh, dengerkan saya baik baik , ketika kau keluarpun dari rumah ini pasti nyawamu sudah tidak ada," bisik heru di telinga syifa.


" dasar brengsek prikopat gila kau" teriak syifa sambil mencakar Wajah alex.


alex pun mundur beberapa langkah karena rasa perih di wajahnya.


" berani kau mencakar ku ****** sialan" teriak heru .


heru mengambil kayu kecil di sudut gudang dan memukul syifa secara membabi buta.


buuughh...


buuugh...


buuugh..


" itu akibat jika kau berani melawan ku" ucapnya heru sabil melempar kayu ke kaki syifa dan pergi dari gudang tersebut.


" awwww sakit" lirihnya


bahkan syifa sudah penuh dengan luka lebam di sekujur wajanya. syifa pun merebahkan tubuhnya karena sudah tidak kuat untuk duduk, menatap langit langit gudang syifa pun menangis sesenggukan dengan takdir yang ia jalani saat ini.


" hiks...gue mau cape" teriak nya.


" akkgghhhh..gue mau mati"


" akkgghhhh..."

__ADS_1


__ADS_2