"Tuhan Aku Lelah"

"Tuhan Aku Lelah"
SAFIRA


__ADS_3

4 Tahun kemudian


" momyyyyy...." teiak anak kecil yang bernama safira.


" jangan lari lari nak nanti jatuh" ucapnya pada anaknya.


" momyyyyy....fira kangen momy" lirih fira sambil memeluk kaki sang ibu.


ibunya pun mengendong dan tersenyum pada sang anak " mommy juga kangen sama anak mommy" ucapnya sambil memeluk anak kesayangannya.


" fira mau main gak ke rumah aunty mia?" tanya nya pada sang anak.


" fira mau mommy,, fira kangen sama aunty mia" jawabnya sambil turun dari gendongan sang ibu.


" ok tuan putri, tapi fira mandi dulu ya, mommy mandiin" ucap sang ibu.


" horrrreee fira mau mommy"


fira pun menarik tangan sang ibu untuk masuk kedalam kamar mandi, setelah mereka sudah rapi mereka menatak kaca .


" sempurna..." ucap anak dan ibu lalu tertawa.


mereka pun menancapkan gas menuju kediaman mia. sespainya di sana syifa dan safira sudah di sambut oleh mia yang sudah menunggu mereka sedari tadi.



" aaaaahhhh ponakan aunty cantik sekali" teriak mia sambil menciumi pipi gembul safira.


" aunty geliiii...." ucap safira


" masuk fa" ucap mia


" iya, tante dinda mana?" tanya syifa.


" lagi di dapur, lagi guat kue red Velvet kesukaannya safira"


" oh.."


" mommy aunty fira mau ke nenek dulu yah" teriak safira bersemangat.


" oke tuan putri " teriak mia dan syifa bersamaan hingga mereka saling tatap dan tertawa.


"mi..." panggil syifa.


" ya ..."


" di kantor lo ada lowongan kerja gak , gue di pecat dari kantor "


" lah kok bisa?"..teriak mia


" jangan teriak teriak sakit kuping gue,," ucap syifa berdengus kesal..." gara gara gue telat tadi pagi pas banget sama pengajuan proposal yang harusnya gue yang presentasiin, yah gitu deh jadi nya gue di pecat"

__ADS_1


" kebetulah sih ada lowongan satu devisi sama gue,,,lo dateng aja besok ke kantor tempat gue kerja oke"


" ok... o iya juna udah ngabarin lo?" tanya syifa.


" belum gue bingung setelah gue minta juna buat nikahin gue, hubungan gue sama juna jadi agak renggang,, tapi gue fositif thinking aja mungkin dia sikuk kali" lirih mia.


malihat muka sahabat nya yang berubah murung syifa pun berinisiatif mengajak mia ke taman.


" mi ke taman yuk, gue mau ngajakin safira makan es krim soalnya." ajak syifa.


mia tau syifa hanya ingin mengibur dirinya agar tidak terus memikirkan hubungan nya dengan juan. " ya udah yuk , gue juga bosen di rumah mulu."


" bentar gue panggil safira dulu" ucapnya.


syifa bejalan menuju dapur untuk mengajak safira ke taman.


" safira sayang" panggil syifa.


" iya mommm..." jawabnya sambil terus mengunyah kue red Velvet buatan bu dinda.


" kita ke taman yuk sama auty mia."


" ok mommy..." safira pun berjalan menuju bu dinda dan cium tangan " nenek safira pergi dulu ya sama mommy sama auty ke taman"


" iya sayang hati hati" ucap bu dinda.


syifa berpamitan kepada bu dinda dan pergi bersama mia dan safira menuju taman.


" ok tuan putri, fira duduk di sana ya sama aunty mia bunda beli es krim dulu" titahnya.


" ok mommy" ucapnya. safira langsung berlari menuju mia .


syifa berjalan menuju gerobak es cream dan membeli 3 bungkus es cream.


saat berjalan tiba-tiba.


brraaak...


syifa pun terduduk di tanah dengan lutut yang tergores.


" awww.. sakit ****.." ucap syifa setengah kesal.


lelaki itu mendongkakan kepalanya, berani betul wanita ini menyebut nya ****.bantinya


" bantuin gue berdiri" teriak syifa


lelaki yang sedang melamun pun tiba tiba tersadar akibat teriakan perempuan itu.


dengan sangat malas lelaki itu membantu syifa berdiri.


"sorry gue lagi di kejar cewek,,jadi gue gak liat lo" ucapnya datar.

__ADS_1


" ck...so ganteng lo,,muka pas pasan kayak gitu aja bangga" ucapnya berdecak sebal.


what the hell...siapa perempuan ini berani baraninya mengatai muka saya pas pasan. batin nya


" ganti rugi es....." ucapnya terpotong karena mendengar suara teriakan seorang wanita.


" Harisssssss...." teiak gadis cantik bertubuh sexy dan menghampiri mereka berdua.


*oh shirt...gimana nih,,,,oh bela sialan.. batinnya.


tanpa pikir panjang lelaki itu merangkul syifa dengan erat, mata syifa terbelalak kaget dengan perlakuan pria tersebut.


" lo ngapain peluk gue..." teiak syifa berontak dari pelukan pria tersebut


" lo bisa diem gak? kalo gue ngomong apa pun lo anggukin aja ok" paksanya.


" tapi..."


" tar gue ganti rugi es krim lo 10x lipat ok"


tanpa pikir panjang syifa langsung mengiyakan toh rejeki gak boleh di tolah batinnya.


perempuan seksi pun menghampiri pria itu


" sayang aku cape kenapa sih kamu lari terus dari aku" ucapnya manja .


" stop ya bela aku lagi sama calon istri aku mau jalan jalan jadi kamu pergi dari sini" teiaknya.


syifa hanya bisa bengong kayak orang **** karena gak tau masalah nya apa.


" gak mungkin, tante kamu yang jodohin kamu sama aku haris" ucapnya lalu melihat ke arah syifa dan menamparnya.


plakkk...


pipi syifa merah mendapati tamparan dari orang yang bahkan tidak di kenalnya sama sekali.


" stop bela atau mau ku tampar seperti kau menampar calon istri ku." teriaknya jengkel.


bella langsung berlalu pergi karena takut dengan ancaman tadi.


" ck...dasar cewek murahan" gumam syifa pelan .


harispun menyodorkan uang berwarna merah sebanyak 15 lembar.


" banyak banget" jawab syifa cengo.


" ini buat tamparan tadi" ucapnya datar


Haris pun berlalu pergi meninggalkan syifa.


lumayan lah untuk makan 2 minggu . gumamnya.

__ADS_1


__ADS_2