"Tuhan Aku Lelah"

"Tuhan Aku Lelah"
flashback


__ADS_3

sesampainya di rumah syifa sudah melihat anaknya duduk dengan memegangi boneka beruang kesayangannya.


safira yang melihat ibunya pulang tersenyum dan berlari ke arah sang ibu.


" mommy......" teriak safira sambil memeluk kaki ibu nya.


" iya ini mommy.... safira udah makan belum?" tanyanya pada sang anak.


" belum mommy, safira belum laper" ucapnya sambil melepaskan pelukannya.


" makan yuk mommy bawain Rechees Factory kesukaan safira.." ajaknya.


mata safira langsung berbinar senang.." woooww.... mommy luar biasa,,, fira mau mommy,, tapi fira mau makan sendiri gak mau di suapin mommy.." pintanya.


syifa yang mendengarnya ocehan anaknyapun tersenyum.." apa sih yang enggak buat anak mommy yang cantik ini".


fira pun menarik tangan syifa masuk ke dapur.syifa mempersiapkannya.selesai syifa langsung mengiyakan nya di meja makan.


" bi makan dulu yuk.." teriak syifa


bi marni pun menghampiri syifa" iya non..."


" bi marni duduk makan sama saya dan fira,, kebetulan saya tadi abis ke terima kerja Alhamdulillah bi " ucap syifa.


" Alhamdulillah non...selamat ya.."


" mommy fira lapar..." teriaknya.


syifa pun terkekeh kecil.." ya udah anak mommy baca doa dulu.." ucapnya sambil mengusap rambut sang anak.


melihat bi marni yang ragu ragu akan duduk syifa hanya tersenyum,," bi ayo makan" titahnya.

__ADS_1


bu marni kaget.." ehh..iya non.."


setelah makan selesai syifa berencana mengajak safira ke pemakaman.


sesampainya di pemakaman syifa membeli bunga mawar tabur dan air mawar.


sesampainya di makam yang ia tuju syifa dan safira duduk bedoa dan menabur bunga serta air mawar.


" bu syifa dateng lagi sama cucu ibu yang cantik ini,," ucap syifa sambil meneteskan air mata dan memegang tangan safira.


" Alhamdulillah bu syifa keterima kerja . mulai besok syifa kerja, dan maaf soal 4 tahun yang lalu syifa gak bisa pertahanin panti"isaknya.


flashback


setelah 4 bulan berlalu sejak insiden syifa di culik, pemilik tanah yang di tempati panti asuhan milik bu asih di jual oleh sang pemilik dengan paksa walau jangka sewa nya masih 3 bulan lagi.


" cepat keluar dari rumah ini.." teriak sang pemilik tanah.


bu asih pun bersujud memohon agar di beri waktu untuk bisa membeli tanah tersebut tapi sayang nya tanah yang di tempati panti asuhan bu asih telah di jual dengan harga 1,5 milyar.


bagaimana nasib anak anak panti pikirnya.


syifa yang baru datang karena di telpon sedang bekerja pun kaget,


" bu bangun ...biar syifa yang ngomong ya..." bujuk syifa.


" nak gimana nasib anak anak panti hiks...hiks..." ucap nya tersedu sedu.


syifa yang melihat bu asih menangis tak kuasa membendung air matanya, anak anak panti pun yang menyaksikan itu menangis.


syifa kaget tiba-tiba bu asih memegang dadanya dan terkulai lemas di tanah.

__ADS_1


" ibu...." teriak syifa..


anak anak panti yang melihat bu asih terjatuh ke tanah pun berlari menghampiri bu asih dan syifa " ibu bangun bu hiks...hiks..." teriak anak panti .


tanpa pikir panjang syifa langsung membawa bu asih ke rumah sakit.


" dok .... tolong ibu saya dok" teriak syifa


para suster pun berlari ke arah syifa dan membawa bu asih ke UGD.


setelah 1 jam syifa menunggu akhirnya dokter pun keluar.


syifa langsung menghampiri dokter..". dok bagaimana keadaan ibu saya dok" khawatir syifa.


dokterpun melepaskan kacamata menatap syifa sendu.." ibu nona mengalami serangan jantung. tim medis sudah melakukan yang terbaik. tapi 5 menit yang lalu bu asih sudah meninggal dunia. ucap dokter lalu beranjak pergi.


mendengar itu syifa seakan di hantam ber ton ton beban di pundaknya. tubuh syifa merosot ke lantai menangis tersedu sedu.


tuhan kenapa orang kecil seperti kami harus mengalami ujian sebesar ini.


kenapa orang kaya begitu kejam tuhan.


engkau salah menitipkan rezeki pada orang yang tamak batin syifa.


flashback off


mengingat hal tersebut syifa tak kuasa membendung air matanya menangis tersedu sedu di atas pusara bu asih.


melihat ibu nya yang menangis safira tak tega.." mommy... mommy jangan nangis nanti safira sedih kalo mommy nangis " ucapnya sambil mengusap air mata sang ibu


syifa tersenyum melihat apa yang di lakukan anaknya.

__ADS_1


*terima kasih tuhan karena engkau telah mengirimkan malaikat kecil untuk hamba, safira sekarang adalah duniaku tuhan terima kasih , batinnya.


syifa dan safira pun bergegas pulang karena hari sudah sore*.


__ADS_2