
tak ada yang tahu garis hidup seseorang, tuhan menciptakan manusia dengan garis takdi masing masing.begitu juga dengan syifa saat ini.
jam sudah menunjukkan pukul 07.30 syifa bergegas memesan taxi dan meluncur ke tempat tujuannya dengan perasaan haru , senang , semua bercampur jadi satu.
" ibu ayah, hari ini syifa menikah dengan orang yang syifa sayang. syifa sedih ibu dan ayah gak bisa hadir di acara pernikahan syifa , semoga ibu dan ayah tenang di surganya Allah." batinnya.
air mata syifa meluncur tak terkendali, sepanjang perjalanan syifa terus menitikan air mata.
sesampainya di depan hotel syifa beegegas menuju lantai 9 .
tiin..( pintu lift terbuka)
syifa pun buru buru keluar.
Bughhh..
" awwwww" ucap syifa sambil terhuyung dan jatuh ke lantai.
" bisa gak sih Lo tuh jalan pake mata" lanjutnya sambil bangkit untuk berdiri dan melihat sang penabrak.
" elo" ucap syifa sambil menunjuk muka sang penabrak.
" elo" Jawab sang penabrak
" bisa gak lo kalo jalan pake mata, gue heran lo suka banget nabrak gue, lo demen ya ama gue, ya wajar sih secara gue cantik, seksi, dan imut, jadi lo pasti caper kan sama gue, tapi sorry ya gue udah mau kawin." ucap syifa dengan percaya diri nya .
" cih..muka udah kaya gorengan aja bangga, lo bilang tadi gue apa..? caper...iiiih jijik gue harus caper sama lo, masih banyak cewek waras yang bisa gue pacarin..? jawabnya bangga.
__ADS_1
"ck... cape gue ngomong sama lu buang buang energi gue, keringet gue lebih berharga di banding lo bye.." ucapnya sambil berlari pergi.
" ck.. cewek kurang waras,,, mana sih sekertaris han lama banget" ucapnya sambil tersenyum bergumam kesal pada sang sekretaris.
seseorang berlari menuju lelaki yang terus membicarakan sang sekretaris dengan wajah yang kurang bersahabat.
" maaf presdir, tadi ada sedikit kendala jadi saya terlambat." ucap sang sekertaris sambil membungkukan badan nya
" ck..ya sudah ayo pergi, kaki saya sudah kesemutan nunggu kamu sekertaris han" ucapnya penuh penekanan sangking kesalahannya dengan sang sekretaris.
" maaf kan saya presdir, mari saya antar ke depan " ucapnya sambil terus membungkukan badan.
lelaki itu pun menaiki mobil BMW M5 yang harganya hampir mencapai 4 miliar tersebut
_________________________
syifa membuka pintu hotel yang berangka kan 453 tersebut.sesampainya di kamar tersebut syifa heran karena tidak ada tukang rias seperti yang di sebutkan alex.syifa pun langsung menelpon Alex detik itu juga.
" oh tunggu sayang tukang riasnya masih di loby hotel"
" oh oke"
syifa pun duduk di kursi sambil mengetuk jarinya dan bersenandung ria*. 15 menit syifa menunggu tiba tiba.
krrriiiet..( pintu terbuka)
munculah sosok yang syifa sangat kenal dan yang paling di cintai syifa.
__ADS_1
" alex kok belum rapi rapi ?" batinnya
tak lama Alex berdiri di pintu tiba tiba ada wanita cantik yang menyusul alex di ikuti 5 orang bertubuh kekar dan menakutkan.
" mas kok belum rapi rapi?" tanya syifa
Alex pun berjalan menuju syifa dan membelai rambut syifa, syifa pun tersenyum kepada Alex, walaupun syifa merasa aneh tapi ia tepis seger pemikiran itu karena syifa yakin pria yang ada di hadapannya tersebut tidak mungkin membuat nya kecewa.
" sayang mana tukang riasnya kan sebentar lagi mau akad nikah? tanya syifa.
Alex pun menyeringai" ck.. gue jiji nikah sama loh,,lagian gue mau jual elo" Jawab alex
" tuhan apa lagi ini, ga mungkin ini cuma prank kan?, terus mana kamera nya kalo gitu"batin syifa menepis segala pikiran buruknya.
perempuan yang ada di belakang Alex pun melangkah mendekati syifa.
" dasar cewek sampah,,,kenalin gue Jennifer pacar nya alex, mantan calon suami pura pura loe" ucapnya sambil mengibaskan rambutnya.
seketika air mata syifa menetes" gak.. gak mungkin,,," syifa menyeka air matanya nya dan melangkah mendekati alex " mas gak gitu kan?" tanya syifa dengan derai air mata dan menguncang guncang tubuh alex" mas apa yang di katakan perempuan itu gak bener kan mas?" tanyanya lirih.
Alex pun tersenyum sinis " ck.. Lo udah tau jawabannya sekarang, ngapain masih nanya" teriaknya.
bagai tersambar petir di siang bolong.sekujur tubuh syifa melemas seketika mendengar jawaban alex.
syifa pun sudah tidak bisa menopang tubuh nya lalu ambruk ke lantai.
" *tuhan apa lagi ini , aku merasa hidup ku saat ini hancur. ibu ayah takdir apa ini, kenapa takdir selalu mempermainkan ku bu yah." batinnya.
__ADS_1
__________________________
jangan lupa like vote nya kakak...👍👍👍👍*