"Tuhan Aku Lelah"

"Tuhan Aku Lelah"
tekejut adek terheran heran


__ADS_3

syifa berjalan masuk ke ruangan tempat dia bekerja tapi ketika satu langkah lagi memasuki ruangan nya syifa menoleh pada asal suara yang memanggil nya.



" nona syifa " ucap suara bas tersebut.


syifa menoleh dan sedikit terkejut " ah sekretaris han selamat pagi , ada yang bisa saya bantu ?"


" nona di panggil presdir ke ruangan nya " jawabnya datar.


syifa kembali syok ' oh now... jangan bilang dia mau pecat gue" lamunannya buyar seketika karena sekretaris han kembali memanggil nya .


" nona mari saya antar ke ruangan presdir " ajaknya.


" ahhh...i..iya"


syifa dan sekretaris han berjalan menuju ruangan presdir tanpa sepatah katapun mengiringi langkah kaki mereka .


" silahkan masuk, Presdir sudah menunggu.." ucapnya datar sedangkan syifa hanya mengangguk lesu.


cklek...


syifa berjalan menuju meja presdir, gugup, cemas, takut, semua menjadi satu.


"ada yang bisa saya bantu presdir" ucap syifa agar presdir membalikan kursi kebesaran nya tapi nihil.


hening....

__ADS_1


1 menit..


5 menit...


10 menit..


'nih orang manggil gue tapi kagak ngomong,, apa gue panggil lagi aja ya siapa tau dia amnesia, gak inget kalo gue ada di ruangan nya.


syifa membuka mulutnya " p...."


" Asyifa Nur Sabrina " ucapnya penuh penekanan, sontak bulu kuduknya merinding.


'oh tuhan jika saya harus mati sekarang saya tidak tega tuhan, safira belum punya papah dan perawan gue juga belum di jebol ' batinya terus memohon.


" i..iya..presdir ada yang bi.. bisa saya bantu" ucapnya bergetat setengah mati.


" menikahlah dengan saya " ucapnya datar sambil membalikan badannya dan menatap syifa.


puuuuh....


syifa menyemburkan kopinya ke muka jaynan sontak rahang jaynan mengeras, tangannya terkepal kuat.


" ahhh pait " teriaknya, syifa pun menoleh kepada jaynan, betapa terkejutnya syifa melihat muka jaynan penuh dengan ampas kopi.


'oh now... syifa bolot,, kalo mau nyembur liat liat orang dong mulut ****,,,lagian tuh kopi apa hidup gue sih pait banget ' gerutunya dalam hati.


syifa pun membersihkan muka jaynan dengan saputangan nya " ah maaf pak.."

__ADS_1


" berhenti syifa" teriak jaynan yang amarahnya sudah memuncak . sontak syifa mundur beberapa langkah karena terkejut.


" dengarkan aku baik baik , duduk " tegasnya, syifa pun menurut dan duduk tanpa sepatah katapun


jaynan menghembuskan nafas berat " jadilah istri sementaraku.


sontak mata syifa melotot horor " apa " teriak nya.


' *what the hell,,istri sementara apa maksudnya itu ?'


" berisik " teriak jaynan.


sontak syifa pun menunduk ka*rena takut akan teriakan jaynan, jaynanpun menghembuskan nafas berat.


" dengarkan aku , jadilah istri sementaraku , tapi aku tidak akan pernah menyentuhmu meskipun kau istriku nanti, uang bulananmu akan lancar setiap bulannya dan setelah 1 tahun kita bercerai bagaimana ?" tawar jaynan


sontak syifa berdiri " bapak pikir saya apa hah,,,saya bukan j*lang pak,, dan bagaimana jika anak saya tak setuju saya menikah dengan anda." ucap dengan suara meninggi.


jaynan begitu terkejut dengan status syifa yang seorang janda .


" terserah pada mu jika kau tidak mau, akan ku pecat kau dan ku pastikan kau tidak akan bisa bekerja kembali " gertaknya.


syifa pun menggeram kesal, bagian bisa dia memaksanya menikah apa lagi hanya sementara.


" tap..." ucapan syifa terpotong.


" saya janji anakmu akan masuk perguruan tinggi terpaporit walaupun kita sudah bercerai nantinya.

__ADS_1


' ah bagaimana ini, *kalau aku menolak gimana nanti safira makan '


syifa menatap jaynan dengan lesu* " baiklah "ujarnya lalu pergi dari ruangan jaynan.


__ADS_2