
setelah membayar ongkos ojek syifa bergegas masuk ke rumah.
"assalamualaikum ..." salam syifa sambil melepas sepatu kantornya dan berjalan masuk ke ruang tengah.
mendengar suara sang ibu safira bergegas keluar kamar .
" mommy...." teriaknya sambil berlari dan memeluk sang ibu.
" fira kangen mommy..."
syifa tersenyum" mommy juga kangen fira..oiya bi marni kemana sayang " ucapnya sambil mengelus rambut safira.
" tadi fira pengen beli coklat jadi bibi beliin coklat safira dulu ke warung depan mommy."
" oh.. yaudah sekarang syifa mandi ya terus dandan yang cantik nanti malam Daddy jemput, nenek mau ketemu sama kamu "
mata safira langsung berbinar senang " jadi fira nanti di jemput Daddy ya mommy...ok deh dadah mommy safira mandi dulu" ucapnya sambil belari masuk ke kamar nya.
syifa hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku sang anak, wajar saja safira begitu senang karena sedari kecil safira tak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah, apalagi sudah 3 hari Jaynan tidak pernah menemui safira lagi.
syifa berjalan ke kamarnya membersihkan tubuhnya lalu menjalankan shalat Maghrib terlebih dulu. selesai shalat Maghrib syifa segera berdandan memakai riasan setipis mungkin karena syifa tidak suka jika bermake up terlalu tebal.
ketika semuanya sudah selesai syifa bergegas menemui sang anak di kamar nya.
melihat safira sedang menyisir rambutnya dan memakai baju yang senada dengan dirinya syifa tersenyum dan berjalan menuju meja rias safira.
" cantik banget anak mommy ini,,,,! mau kemana sih cantik..?" goda syifa sambil mencubit pipi gembul safira.
" au mommy sakit...jangan cubit cubit nanti bedak safira ilang dari pipi"kesal nya sambil cemberut.
sedangkan syifa hanya terkikik geli seperti anak remaja yang akan berkencan fikirnya.
" ok maafin mommy deh ,, ayo ke ruang tengah aja kayak nya bi marni udah pulang tuh!" ajak syifa sambil memegang tangan safira dan membawanya menuju ruang tengah.
" neng bibi pulang dulu ya udah malem" pamit bi marni
__ADS_1
" oh iya bi maaf ya tadi safira ngerepotin bibi" ucap syifa.
" ga papa neng,, ibu permisi ya "
" iya bu"
bu marni pun pulang ke rumahnya tak lama suara mobil terdengar berhenti di depan rumah syifa.
" tuh suara mobil Daddy,,,,ayo nak!" ucapnya sambil memegang lengan safira dan menghampiri jaynan .
"Daddy.... " teriak safira sambil berlari memeluk jaynan dan menangis tersedu sedu.
" kenapa Daddy gak ke rumah safira lagi hiks hiks.. kata mommy safira suka nakal makannya Daddy gak mau nemuin fira,,fira janji Daddy ga akan nakal lagi " lanjutnya sambil terus menangis.
jaynan terkejut dengan tangis tiba tiba safira dia tahu bagaimana memberhentikan tangis anak kecil. sedangkan syifa yang melihat raut bingung jaynan langsung menarik safira untuk melepaskan pelukannya dan syifa memeluk safira dan mengelus sayang rambut sang anak .
" jangan nangis dong cantik,,, safira gak nakal sayang cuma Daddy lagi sibuk aja sayang,,,, jangan nangis lagi nanti make up nya luntur loh" ucap syifa.
safira pun mengangguk mengerti dan menghapus air matanya.
lamunan jaynan buyar dengan panggilan syifa " yaudah berangkat yuk" ajak syifa pada jaynan.
" ah iya " ucap nya sambil membuka pintu mobil .
mobilpun melaju dengan kecepatan sedang namun hanya suara mobil yang mendominasi suara dalam mobil keduanya sama-sama bening tak bersuara sedangkan safira tertidur dalam pelukan syifa.
mobil merekapun terparkir di depan rumah mewah, syifa begitu terkejut karena besanya rumah jaynan .
" ayo masuk,, safira biar ku gendong" ajaknya datar tanpa expresi.
__ADS_1
" ah iya..."
syifa mengikuti langkah jaynan dari belakang mauk ke dalam rumah megah dan mewah tersebut.
" jaynan...." ucap wanita yang terbilang tidak muda lagi.
" iya nek,,,aku mau tidurin safira di kamarku dulu,,, syifa ikutlah nenek " ucapnya sambil berlalu pergi
sedangkan nenek hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah dingin sang cucu..
" kamu syifa ya?"
" iya nek,"
"wah kamu cantik sekali pantas saja jay mau menikahimi,,,ayo sayang masuk!" ucapnya menarik syifa duduk.
tak berapa lama terengar langkah kaki mendekati nenek dan syifa yang sedang mengobrol.
" assalamualaikum nenek" sapam 4 orang berbarengan.
nenekpun menoleh ke sumber suara dan matanya membulat sempurna." waalaikum salam dasar anak kurang ajar kenapa baru kesini hah" ucapnya sambil menghampiri kedua lelaki tersebut dan menjewer telinga nya.
" aaahhh pun nek ....kan dimas dan riko sibuk nek"
"iya nek bertemu jay aja baru 4 hari yang lalu " jawabnya
" baiklah kalian nenek lepaskan tapi kalian harus menginap di sini mengerti
!"
" iya nek" ucap mereka
" yasudah duduk ajak pacar kalian juga untuk duduk "
melihat wanita elegan dan cantik di belakang dimas syifa terkejut bukannya itu wanita yang di tabrakannya tadi Sore di minimarket begitu juga wanita tersebut begitu terkejut melihat syifa yang ada di sini.
__ADS_1