"Tuhan Aku Lelah"

"Tuhan Aku Lelah"
dufan


__ADS_3

pernikahan syifa tinggal 2 hari lagi tapi tak ada raut wakah bahagia saat sekali di wajah cantik syifa.


mia terus berfikir apa alasan mia menikah dengan presdir jay jika tak ada cinta di antara mereka.


" fa jalan jalan yuk, gue pingin fresh in otak gue dari si brengsek itu,"


" males gue,,, hawanya pengen rebahan mulu goe, lo aja sonoh!"


mia mendengus sebal mendengar penolakan syifa. " ih ayo dong fa plis kita ke dufan yuk, gue pengen hilangin pikiran mumet gue "


terlihat syifa berfikir sejenak " emmmm...ok deh tapi lo yang traktir yak" requesnya.


mia memutar bola matanya jengah,," ck,,,,udah mau jadi istri presdir tapi masih tetep suka yang geretongan heran gue."


syifa menyengir kuda " heehhe...kali kali napa"


" ok siap siap sekarang!"


" siap bosqu..."


mia dan syifa kembali berganti baju dan sedikit memoles make up nya.



" eh tunggu safira sama ibu lo mana mi?" tanyanya sedikit panik.


mia celengak celinguk mencari dua sosok yang di tanyakan syifa." benar goe telpon emak gue dulu "


" **hallo ..mah,,,mamah di mana?"


............


" oh mia sama syifa pergi jalan jalan dulu ya titip safira...."


.......


" ok bosqu**.."

__ADS_1


mia menutup telponnya.


" di taman komplek sama mamah,,,safira lagi main sama anak komlek sinih"


" oh yaudah yuk"


" bentar bentar,, kata emak gue pulangnya jangan malem malem,, karena kita berdua anak perawan katanya."


mendengar penuturan mia syifa terkikik geli lalu mengangguk mengerti.


mereka pun menaiki mobil dan pergi menuju dufan.


setelah memarkirkan mobilnya mia dan syifa turun dari mobil bergandengan tangan sambil sesekali tertawa besama.


" mau naek apa dulu nih kita?" tanya mia


" eeuumm....kora kora aja yuk!"


" yuk.."


mereka mengantri lalu duduk bersebelahan.


mera pun turun dari kora kora lalu menaiki halilintar.


kembali berteriak dan tertawa besama.


jam menunjukan pukul 4 sore mia menyudahi jalan jalannya lalu pergi ke restoran lesehan di sunda untuk makan.


" fa pesen apa luh "


" samaain aja,, "


mia memiliki menu yang ada di dalam buku.


" pesen kakap bakar 1 terus cumi goreng 2 sama ayam bakar 2 minum nya jus jeruk 2 ya mbak" pintanya pada pelayan.


pelayan pun mencatat lalu pergi dari meja mia dan syifa tapi tiba tiba ada suara yang memanggil syifa.

__ADS_1


" syifa...."


spontan syifa dan mia menoleh ke sumber suara. perempuan itu pun tersenyum lalu menghampiri mereka.


" aku fikir tadi salah lihat ternyata bukan,, aku boleh gabung gak..?"


" ah boleh mbak silahkan duduk" ucap mia walaupun tidak mengenal wanita itu siapa.


" mbak kenal sama syifa?" tanya mia.


wanita tersebut tersenyum " perkenalkan saya kayna."


" mia" ucapnya sambil menjabat tangan wanita tersebut.


" aku sama syifa baru aja kenal kemarin malem di rumah jay " jelasnya.


mia tersedak air ludahnya sediri lalu menatap horor syifa, sedangkan syifa hanya menyengir kuda tanpa dosa..." sorry gak cerita hehe.. "


mia memutar bola matanya malas sambil mendengus sebal " ck kebiasaan "


tatapan syifa beralih pada kayna,," mbak kayna lagi apa di sini, mbak meli gak ikut?" tanya syifa.


" tadi abis meeting di cafe depan terus laper jadi saya ke sini,, kalo Melly dia lagi sibuk di kantor "


" oh gituh toh" ucapnya


" udah pesen belum fa ?" tanya kayna yang sedang memilih menu dalam buku menu.


" udah mbak"


kayna melambaikan tangannya pada pelan.


" saya pesen sama seperti yang mbak ini pesen" ucapnya sambil menunjuk syifa.


" baik mbak tunggu sebentar."!


mereka pun berbincang bincang bersama dan sesekali tertawa bersama, tak ada kecanggungan sama sekali di antara mereka, karena sipat kayna yang mudah akrab.

__ADS_1


makananpun datang lalu mereka memakan makanan bersama dan sesekali mengobrol.


makanan pun habis kayna pamit terlebih dahulu karena dia harus membali ke kantor sedangkan mia dan syifa kembali ke rumah mia untuk menjemput safira pulang.


__ADS_2