
flashback...
jaynan dan keluarga nya sedang makan malam bersama malam itu.
" jay... bawa calon istrimu kemari, nenek ingin melihatnya!"
jaynan hanya menoleh dan mengangguk karena fikirnya saat ini sedang kacau.
" iya,, ayah juga ingin tau calon istrimu,,,secantik apa dia hingga membuat anak ayah yang tampan ini terpikat" ujar sang ayah..
" iya yah...besok jay bawa syifa ke sini sekalian sama safira " jawabnya.
ya. keluarga Pratama sudah tau jika jaynan akan menikah dengan janda anak satu tapi keluarga nya tidak pernah mempermasalahkan tentang status yang terpenting jaynan sudah bahagia itu cukup bagi mereka tapi tidak dengan tita, tante dari jaynan, dia menolak keras hubungan jaynan dengan syifa.
ia beralasan status sosialnya yang berbeda dan nama baik keluarga Pratama akan tercoreng nantinya tapi penolakan tersebut tidak di gubris sama sekali oleh jaynan.
" ah nenek sudah tak sabar ingin bertemu dengan safira" ucapnya dengan mata yang berbinar senang.
' oh... tuhan.. kenapa aku harus menyakiti perasaan semua orang dengan kebohongan ku ini, aku mengharapkan wanita yang jelas jelas tak mencintai ku tapi aku tak bisa berpaling dari *luna "
sedangkan tita hanya tersenyum kecut* niatnya menjodohkan jaynan dan bella gagal total.
flashback off...
dimas dan riko yang yang melihat temanya melamun hanya saling melempar pandangan dia mereka tau jaynan sedang memikirkan siapa.
" udah lah jay,, luna itu sekarang udah bahagia sama frans,, lo harus bisa move on " ujar dimas.
__ADS_1
riko pun mengangguk setuju " lagian lu punya calon bini sama cakepnya sama luna, inget bro tuhan udah nakdirin syifa buat ngehapus kenangan luna dari hidup lo" nasehat riko.
jaynan hanya menghembuskan nafas berat " gue masih cinta banget sama luna, udah 9 tahun cinta gue bertahan, tanpa orang lain tau bahkan luna sekalipun, gue sayang banget sama dia " ucapnya dengan tatapan sendu.
"gue tau gimana perasaan lo karena gue sama riko juga pernah ngalamin hal yang sama sama lo tapi lo liat luka gue sembuh karena ada melly dan luka hati riko juga sembuh karena ada kayna,"
" iya bro,,, coba buka hati lo buat seseorang, luka gak akan sembuh jika lo masih nyimpen luka dan ga berusaha buat ngobatinnya" timpal riko.
jaynan tersenyum memang sahabat nya yang paling bisa mengerti dirinya dalam keadaan apapun.
" thank bro,"
" nanti malem kita ke rumah lo ya gue kangen sama nenek" pinta riko
" ok,, lo dateng aja nenek juga pasti kangen sama lo berdua"
dimas dan riko mengangguk paham" oh iya gue bawa melly ya " pinta dimas
" yaudah bawa aja "
dimas dan Melly
riko dan kayna
__ADS_1
sedangkan syifa, setelah menutup pintu dia langsung kembali ke meja kerjanya, berkutat dengan berkas berkas yang begitu melelahkan.
jangan menunjukan pukul 17 00
syifa sudah berada di depan gedung menunggu ojek online karena teman temannya sudah lebih dulu pulang.
ojolpun datang syifa bergegas menaiki motor.
saat dalam perjalanan syifa teingat membeli es krim karena stok es krim safira sudah habis.
" pak kita ke supermarket dulu ya"
"iya neng" motorpun menepi.
syifa bergegas masuk ke dalam supermarket, dia mengambil 12 es krim sekaligus untuk stok safira selama 1 bulan , saat akan berbalik syifa.
buk....
syifa menabrak seorang wanita cantik yang begitu elegan, es krim syifa hampir saja jatuh dari ranjang belanjaannya.
"ah maaf mbak saya tidak melihat mbak tadi, maafkan saya mbak" mohon syifa.
wanita tersebut hanya tersenyum " ga apa apa ko,,, maaf ya jadi ngagetin kamu"
syifa menggeleng " bukan mbak yang salah tapi saya yang gak lihat lihat tadi, maaf ya mbak " ucapnya sambil menundukkan kepalanya.
" its ok no problem,,,eh saya duluan ya,, bye"
__ADS_1
perempuan tersebutpun berlalu.
syifa bergegas membayar es krimnya dan kembali menaiki motor.