
pagi hari pun tiba.
heru sudah berangkat pukul 05.00 karena mendapat kan penerbangan pagi.
sedangkan di ruangan syifa hanya di jaga oleh 2 pengawal karena 2 yang lain ikut heru ke Surabaya.
bu daniah tengah menyiapkan sarapan untuk syifa tiba tiba pengawal yang satunya menghampiri bu daniah, dia ingin membuat kopi tapi bu daniah memaksa untuk membuatkan nya , penjaga pun kembali ke depan pintu gudang.
saatnya aku menjalankan misiku.daniah
bu daniah mengantarkan kopi untuk pengawal tersebut.
" ini kopi nya silahkan di minum, saya mau mengantar bubur dulu untuk syifa" menyerahkan kopi dan berlalu masuk ke kamar .
krrriiiet
bu daniah berjalan menghampiri syifa yang masih tertidur, bu daniah pun membangun kan syifa.
" nak bangun sarapan dulu , terus kamu nanti ganti baju ya" ucap Bu daniah.
syifa pun hanya mengangguk dan memakan bubur hingga habis.
selesai makan bu daniah membantu syifa untuk berganti baju.
" apakah luka nya sakit" tanya Bu daniah yang melihat memar di sekujur tubuh syifa.
" MMM ..sangat sakit" jawab syifa
__ADS_1
" ibu sudah mulai misi kita kamu bersiap lah "
" iya bu syifa sudah siap"
bu daniahpun berjalan keluar membawa nampan. bu daniah melirik kursi yang ada di depan pintu kodong hanya satu penjaga yang tertidur karena meminum kopi buatannya tadi.
bu daniah bergegas menaruh nampan dan kembali ke kamar syifa.
" ayo sayang kita udah gak punya waktu lagi kamu bisa jalan kan?" tanya Bu daniah.
" bisa bu sedikit" jawabnya sambil meringis.
bu daniah menuntun syifa untuk berjalan keluar kamar, bu daniah celengak celinguk mencari pengawal satu lagi tapi tak ada aman fikirnya.
bu daniah terus memapah syifa keluar rumah, syifa sudah keluar dari rumah dan bernafas lega , kurang lebih syifa sudah 300 meter syifa keluar dari rumah heru angkasa.
" hey berhenti" teriak penjangga yang tadi di cari bu daniah.
" nak kamu cepet lari , cari bantuan orang lain biar ibu yang hadepin mereka?"
" tapi bu..."
" sudah nak cepet lari , ibu gak papah"
syifa pun mengangguk dan berlari sekencang mungkin walau tubuh nya masih sakit tapi ia paksakan.
sedangkan bu daniah menghalangi penjaga untuk mengejar syifa, tapi pengawal mendorong tubuh bu daniah hingga terduduk di tanah lalu mencekal kaki pengawal tersebut .
pengawal pun mencoba untuk melepaskan kakinya, karena pengawal terus berontak akhirnya Bu daniah mengeluarkan pisau dapur dari jaketnya.
__ADS_1
" bllllleeeesss..."
" awwwww.. sialan" umpat pengawal kesakitan.
"ikut saya ke gudang " teriak pengawal dan menyeret bu daniah masuk ke gudang.
pengawalpun menghubungi heru angkasa yang sekarang sudah mendarat di bandara surabaya.
" halo bos"
" iya ada apa" ucapnya dingin.
" tahanan kita melarikan diri bos, bu daniah yang membantu nya kabur bos"
" sialan, pukul daniah dan tembak kepala nya"
" baik bos laksanakan".
pengawal tersebut membangunkan pengawal yang sedang tertidur
" hehe.. bodoh bangun" teriak nya.
" hoooaamm... kenapa?"
" tahan kita kabur" jawab pengawal yang satunya datar.
" apa" teiak nya terpekik kaget.
" cepat kita eksekusi mati nyonya daniah, bos yang memerintah kita membunuh nyonya daniah" jawabnya datar.
__ADS_1
pengawal pun berjalan menuju gudang , dan langsung menembak kepalanya dengan pistol GLOK 20 , yah pistol yang paling hebat di dunia itu .
bu daniah pun sudah terbujur kaku di gudang tersebut.