"Tuhan Aku Lelah"

"Tuhan Aku Lelah"
singgle parents


__ADS_3

jaynan prov..


aku sedang memerika berkas keuangan selama 4 bulan , dalam berkas tersebut terasa ada yang janggal, jaynanpun mengambil handphone nya dan menelpon han sekretaris pribadinya.


" han keruangan saya sekarang ! " ucap nya tegas.


" baik tuan"


cklek...


han pun menghampiri jaynan dengan wajah sama datarnya dengan jaynan.


" ada yang bisa saya bantu tuan ? "


jaynanpun melempar map berwarna hijau tersebut. " usut siapa yang korupsi di perusahaan saya, pecat dia dan black list " perintah nya.


han pun mengambil map tersebut dan kembali membacanya, han tersenyum menyeringai.


'jadi *kau yang korupsi ya pak tua " batin han


" saya* undur diri tuan "


" hmmmm..." angguknya.


han pun bergegas pergi.


Han prov



han berjalan menuju ruangan direktur berada.

__ADS_1


cklek..


han berjalan kemeja orang tersebut, orang itupun menoleh dan terkejut akan kedatangan han yang mendadak.


" ah sekretaris han selamat siang " hormat nya sambil membungkukan badan nya,, bukan karena jabatan Han sekretaris tapi han sekaligus kaki tangan jaynan jadi semua orang sangat patuh apapun yang di ucapkan han jika itu direktur sekalipun.


han melempar kan map hijau ke muka direktur membuat direktur tersebut terkejut setengah mati.


" belum cukupkah uang yang perusahaan kasih untukmu sampai kau harus korupsi uang perusahaan, bahkan gajimu 2x lipat dari gaji direktur biasanya ?" tanyanya datar dan penuh penekanan.


tubuh direktur begitu gemetar ketakutan, dia pun bersimpuh di kaki sekretaris han " MMM..maaf kan saya tuan.... maafkan saya.. " ucapnya terus memohon.


sekretaris han menatap tajam direktur tersebut. " bereskan semua barangmu pak choi dan pergi dari perusahaan ini " usirnya .


han pun tersenyum mengejek dan pergi kembali menuju ruangan presdir.


cklleeeek...


" siapa yang berbuat ?"


" direktur choi tuan"


" cih...kakek tua itu rupanya,, bahkan dia berani korupsi di perusahaanku , pergi lah han !" usirnya.


" baik tuan, permisi" han undur diri dari ruangan presdir kembali ke ruangannya.


Author POV..


" selamat siang semuanya." ucap laki laki yang berdiri di depan pintu. Sontak semua menoleh pada orang tersebut.


" ah..bapak sudah datang?" ucap syifa gugup pasalnya Jimmy meliriknya dengan dahi yang dilipat.

__ADS_1


Kevin pun tersenyum tahu akan maksud kegugupan syifa," ayo saya traktir kalian semua juga ikut ya" ajak kevin.


mereka pun kembali terkejut ' gila nih pak kevin gue berasa maen roller coaster kalo dia ngomong , batin mia.


sedangkan syifa dan Jimmy hanya mengangguk ragu akan keputusan pak kevin tersebut.


mereka berlima pun berjalan menuju cafe yang tidak jauh dari kantor. syifa terpaksa duduk di sebelah pak kevin karena dia yang terakhir mengambil kursi.


" kalian pesan saja, nanti saya bayat !" ucapnya lalu menatap syifa " kamu mau pesen apa ?"


syifa yang di tatap intens oleh pak kevin agak sedikit gugup," emmm samain aja sama bapak " ujarnya pasrah.


mia yang melihat syifa gugup hanya terkekeh geli sedang kan Jimmy menatap tajam ke arah kevin kalau dion dia acuh dan selalu datar.


pesanan pun datang, mereka melahap makanan yang di pesan mereka. tak jarang kevin terus mencuri curi pandang pada syifa.


" fa udah punya pacar belum ?" tanya kevin


syifa pun terkejut " uhuuk..uhukk...uhuk.."


Kevin jadi panik melihat syifa yang tersedak dia pun menyodorkan segelas dan menepuk nepuk punggung. " kalo makan pelan pelan makanya gak ada yang minta kok " ujarnya.


syifa pun tersenyum canggung ' ini gara gara lo pak kevin nanya tiba tiba '


" saya seorang singgle parents pak "


kevin sedikit terkejut dengan penuturan syifa tapi dia kembali menormalkan mukanya.


mia pun mendengus sebal ' kenapa sih kalo di tanya status sama cowok jawabannya selalu singgle parents , lo tuh gak janda woy ' teriak mia dalam hati.


sedangkan Jimmy senyum penuh kemenangan.

__ADS_1


mereka pun kembali makan , tak sadar sedang di tatap tajam oleh atasannya yang berjarak cukup jauh dari mereka.


__ADS_2