"Tuhan Aku Lelah"

"Tuhan Aku Lelah"
pernikahan 2


__ADS_3

Jaynan duduk di tepi ranjang hotel menatap ke arah jendela kamar hotel miliknya.


laluu berdiri dan mendekati jendela melihat hiruk pikuk kota jakarta pada pagi hari.


" Apa keputusan ku sudah benar hari ini Tuhan, dengan menikahi wanita yang hanya ku perbudak untuk membalas luna. sejahat itukah aku? tapi semuanya sudah ku pertimbangan dengan baik mungkin ini jalan ku untuk melupakan luna" lirihnya sambil menatap langit yang berwarna jingga.


jaynan kembali duduk lalu mengambil ponsel dari saku jasnya.


📞 cepat ke kamar hotel ku sekarang!


📞baik tuan


tut...


jaynan kembali memasukan handphone nya ke dalam saku jasnya.


sekitar 5 menit menunggu, ketukan pintu pun terdengar, dengan malas jaynan berjalan menghampiri pintu.


lalu di buka lah pintu menampilkan wajah ganteng sekretaris hansa " selamat pagi tuan "


jaynan mengangguk" masuklah"


jaynan dan hansa berjalan beriringan. jay Duduk di atas tempat tidur sedangkan sekretaris hansa duduk di atas sofa.


" apa semua sudah siap ?" tanya jay

__ADS_1


" sudah tuan tinggal menunggu mempelai pengantin, lalu ijab kabulnya nanti pukul 07.30" jelas hansa.


" baiklah kerja bagus,, "


jam menunjukkan pukul 07.12


pihak pengantin wanita sudah datang lalu masuk ke kamar hotel khusus untuk pengantin wanita.


wajah syifa nampak begitu gugup, telapak tangannya bermandikan keringat.


syifa duduk di sofa panjang yang ada di kamar tersebut tak berselang lama tiba tiba pintu terbuka memperlihatkan nenek jay, ayah kevin beserta tante tita.


syifa berdiri lalu menyalami mereka satu persatu tapi ketika syifa berslaman dengan tantenya jay, tangan syifa di Cengkram kuat oleh tangan tante tita.


" kamu cantik sekali sayang persis seperti mendiang ibu nya jay ketika menikah, semoga bahagia nak" ujar sang nenek dengan menggenggam tangan syifa.


syifa hanya tersenyum, lalu kini giliran ayah kevin " nak aya cuma minta tolong jangan pernah tinggalin jay sendiri bagaimana pun keadaan nya, dan terima kasih sudah mau nenjadi menantu ayah" ucap pak kevin.


syifa langsung menggelengkan kepalanya,"insyaallah syifa akan tetep ada di samping mas jay apapun keadaannya jika Allah meridhoi. dan yang seharusnya berterima kasih itu adalah syifa. makasih ayah untuk restu dan semua kebaikan ayah" ucap syifa lirih dengan mata yang penuh dengan genangan air mata.


pak kevin menggelengkan kepalanya " udah jangan nangis, sebentar lagi ijab kabul, ayah nenek sama tante tita keluar dulu ya"


syifa menganggukkan kepalanya " iya ayah"


mereka pun keluar, tak lama terdengar suara sah yang cukup keras dari luar lalu datanglah mia untuk menjemput nya.

__ADS_1


sesampainya syifa di sana, syifa duduk berhadapan langsung dengan jay.jay yang melihat syifa memakai kebaya begitu cantik.


begitu pun dengan syifa yang melihat jay begitu gagahnya dengan jas hitamnya.


jay langsung meraik tangan syifa lalu menyematkan cincin di jari manis syifa begitu pun sebaliknya lalu syifa menyalami jaynan dan jaynan mengecup kening syifa.


jantung keduanya mulai bereaksi, gugup. tentu saja karena ini kali pertama bagi mereka berdua.


" jaynan haris pratama,,ayah serahkan semua tanggung jawab ayah pada mu. bimbinglah syifa istrimu untuk selalu taat pada Tuhan nya. ayah titip jangan lukai fisik dan hatinya apa lagi sampai menduakan nya karena jika kau melakukan nya saya akan mengbil tanggung jawab saya kembali dari mu.


karena sakit hatinya putri saya adalah bencana besar dalam keluarga saya."


" dan untuk syifa putri ku, jadilah istri dan ibu yang baik nak, patuhlah pada suami mu, layani suamimu dengan penuh kasih sayang.


karena ridho Allah sekarang ada pada ridho suamimu nak" ujar ayah reza.


mendengar hal tersebut syifa tak bisa membendung air matanya.


" iya ayah saya berjanji padamu" ujar jaynan.


pak reza mengangguk lalu berdiri menghampiri syifa yang sedang menangis.


" jangan menangis putri ayah,,ini hari bahagia mu."


syifa menghapus air mata nya lalu Tersenyum "terima kasih ayah"

__ADS_1


__ADS_2