
Felix yang hampir saja mulai luluh beranjak dari kursinya namun ditahan oleh sarah,felix menatapnya,
"Hanya itu yang ingin kamu sampaikan?".
"Aku mamanya jessi dan chia jadi aku masih berhak untuk bertemu mereka! Tolong bilang sama mama jangan halangi aku!"ucap sarah.
Felix hanya mendengus mendengarkan sarah dan langsung beranjak pergi meninggalkan sarah.
Sarah memandanginya pergi," aku gak begitu saja melepasmu lix!"gumam sarah.
Keesokan paginya aku sibuk berkomat-kamit didepan pagar rumahnya,
"Gimana ya? Jemput atau gak ya? Kalau gak jemput bisa masalah lagi!"gumamku yang gusar antara jemput clein atau tidak.
Aku mengambil ponsel dari tasnya dan menelepon dera,
"Halo der,dimana?".
"Lagi jalan kesekolah pu,kenapa?".tanya balik dera.
"Teringatnya,motor tuh senior gimana der?".
"Aman pu,hari ini diantar kekampusnya,udah aku suruh! Hehehe!".
"Oh,ya udah sampai ketemu disekolah ya!"aku menutup ponsel.
Dengan wajah masam aku terpaksa menjemput clein disimpang komplek rumahnya.
****
Setelah sampai aku melihat clein sedang duduk santai didepan komplek rumahnya,
"Cepetan naik,nanti aku telat!"hardikku.
Clein langsung menyingkirkan tangan puan dan menyuruhnya untuk pindah kebelakang,
"Gue aja yang bawa kali ini!".
Puan terlihat kesal namun daripada ribut akhirnya dia pindah kebangku belakang.
"Lama amat sih!".ujarnya yang menstaterkan motornya.
"Mending dijemput!"aku mendengus.
Clein tidak lagi menjawab hanya fokus membawa motornya.
Setengah jam berlalu , akhirnya sampai juga di kampus clein yang sangat mewah.
"Kata dera,motornya nanti diantar kekampus jadi gak akan nebeng gue lagi!"ketusku.
Clein membuka helmnya dan memberikannya kepadaku,
"malam ini ada acara gak?".
Aku syok mendengar ucapan clein,
"ih,baru juga kenal udah pake nanya acara malam!".
"Makanya,otak dicuci dulu! Gue mau ngajakin ke konser sheila on 7! Temen-temen gue pada gak bisa!".
Aku memang adalah salah satu pecinta band sheila on 7 dari semua albumnya lengkap telah aku kumpul sedari dulu
"Jam berapa?".
"Gue jemput lo jam 8,alamat rumah lo dimana?".
Aku melambaikan tangannya menolak,
" gak usah, gak usah dirumah gue! Ntar gue call dimana dijemput!".dalihku.
__ADS_1
"Oke!".dengan jawaban singkat clein pergi tanpa kata-kata terimakasih.
"Cih, kalau bukan karena band kesukaan gak bakal mau ditemani!"kesalku yang langsung membawa motornya menuju sekolah.
****
Dikantor felix
Felix sedang melamun pertemuannya kemarin dengan sarah,hatinya yang benar-,benar masih sangat mencintainya begitu rapuh ketika bertemu dengan sarah.
"Aku merindukanmu sarah!"bisik felix yang masih mengingat pertemuannya kemarin.
Drrt..drrt...drrrt..
Ponsel felix berdering,
"Iya cha,!".
"Assalamualaikum,lix kali ini jangan tolak ya!"ucap ancha memohon.
"Apa itu cha?".
"Temenin aku nonton konser sheila on 7,please!".
Felix belum menjawab dan terlintas dibenaknya sudah lama dia mengindahkan sahabatnya ancha,
"Ya udah,iya aku temani cha!".
"Serius ya, jam 8 nanti kita go ya!".
"Iya,nanti aku jemput! Aku ngajar dulu ya!"ujar felix permisi dalam teleponnya.
****
Dikelas
Dera yang sedang asyik memainkan handphonenya tak sengaja terlihat oleh ku yang ternyata sedang menstalking clein,si pria aneh tersebut.
Dera menyeringai, "kan aku udah pernah bilang pu,dia tuh first love aku loh!".
"First love apaan sih,ketemun aja belum,ngobrol aja belum!".
Dera memanndangi puam,"sst..kan udah pernah ketemu".
Aku mengernyitkan dahinya,
"dimana?".
"Ya yang waktu kita ketemu itu loh, anggap aja juga udah ngobrol! Namanya first love!".
Aku menggelengkan kepalanya yang heran lihat tingkah lakunya ,ingin aku mengajaknya untuk nonton konser tapi aku ingat kalau ada clein,
"Yang ada ntar salah paham lagi!"
Bisikku.
Pak felix telah masuk kekelas puan dan langsung duduk dengan badan sedikit tak bergairah yang membuat seisi kelas jadi bingung,
"Lagi sakit ya pak?"tanya bora langsung dan membuatku melihat kearah pak felix.
"Kenapa pak felix ya? Apa sakit?"bisikku ke dera.
Pak felix tersenyum,
" gak bora,cuma sedikit kecapekan saja! Oke,ini ada beberapa rangkuman silahkan kalian catat untuk modal ujian nanti ya anak-anak.
"Pu,tolong dibagikan!".
Aku langsung maju kedepan dan membagikannya,aku memandangi pak felix namun tumben kali ini pak felix tidak memperhatikanku.
__ADS_1
****
Setelah habis pelajaran pak felix tanda bel untuk beristirahat bunyi,
"Der,kekantin yok!"ajakku.
"Oke,!"jawab dera dan mereka menuju kearah kantin.
Setelah dikantin,puan memesan dua piring nasi goreng dan jus jeruk membuat dera sedikit aneh,
"Waw,baik amat!"ujar dera.
"Jadi maksudmu aku selama ini jahat ,gitu?".
Dera tertawa melihatku, " sensi amat,lagi pms yak!ya maksudku tumben ngajak kekantin! Kenapa? Lagi dapat durian runtuh kamunya?".
"Dasar,ada-ada aja! Hmm,eh der,kamu udah pernah pacaran belum?".
Dera terdesak mendengar pertanyaanku.
"Hadeh,pelam-pelan minumnya der!".
"Gimana gak tersedak,tumben pertanyaan kamu itu?".
Puan sedikit berpangku tangan,"ya nanya aja loh,jawab kek ah!".
"Pernah loh pu,waktu kelas 3 smp!".
"Buset,cepat amat kamu pacaran!".teriakku mendengar pernyataan puan.
"Lah namanya juga cinta pu!" Kenapa sih emang?".
"Pacaran enak der?".
"Enak sih kalau diawal doang,diakhir bikin jenuh pu! Dapat yang nyaman selamanya tuh jarang-jarang".
Aku mengangguk mendengarkan dera berkata tentang pacaran,apa dayaku karena belum pernah samasekali pacaran.
"Sekarang jawab sejujur-jujurnya,kenapa?atau jangan-jangan kamu udah punya pacar ya pu?".pandang dera dekat kearahku.
Langsung kutepis wajahnya menggunakan tanganku pelan,
"is, ada ada aja kamu! Kan nanya doang!".
Dera mendekati wajahnya kehadapanku,"kamu lagi jatuh cinta pu?".
"Apaan sih,mulai lagi deh,udah ah makan aja!".dalihku.
Dera tersenyum,
"jatuh cinta itu indah loh pu,beneran deh! Kayak aku yang jatuh hati pertama kali lihat clein!".
Aku berbisik dalam hati,"mampus,gimana kalau dera tahu clein ngajak aku nonton konser?!".
"Gak masalah lah,kan cuma temen doang! Kali ini aja deh,besok-besok kalau diminta tolong sama dia gak akan aku iyain lagi!".
Dera menatapku,"yah pake bengong lagi! Kenapa sih pu, kayak ada yang disembunyiin deh dari aku!".
"Aku gak ada sembunyiin apa-apa,udah ah makan yok laper nih!".
Akhirnya dera memakan nasi goreng dengan santai begitu juga sebaliknya denganku.
Sahabat macam apa aku ini soal hati pun gak berani cerita denga dera padahal segala sesuatu yang dirasakan dera,selalu diceritakan.
"Sabar ya der,kalau udah pasti nanti ada masanya aku bakal ceritain ke kamu!".gumamku dalam hati.
Lonceng bermain pun akhirnya selesai,
"Der,aku ketoilet bentar ya!".
__ADS_1
Dera mengangguk,"jangan lama,soalnya kan guru killer yang masuk hari ini!".