
Sesampainya dikelas seperti biasa hari ini kita harus ekstra fokus karena guru mata kuliah kimia super kejam.Kulihat dera yang lagi-lagi stalking instagram clein sambil senyum sendiri,
Dera menyikut lenganku tiba-tiba, "kok dia gak ada ucapin makasih ya pu?".
Aku menggeleng,
"ya mana aku tahu der,lagi sibuk kali!".
Tiba-tiba ponselku bergetar dan kulihat clein mengirimkan whatsapp ,
dera yang melirik hpku langsung kusembunyikan,
"Siapa pria aneh pu?hayo?".tanya dera yang mulai curiga.
"Ih kepo,ada deh!udah ah fokus yok ntar yang ada kena hukum lagi!".dalihku le dera,untunglah dera langsung mengalihkan pandangannya kedepan kubuka ponselku.
*Jangan lupa nanti kasihtau aku jemput dimana!*.
Kupandangi dera perlahan dengan perasaan tidak enakkan,
"Gimana ini ya? Dera pasti ngamuk kalau tahu!".gumamku.
****
Pukul 19.00 telah tiba aku menunggunya didepan minimarket simpang rumahku,tiba-tiba kulihat pria aneh itu dan motot gedenya, kaos oblong putih dipadukan dengan jacket denimnya, "lagi-lagi kuakui jika dia diam seperti ini dia memang manis!".bisikku.
Clein membuka helmnya, "kenapa gak naik?terpana ama gue?".
Kunaikkan bibir kananku keatas,"ih pede amat!".jawabku yang langsung mengenakan helm darinya dan naik kemotornya.
"Jangan lupa pegangan nanti kalau jatuh gue gak nanggung!".sindirnya yang langsung menjalankan motornya.
"Amit-amit! Kalau bukan karena senior kampusku ntar gak bakal aku iyain!".gumamku lagi.
Bisa bayangkan band ternama sekelas sheila on 7 dipenuhi oleh beribu kepala untunglah kami tepat didepan,
Harus kuakui clein pasti memang anak orang kaya hanya saja gayanya tidak terlalu kelihatan kaya tapi dia kuakui bersih dan good looking,wajar dera menyukainya.
"Lo tahu gak,gue fans beratnya sheila on 7 dari sd loh,!" Ungkapnya.
Aku hendak menjawab tapi ntah kenapa tiba-tiba lagu pertama yang dilagukan sheila on 7 adalah lagu kesukaanku,Anugerah terindah yang pernah kumiliki". Terlintas dibayanganku wajah pak felix pertama kali bertemu,
Ketika dia mengusapkan tangannya dikepalaku, ntah mengapa setiap berada didekat pak felix hatiku nyaman,
tapi aku sadar diri dia hanya menganggapku pasti hanya anak kecil apalagi umurnya jauh sekali diatasku.
"Aah,lupain lupain pu!"aku membuyarkan khayalanku dan langsung fokus bernyanyi dikonser sheila on 7 mengikuti apa yang clein lakukan.
Setelah lebih dari 1 jam akhirnya konser pun ditutup dengan lagu,
"seberapa pantas",kulihat clein yang tinggi diatasku memandangi dan menyanyikan sambil senyum-senyum sendiri,
"Lo suka lagu ini?"tanyaku.
"Suka banget,! Jawabnya singkat.
"Pasti pernah lo kasih buat pacar lo ya?"
Dia menertawakanku, "gue jomblo,gak punya pacar! Kalau gue punya gak bakal gue ajak lo!".
Aku sontak kaget,pria yang kudengar salah satu senior yang digandrungi para perempuan ini jomblo,
__ADS_1
"hah?kok bisa?".
"Ya bisalah,kenapa? Lo mau jadi pacar gue?"katanya blak-blakan ditelingaku yang membuatku ingin rasanya menonjoknya.
"Ogahlah!".
Dia hanya tertawa lebar dan melihat kearah depan lagi.
Setelah selesai konser kami berjalan kearah parkiran motor,
"Udah senang lo nontonnya?".
"Senanglah,makasih ya ngomong-ngomong!".ungkapnya sambil melirikku.
"Iya sama-sama!" Jawabku yang sedikit lega karena akhirnya dia mengucapkan terimakasih.
Ketika kami hampir sampai kearah motornya,hujan turun dengan sangat deras clein tiba-tiba menarik tanganku dan berlari kearah bangunan yang ada atapnya,
"Hujan sialan,untung aja gak basah!"hardik clein yang masih memegang tanganku tanpa sadar.
"Clein,!"panggilku dan dia melihatku,kuarahkan pandangannya ketanganku dengan wajah gelagap dia melepaskan langsung tangannya,
"Sorry,tadi reflex gue karena hujan!".jawabnya.
"Clein,temen gue suka ama lo loh,!" Kataku mengarahkan kedera.
"Siapa?".
"Itu yang kemarin perbaikin motor lo lah!".
"Ooh,terus?"tanya clein balik.
" ya gimana?".
"Gimana apanya? Lo mau gue gimana? Mau gue pacarin? Ogahlah,orang gue gak suka,kenal dekat juga gak!".
"Lah,lo juga gak kenal dekat ama gue?"aku mematikan omongannya clein,
Dia menghadap tepat didepanku dan sangat dekat membuatku sedikit gugup dan clein membuka jaketnya dan memasangkannya dibadanku,
"Udah hampir berhenti,gue gak ada jas hujan,gue gak mau nanti dituduh buat anak orang sakit!". Setelah itu clein berjalan kearah motor.
Aku terdiam sesaat,
"aah kenapa dia begini sih!"bisikku.
****
Dikediaman felix
"Pa,kata bibi papa manggil kami ya?"ujar jessi yang langsung duduk disebelah papanya.
Felix tersenyun melihat kedua anak perempuannya,
"Iya sayang,papa mau kasihtau sesuatu nih!".
Chia mengernyitkan dahinya,
"papa mau nikah ya ama tante ancha?".
Felix tertawa,"hush,siapa yang bilang sih sayang?".
__ADS_1
"Oma,pa! Jawab dong bener ya?"jawab chia.
Felix tahu benar anak-anaknya samasekali belum siap untuk menerima mama baru apalagi karena mereka masih trauma karena melihat langsung sarah mamanya berselingkuh,
"Gak kok sayang,!".
"Papa janji ya ,pokoknya papa jangan nikah lagi!"ungkap tegas chia ke papanya.
"Iya sayang, jadi gini kalian masih ingat siswa papa yang namanya puan?".tanya felix kearah mereka.
"Eunni ya pa?".
Felix mengangguk dan mengusap rambut jessi dan chia,
"mulai minggu ini dia akan tinggal disini,dia jadi pengasuh kalian! Jadinya dia kerja disini sambil sekolah juga,kalian setuju?".
"Kenapa gitu pa?"tanya jessi heran.
"Ya karena kasihan papa lihatnya,dia butuh uang untuk ngobatin mamanya! Kalian setuju?".
"Kasihan ya eunni,chia setuju banget loh pa! Jadinya ada temen chia juga!".
Felix memandangi kedua anak perempuannya yang mengangguk tanda setuju.
"Terus,kalau oma datang kerumah tiba-tiba gimana pa? Kan oma gak suka ama eunni?" Tanya balik jessi.
Felix menjawab," tenang aja,itu urusan papa kok. Yang penting kalian jangan nakal ya ,baik-baik selama dia disini,oke?".
Mereka tersenyum dan mengangguk dengan arahan papanya.
****
Puan menyuruh clein memberhentikan motornya tepat dimini market tempat puan dijemput tadi,
"Udah,gue disini sja!"perintah puan.
Clein pun mengerem motornya,"loh,kok disini lagi? Rumah lo dimini marketnya ya?".
"Dasar,ya gak lah! Ada yang mau gue beli,lo balik aja!".
"Ogah, ini tuh udah jam berapa,kalau lo diculik? Kan yang salah gue juga!" Tolak clein.
"Udah gak apa-apa,ini daerah gue kok!".
Thanks ya udah ngajakin nonton konser! Bye!" Pamit puan yang langsung masuk kedalam minimarket dan tak menghiraukan teriakan clein,
"Yah,jaket gue dibawa lagi!".
Didalam minimarket aku mengintip keberadaan clein yang akhirnya sudah berlalu,
"Huft,untung dia udah balik!".
Kupandangi ponselku yang ternyata 3 kali ditelpon pak felix,
"Mampus,pak felix nelpon!".kataku sambil menelepon balik.
"Halo pak,maaf tadi aku lagi diluar!"jawabku.
"Jam segini kamu masih diluar ya?".
" Ngapain ?"tegas pak felix yang bertanya.
__ADS_1