Akhirnya Menikah

Akhirnya Menikah
bermimpi


__ADS_3

"Ada seseorang yang memiliki masalah denganmu nana, jadi dia minta tolong sama saya agar bisa menghubungimu langsung"


"Hmm masalah apa ya pak ? saya rasa saya tidak buat masalah dengan siapapun!" dengan nada makin curiga


"Nanti kamu tanyakan langsung saja sama orangnya"


" Baik pak. mana handphone bapak saya saja yang nulis!"


'Menyerahkan handphone sambil tersenyum tenang kepada nana'


'Kamu anak yang teliti'


"Sudah pak arif itu nomor telepon pribadi saya! Minta tolong tidak si sebar luaskan ya pak."


" Iya na ,yasudah maafkan bapak mengganggu waktu istirahat mu na" tersenyum dan melangkah menuju mobil


Bang arif termasuk pegawai jujur dengan senyum tenangnya serta ramah pada semua orang. namun juga sangat teliti terhadap suatu hal.


,


flashback


Fatih bermimpi melihat gadis itu ,dia mendekati gadis itu dan meraih tangannya namun tiba tiba dia mendapat tonjokkan dari gadis tersebut dan dia berkata


" Dasar hidung besar di tukang bohong. kau menyentuh tangan ku !! cepat. nikahi aku dulu. baru bisa sentuh !"


Fatih langsung terbangun bersamaan dengan kaget nya dia karena jatuh dari kasur sesaat setelah di tonjok gadis itu di dalam mimpinya.


Setelah sampai di tempat kerja dia bergegas mencari dodo dan menarik dodo ke tempat sepi dengan wajah kesalnya


'oh astaga' dia kenapa menakutkan begini. apa aku buat masalah


Pikir dodo dengan tatapan ngeri ngeri takut kepada fatih.

__ADS_1


" Al ."


Fatih tersenyum dan berkata " Do. simpankan nomor gadis lesung pipi kemarin ke hp ku!" sambil menyodorkan handphone nya


" Apa! apa yang terjadi denganmu al"


Dodo semakin mengira ada yang tidak beres ini dengan fatih.


gadis mana ?? gadis lesung pipi ?? gadis kemarin apa ?? bahkan bertemu wanita saja tidak pikir dodo


Ini semakin aneh dan tidak bisa di biarkan. Tapi dodo tidak berani berbicara kepada fatih


' Sepertinya aku harus mengadukan ini pada tante saja'


**mengingat umur dia yang sudah 32 tahun bisa bahaya ini.!


Apa mungkin ****** dia menumpuk dan buat dia jadi stres begini.?


' Aku harus bilang sama tante**'


Dodo dan fatih memang tinggal di satu gedung apartement namun dikamar yang berbeda. tentu saja mereka sering bertemu. bahkan sering pergi berdua kemana saja


" Do ! cepat bodoh !" ck malah melamun


" Apa!" Tersadar dari pikiran yang tidak tenang saat ini


dan mengambil handphone fatih ke tangannya


" Gadis yang mana al ?"


" Ck gadis kemarin yang lewat waktu kita bertamu ke bang arif di halaman kantor di jakarta !! begitu saja tidak tahu, kamu makin lama makin lemot ya !"


" Oke oke al aku akan cari tahu"

__ADS_1


Kenapa dia jadi marah begitu si. kenapa mengatai ku bodoh. kau yang bodoh !! dasar fatih.


Dodo hanya berani dari dalam hati, karena selain takut dengan fatih dia juga masih kerabat dengannya. karena terlalu lama sering dekat dia jadi paham wataknya bagaimana


..


menuju jam istirahat dodo kembali berfikir. dan dia menemukan sebuah ide untuk menghubungi bang arif saja


ia juga disana kemarin. pasti lihat gadis lesung pipi itu


Tuut..


tuuut...


Tuut..


tidak lama panggilan terhubung.


" Hallo bang arif. maaf bang ganggu nih waktu istirahat"


" Tidak apa do, ada hal penting apa ?"


"Bang. kemarin apa ada gadis lesung pipi ?"


" Gadis lesung pipi. dimana do?"


" Disitu bang, Ada tidak bang gadis lesung pipi lewat saat kemarin kita ngobrol-ngobrol?"


Bang arif tampak berfikir keras. tidak ada! nihil.


" Tidak ada. Adanya gadis satu lewat kemarin tapi lesung pipi abang tidak tahu."


" Huh tidak apa lah bang. bisa minta nomor nya bang ??"

__ADS_1


" Hmm siap nanti abang usahakan do.!"


" Oke bang .tutup dulu!"


__ADS_2