
Pagi pagi sekali nana sudah siap dengan pakaian kerjanya menunggu fatih menjemputnya, dalam perjalanan mereka ke kantor hanya diam tidak ada pembicaraan sama sekali
setelah mengantarkan nana fatih langsung melanjutkan perjalanan kerumahnya di jogja, 10 jam pun akan fatih tempuh walaupun lelah tetap di jalani demi seorang yang sangat penting baginya
tak lama fatih menghubungi seseorang
"aku akan melamar gadis itu, aku telah menemukannya"
fatih merasa sangat bahagia karena akan mempersunting wanita yang dicari carinya selama ini akan tetapi nana di seberang sana berfikiran lain lagi, dia merasa sangat asing dengan calon suaminya itu, kenal saja tidak pernah tiba tiba akan meminta restu orangtuanya dan menikahinya
hari tak terasa cepat sekali berlalu nana sudah makan malam dan berdiam diri dikamar kos nya, memegang handphone dan ingin sekali mengetahui kabar fatih namun masih malu-malu dan asing baginya
sudah jam 9 malam waktu jakarta nana masih memikirkan fatih namun tidak berani menghubunginya langsung, tanpa di sangka nana fatih ternyata menelponnya kemudian langsung saja di angkat oleh nana
terdengar suara lelah dari seseorang di telepon
"Sayang"
"eh i-iya mas"
"Baru sampai rumah"
__ADS_1
"iya mas yaudah bersih bersih dulu" jawab nana dari telepon suara
"mau lihat wajah kamu boleh" suara lelah dan menggoda fatih membuat nana merasakan jantungnya berdetak kencang
"boleh, bentar" namun fatih langsung mengalihkan panggilan ke dalam video tak lama nana mengangkatnya
"Apa itu. kau pakai apa"
"Hehe selimut" nana menyelimuti kepalanya dengan selimut
fatih memandang nana dengan tatapan matanya yang sayu dan lelah kemudian menidurkan dirinya di ranjang sambil terus mengarahkan layar handphone nya ke wajah
"Cuci kaki dulu mas jangan jorok"
fatih tidur tengkurap dengan kepala miring mengarah ke depan layar handphone nya kemudian tidak lama memejamkan matanya
"Mas"
"hmm"
"kamu pasti sangat lelah ya, terimakasih sudah menemuiku disini"
__ADS_1
"iya sayang"
beberapa menit sudah panggilan terhubung namun keduanya tidak ada suara, fatih memejamkan mata sedangkan nana sibuk makan camilan ringan sambil menonton televisi di kamar kos nya
"Mas fatih aku mau istirahat dulu ya sudah malam, ngantuk" ucap nana kepada fatih dengan berbisik kepada handphone nya sendiri karena takut menganggu tidur sang calon suaminya itu
"sayang dulu" senyum dan memejamkan matanya lagi
eh dia ternyata tidak tidur. dasar tukang pura pura gerutu nana dalam hati
"selamat malam sayang." ucap nana dengan cepat dan langsung mematikan telepon
tidak apa apa kan panggil sayang sedikit.hehehe ternyata dia mesum padahal sudah om om.
fatih segera membersihkan dirinya dan segera tidur setelah mendapatkan sayang dari nana. gadis yang selama ini di nantikannya sejak pertama kali bertemu 8 tahun lalu
…
beberapa hari berlalu fatih dan nana hanya berkomunikasi menggunakan handphone. nana yang selalu diminta untuk melaporkan apa saja yang di lakukannya setiap hari dan kemana saja dia pergi.
waktu terlewati begitu saja setelah 4 hari berlalu terlihat seseorang memberhentikan kendaraannya di depan sebuah rumah sederhana yang lebih banyak berbahan kayu jati. nana memiliki satu adik laki-laki dan satu kakak perempuan yang sudah menikah dan mempunyai dua orang anak saat ini.
__ADS_1
terlihat seorang anak kecil perempuan yang sedang asik bermain di depan rumah itu lalu ia melihat ke arah laki-laki tersebut. laki-laki tersebut mendekati anak perempuan itu namun belum sampai dua meter anak manis itu langsung berlari menuju ibu nya di dalam rumah, iya laki-laki itu adalah fatih
...****************...