AKIBAT SALAH SUMPAH

AKIBAT SALAH SUMPAH
Bahagia


__ADS_3

"Aku memang hanya akan melakukan itu dengan mu, bukan nya kau harus nya senang karna aku tak akan pernah mendua Na?" Nana menghela nafas nya, memang namun? Nana menatap mata Lani yang sudah berkabut gair.ah


"Pih bagaimana jika Nana yang." Ucapan Nana terhenti rasa nya kelu untuk ia ucap kan.


"Kau sudah berjanji tidak akan meninggalkan ku Na, apa pun itu kau harus tetap bersama ku, hidup, seumur hidup mu untuk ku, dan lahirkan anak anak ku dengan cinta kita." Desis Lani membuat Nana tertegun setulus itu kah lelaki di hadapan nya ini pada nya. Rasa nya Nana tak sanggup jika Nanti Lani mengetahui semua nya, semua nya awal mula diri nya hadir mendekati Lani.


Jleb.


Aaaah


"Papiiiiih.!!" Teriak Nana saat merasakan inti tubuh nya terkoyak.


"Maaf kan papi." Ucap Lani merasa bersalah karna ia memasukan milik nya dengan emosi saat mendengar Nana yang akan pergi meninggal kan nya. Namun tak ia pungkiri diri nya sangat bahagia terlebih ada darah yang mengalir tanda diri nya lah lelaki pertama untuk Nana.


"Sa kit pih" Lani mengangguk dia menghapus air mata Nana dan mengecup lembut bi.bir Nana.


"Maaf sayang." Bisik nya, sungguh Lani kasihan namun untuk berhenti rasa nya sangat di sayang kan, dan Lani tidak akan melakukan itu.


"Piiih nge ganjel." Lani terkekeh jelas saja nge ganjel wong Nana sudah tak virgin lagi.

__ADS_1


"Papi gerak ok." Nana menegang.


"Cup pelan pelan ok, rileks sayang." Lani memundur kan milik nya dan memajukan nya dengan pelan pelan hingga ia yakin Nana sudah merasa nyaman dengan gesekan milik nya.


"Eeemmm." Nana menutup mulut nya malu saat ia hampir saja mengeluar kan suara lacknat nya.


"Keluarkan saja suara indah mu sayang." Ucap Lani di sela sela genjotan nya.


Si.al ini berkali kali lebih nikmat anying, gue ketagihan. Suara Lani dalam hati berteriak kemenangan saat merasakan indah nya meneguk madu sang prawan milik Nana.


"Aaah piii." Yah suara itu yang membuat genjotan di tubuh Nana dari gerakan liar Lani bertambah.


"Aaah en ak kaan sa yang." De.sah Lani ah sungguh Lani tak bisa berkata kata.


Pantes aja yang di vidio si cewe sampe teriak nikmat ternyata memang senikmat ini. Ujar Nana dalam hati sambil memutar bo.kong nya membuat Lani merem melek.


sssshhh


Plok plok plok.

__ADS_1


Aaaaah


Era.ngan panjang keluar dari mulut Lani dan Nana saat mereka sama sama mencapai puncak nya.


"Terimakasih sayang cup." Lani berbisik dan memeluk Nana yang sudah terlelap akibat lelah di gempuran pertama.


"Untuk hari ini cukup sekali saja, besok kita akan melakukan nya lagi, lagi, lagi dan lagi sayang." Ucap Lani terkekeh dengan diri nya sendiri di umur nya yang tak muda lagi ia baru merasakan apa itu enak enak, kasihan sekali.


Lani menyelimuti tubuh Nana, netra nya menatap bercak merah di sprei, lengkungan di bibir nya memancarkan ke bahagiaan nya, baru kali ini Lani betul betul bahagia.


"Kau segala nya untuk ku Na, kau milik ku, kau hidup ku." Bisik Lani memeluk erat tubuh Nana seolah takut Nana pergi dari hidup nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2