AKIBAT SALAH SUMPAH

AKIBAT SALAH SUMPAH
judul nya telur


__ADS_3

"Om nggak ke kantor?" Tanya Robi memastikan, memang sengaja ia mengeraskan suara telfon nya agar ayah seeta papah angkat nya mengetahui apa yang Lani ucap kan, Robi melirik Lintang yang menghela nafas nya dan memilih minum kembali air dingin itu.


"Akuuuu cuu ti, tiii ga haa ri," Sahut Lani terengah engah, membuat semua heran hingga terdengar suara perempuan menyahuti ucapan Lani.


"Aaah paaa pi le bih ce pat Aaaah yah sayang."


Prak


Byuuur


Uhuk uhuk


Ponsel yang berada di tangan Robi terjatuh akibat mendengar suara perempuan mend.esah nikmat, Robi yang notaben nya mantan si polos merasa teramat malu hingga telinga nya memerah.


Fahmi terbatuk ludah nya sendiri sedang Lintang yang memang sedang kehausan menyemburkan minuman nya hingga terkena beberapa berkas untung lah bukan berkas penting yang bernilai milyaran rupiah.


"Dia bilang apa tadi cu ti ti ga ha ri?" Cicit Lintang di angguki Fahmi dan Robi yang sedang menggaruk telinga nya.


"Kalian dengar tadi wanita itu sebut Lani papi? atau jangan jangan Lani memelihara bayi gula?" Ucapan Lintang membuat Fahmi dan Robi terkekeh bayi gula katanya. Namun Robi merasa sedikit familiar dengan sebutan papi untuk Lani.


"Izzz sugar baby, eeem kayak nya iya, tapi untuk apa Lani cuti sampai tiga hari?"


"Ya apa lagi Mi, sudah pasti mau enak enak, lo nggak dengar senikmat itu pagi pagi main genjotan." Dengus Lintang bisa bisa nya asisten nya pagi pagi main genjotan sedang bos nya malah bekerja di sini.


"Biarin aja lah, toh dia nggak pernah cuti kan selama ini." Sambung Fahmi.


"Iya juga sih, ya udah lah masa bodo dengan Lani, kita lanjut kerja aja." Ucap Lintang berdiri menuju meja nya.


"Pah aku langsung ke tempat pertemuan aja ya pah," Lintang mengangguk.

__ADS_1


"Iya hati hati."


.


.


.


.


.


Sedang di apartemen tak jauh dari kantor Mareeta, terlihat sepasang kekasih yang sedang berlomba lomba menghirup udara setelah mencapai puncak nirwana.


Dada Lani naik turun terasa sangat melelah kan, namun bibir nya enggan untuk memudar kan senyuman nya, sungguh diri nya yang sudah berumur sangat sangat bahagia, diri nya sangat bergairah walau dengan hanya melihat tubuh Nana.


"Makasih sayang." Bisik Lani saat melihat mata Nana terpejam akibat lelah setelah di gempur semalaman dan sekarang pagi pagi pula diri nya masih di gempur, Nana bahkan tak percaya jika lelaki di atas nya ini adalah lelaki berumur 40 an kenapa seperkasa itu. Atau memang diri nya lah yang lemah.


Cup


"Nggak sayang, untuk saat ini cukup dulu." Nana menghela nafas nya saat mendengar jawaban Lani, apa tadi kata nya untuk saat ini artinya tidak untuk nanti.


"Piiiih." Rengek Nana.


"Hahahaha ok ok, istirahat dulu, papi siap kan sarapan dulu untuk kita cup." Nana memejam kan mata nya saat merasakan kenyamanan ketika di cium kening nya oleh Lani.


"Iya pih." Jawab Nana lemah.


Lani bergegas menuju dapur setelah memakai celana pendek nya.

__ADS_1


"Masak apa yah?" Gumam Lani saat membuka kulkas, banyak sekali sayuran juga daging dagingan yang Nana belanjakan namun Lani bingung mengolah nya.


"Buat omelet aja lah." Senyum Lani merekah saat membuat omelet untuk diri nya juga Nana.


"Selesai, omelet untuk Nana tercinta sudah jadi." Ucap nya dengan girang mengangkat satu piring omelet.


Ceklek.


Lani tersenyum melihat Nana yang masih terpejam. "Sayang, bangun yuk kita sarapan dulu?" Usapan lembut di pipi Nana membuat diri nya terjaga.


"Eeemm ya pih." Nana mulai duduk dengan bersandar pada dashboard ranjang menatap aneh pada makanan yang sedang Lani pegang.


"Nana sarapan yah, papi suapi Aaa." Nana mengerutkan alis nya.


"Kita sarapan cuma pake ini?" Lani mengangguk.


"Mana nasi nya pih?" Lani mengangkat alis nya,


"Nasi?" Nana mengangguk mendengar gumaman Lani.


"Iya nasi nya mana, masa kita makan telur dadar doang mana kenyang." Decak Nana.


"Ini omelet sayang."



"Judul nya telur." sahut Nana cuek.


"Huh baik lah dari pada nggak di kasih jatah."

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ngalah yah piiii sama anak mantan gadis.🤣


__ADS_2