AKIBAT SALAH SUMPAH

AKIBAT SALAH SUMPAH
Akibat salah sumpah


__ADS_3

Sedang Lani di dalam kamar sedang mengamuk habis habisan, buruk, nasib nya buruk, hancur hati nya hancur kenapa di saat hatinya sudah berlabuh kenapa harus selalu salah sasaran, kenapa harus terluka untuk kesekian kali nya, dulu ia di selingkuhi lalu sekarang ia tahu fakta yang menyakitkan, diri nya hanya di manfaat kan saja.


Ini jauh lebih perih.


Sial.


Ia sadar dosa nya terlalu besar jika harus di sandingkan dengan perempuan baik baik. Tapi tidak kah diri nya bisa mendapat kan cinta yang tulus.


Lani bergegas pergi dari rumah menuju bar.


"Pih, mau kemana? Lani tak menghiraukan panggilan Nana.


Lani keluar apartemen nya pas kebetulan ada para sahabat Nana.


-


"Itu om Lani kan?" Gumam Bela.


"Kita ikuti yuk kayak nya dia lagi marah banget itu." Usul Feri mereka bertiga mengikuti Lani yang sedang menjalan kan mobil menuju bar.


"Pak ngebut pak jangan sampai kita kehilangan jejak nya." Ucap Bimo pada supir taksi.


"Bar," Gumam mereka bertiga.


"Kita turun, ini pak bayaran nya." Ucap Feri mereka bertiga turun dari taksi.


"Kita masuk serius?" Tanya Bimo seumur umur ini pertama kali mereka masuk ke tempat seperti ini.

__ADS_1


"Udah yang penting jangan sampai minum kita cari noh bapak bayi temen kita." Desak Bela. Ia yakin seratus persen Nana hamil setelah melihat sikap tak biasa Nana.


Sedang Lani yang berada di ruangan nya sedang meminum minuman yang di sodorkan Coki katanya minuman penghilang stres.


Sela tersenyum melihat Lani yang kacau dia mendekat pada Lani, "Hai sayang." Goda Sela sembari membuka baju nya berharap Lani yang sedang mabuk akan tergoda.


"Ah nasib gue buruk anyiiing!!" Teriak Lani tak peduli pada Sela yang seperti cacing kepanasan menggoda nya.


"Butuh pelampiasan sayang." Sela berjongkok di depan Lani melepas celana Lani dan bermain dengan ular nya namun aneh kenapa ular nya loyo.


"Sayang apa kau tak terangsang? Punya mu tidur." Sontak saja Lani dan Coki menatap ular Lani.


"Kau tidur saja melihat Sela sudah toples begini, ck memang selera lo tinggi Lan nih lihat punya gue sudah tegak paripurna." Decak Coki kagum sedang Lani mengerutkan alis nya bagaimana mungkin melihat wanita seksih seperti Sela di depan nya dia biasa saja milik nya tetap tidur.


"Panggil Feli Cok." Titah nya Coki mengangguk patuh dia menghubungi Feli hingga Feli datang.


"Tuh titah big boss." Tunjuk Coki pada Lani.


"Kenapa boss, mau aku puas kan?" Lani melihat tubuh Feli lalu melihat pada ular nya yang masih tertidur.


"Lepas seluruh baju mu Fel." Titah Lani, Feli senang saja dia melepas seluruh baju yang ia kenakan.


Lani menahan nafas nya saat ular nya enggan bangun.


"Menari lah." Feli menari sesuai titah big boss namun tetap saja ular Lani enggan terbangun membuat Lani frustasi ada apa dengan ular milik nya apa kah ini sudah tak berfungsi dia memasukan ular nya.


Hingga bayangan saat dia akan melakukan dengan Nana saat pertama kali terlintas.

__ADS_1


"Nana janji tidak akan pergi asal papi mau bersumpah pada Nana jika setelah ini papi tidak boleh melakukan se.x jika tidak dengan wanita halal mu." Suara Nana terlintas di benak nya.


"AKU.! LANI BRATAWIJAYA BERSUMPAH BAHWA AKU TIDAK AKAN MELAKUKAN SE.X JIKA TIDAK DENGAN NATASYA ARUMI.!"


Jedeeeerrr


Deg deg deg


Lani baru ingat akan sumpah itu dada nya berdegub kencang jangan jangan karna sumpah itu ular nya tak mau bangun.


"Si.alan!!!" Teriak Lani.


Prang.


Prang.


Coki Sela serta Feli terpekik kaget melihat Lani yang mengamuk.


"Kau kenapa Lan?" Tanya Coki saat melihat Lani mengamuk, merusak semua barang barang di hadapan nya. Sela dan Feli memutuskan segera pergi dari ruangan Lani dengan tergesa gesa.


Dada Lani naik turun tanda ia sangat emosi, lalu menatap Coki dengan intens.


"Kau bisa menghapus sumpah?"


"Apa?"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2