
Kembali ke lobby, Azlea yang datang bersama Saras menemukan beberapa orang berpenampilan futuristik mulai membuat keributan.
“Kau manusia hina!, Berani kau mengatakan pada tuan Steve untu menunggu!.” Salah satu dari mereka meneriaki karyawan asosiasi. Tanpa memperdulikan perlakuan kasar yang dia dapatkan, Karyawan asosiasi dengan tenang meminta kelompok futuristik untuk tenang.
“Untuk apa semua keributan ini.” Perkataan Azlea membuat perhatian semua orang tertuju padanya. Ketua asosiasi Hunter itu segera meminta stafnya yang menahan kelompok itu untuk menyingkir.
“Apa kau wanita yang disebut dengan the Witch?.” pria yang tadi berteriak, bertanya dengan sorot mata merendahkan pada Azlea, hal itu membuat Saras marah tapi gurunya mencegah gadis tersebut untuk tidak mengamuk.
“Ya entah bagaimana orang-orang mulai memanggilku dengan sebutan aneh seperti itu.” Azlea tidak pernah menginginkan dipanggil sebagai si penyihir. Tapi itu terjadi begitu saja setelah semua temannya yang merupakan lima entitas terkuat mendapatkan julukan mereka sendiri.
“Jadi dengan siapa aku berbicara?.” Azlea bertanya pada pria yang seperti pemimpin kelompok futuristik.
“Perkenalkan namaku Daniel....”
“Daniel Ironheat dari perusahaan IRONice asal negara Paprika, benar?.”
Perkenalan pria itu terpotong oleh perkataan Azlea, seketika tekanan darah pria itu pun naik. Tapi mengingat jika perusahaannya membutuhkan kerjasama dengan asosiasi Hunter membuat Daniel mencoba untuk bersabar.
‘Dasar wanita jala_ng!, Jika saja kau tidak menjadi pemilik tambang mithril dan sumber Mana stone, maka aku akan menggantung tubuhmu yang gosong setelah aku bakar di tengah kota.’
Perusahaan IRONice bergerak dalam bidang pembuatan pelengkap militer, entah itu senjata, mobil bajaj, hingga pesawat tempur bisa mereka buat. Sejak terjadinya outbreak permintaan akan senjata terus mengalir tanpa henti membuat perusahaan IRONice berkembang pesat.
Namun kekuatan senjata api memiliki batas. Senjata biasa buatan manusia tidak mampu mengalahkan monster tingkat tinggi. Mereka dituntut untuk menciptakan senjata yang lebih kuat. Namun menciptakan sebuah senjata yang mampu membunuh monster tidaklah mudah.
Karena senjata api tidak efektif melawan monster yang lebih kuat, Para konsumen pun mulai beralih ke senjata close combat dikenal sistem yang membantu manusia untuk lebih kuat saat menggunakan senjata seperti itu.
Karena tidak ada lagi yang tertarik dengan senjata api membuat perusahaan seperti IRONice mulai terpuruk, banyak perusahaan militer yang akhirnya gulung tikar.
Hingga suatu hari sebuah channel YupTup memperlihatkan seorang wanita dengan penampilan seorang penyihir mendemonstrasikan cara memanfaatkan Mana core yang bisa didapatkan dalam tubuh monster.
Video tersebut langsung viral, banyak orang yang mempertanyakan keasliannya. Dalam sekejap wanita penyihir yang berasal dari negara Indomie itu pun menjadi begitu terkenal. Selama lima bulan terakhir sang penyihir terus membuat video tentang memanfaatkan material monster sebagai bahan pembuat senjata maupun item lainnya.
Dunia bergerak dengan cepat, informasi tentang pemanfaatan Mana core tersebar luas. Perusahaan pembuat senjata kembali bangkit dan berinovasi dengan material monster sebagai sumber utamanya.
__ADS_1
Lalu sekarang kedatangan wakil dari perusahaan senjata terbesar di dunia itu datang ke kota Jahe dengan berbagai alasan, salah satunya adalah perdagangan material terlangka yang hanya bisa di temukan di Gunung Keramat, bijih Mithril.
***
Di ruang pertemuan.
“Aku sudah mengatakan keputusanku tentang penjualan bijih Mithril pada perwakilan perusahaan IRONice yang datang ke mari sebelumnya. Jadi kalian kembali kemari untuk mengatakan keputusan kalian bukan?.”
Seperti seorang pemilik perusahaan besar, Azlea tanpa kesulitan berbicara dengan perwakilan perusahaan senjata terbesar di dunia.
“Tentu!.” Daniel menjawab dengan singkat, sorot matanya terus tertuju pada Azlea. Karena topi besar yang wanita itu kenakan membuat Daniel tidak dapat melihat mata Azlea.
‘Wanita aneh ini bahkan mengenakan kostum seperti itu diluar sorotan kamera’ pria itu mencibir penampilan Azlea.
“Jadi?.” Azlea mendesak Daniel mengatakan keputusan perusahaan IRONice.
“Sangat disayangkan perusahaan kami tidak dapat menyetujui tawaran yang anda berikan.” Ucap Daniel dengan percaya diri.
Karena merasa jika Daniel tidak memiliki kepentingan lain, Azlea meminta mereka untuk segera pergi. Perlakuan Azlea tentu memancing kemarahan Daniel.
“Hemp, kenapa kau merasa begitu istimewa hanya karena memiliki satu tambang Mithril!. Apa kau berpikir tidak ada tambang lain di dunia ini?. Kau salah besar, beberapa waktu lalu sebuah dungeon telah ditemukan di Eropa, terdengar monster yang menjatuhkan bijih Mithril dalam dungeon tersebut.”
Daniel menunjukkan senyum lebar, dia seolah ingin menikmati reaksi terkejut Azlea.
“Apa itu benar?.”
“Berani manusia rendah sepertimu mempertanyakan perkataanku!, Tapi tidak masalah. Aku mengerti perasaanmu yang merasa begitu tinggi duduk dipuncak karena berpikir menjadi pemilik satu-satunya tambang Mithril. Namun tiba-tiba jatuh ke dasar saat mendengar ada tambang Mithril lainnya.”
Senyum Daniel semakin melebar. Pria itu berpikir jika Azlea pasti akan menyesal karena tidak mengambil tawaran dari perusahaan IRONice sebelumnya ketika tawaran harga bijih Mithril masih tinggi. Tapi tidak lama kemudian senyum itu segera pudar setelah mendengar perkataan Azlea.
“Syukurlah, dengan itu kalian tidak akan menggangguku lagi. Sekarang pergilah.” Tanpa kecemasan sedikit di wajahnya, Azlea kembali mengusir Daniel.
“Wanita bren_gsek, kau benar-benar menguji batas kesabaran ku!.” Diane tidak dapat menahan emosinya lagi.
__ADS_1
“Apa yang salah?. Bukankah ini artinya kerja sama kita telah gagal karena kalian menolak pembayaran yang aku minta. lalu untuk apa kalian berada ditempat ini lebih lama. Apa kalian berpikir untuk menginap? Tapi sayangnya ini bukan hotel.”
“Kau!”
“Sudah cukup, aku tidak ingin mendengar alasan apapun lagi.” Azlea segera memerintahkan Saras untuk mengusir para tamunya. Tapi karena terlalu emosi membuat Daniel kehilangan akal lalu berusaha menyerang Azlea.
“You Bict* need some lesson!.”
Baju futuristik yang Daniel kenakan bukan hanya sekedar fashion. Pakaian dengan teknologi canggih yang menggunakan energi Mana sebagai bahan bakarnya.
“Hahaha… bagaimana ciptaan kami ini!, Baju ini adalah mahakarya dari menirukan pembuatan item sihir yang kau ajarkan” Power suite, seseorang akan merasakan peningkatan saat memakannya. Tapi bukan itu saja, pakaian itu juga bisa melakukan apa yang Ironman lakukan.
“Menangis lah karena kebodohan mu sendiri yang justru menyebarkan informasi berharga. Jika saja kau menyimpan pengetahuan untuk dirimu sendiri kau pasti akan duduk di puncak dunia.”
Daniel menertawakan Azlea karena mengajari semua orang cara untuk memanfaatkan Mana core secara cuma-cuma. Padahal Daniel berpikir jika Azlea secara cerdik memanfaatkan pengetahuannya makan wanita itu akan memiliki posisi lebih tinggi dari sekedar menjadi pemimpin sebuah asosiasi kecil.
Tapi Azlea seolah tidak merasakan ancaman apapun dari Daniel yang telah berubah sepenuhnya menjadi RoboCop. “Pfft… aku tidak mengerti kenapa kau begitu percaya diri dengan mainan itu.”.
Daniel mungkin tidak bisa melihat seluruh wajah Azlea karena topi besar itu menutupi separuh wajahnya. Tapi pria itu dengan jelas dapat melihat senyum sinis di bibir Azlea.
“Bren_gsek!.”
Sinar laser keluar dari telapak tangan Daniel yang tertutup oleh baju besi. Laser yang merupakan kumpulan energi mana dapat mengakibatkan ledak setelah menghantam objek lainnya. Melihat banyaknya energi Mana yang dia gunakan membuat Daniel mulai ketakutan karena khawatir dirinya pun akan terluka akibat ledakan.
Tapi yang terjadi berikutnya sangat tidak terduga oleh Daniel. Bukan ledakan yang terjadi melainkan Azlea menghempaskan cahaya laser yang menuju kearahnya dengan satu kibasan tangan.
Seperti flash bom, Ledakan cahaya terjadi membuat semua orang sontak melindungi mata mereka, lalu setelah cahaya memudar mereka melihat berbagai macam tanaman tumbuh subur di dalam ruangan itu.
***
To be Continue.
[Note: Jarang ada fight scene (Hampir tidak ada), semoga pembaca tidak bosan]
__ADS_1