Aku Bereinkarnasi Menjadi Pohon

Aku Bereinkarnasi Menjadi Pohon
Low 42: Pengalaman


__ADS_3

Pertarungan telah dimenangkan oleh Azlea, pihak IRONice begitu malu dengan kekalahan yang mereka dapatkan. Terutama setelah Daniel mengatakan semua klaim tentang Azlea yang mencuri hasil penemuannya.


“Hahaha… dasar manusia tidak tahu malu


Apa mungkin kau juga sebenarnya adalah robot, aku tidak yakin jika ada manusia dengan wajah setebal dirinya.”


“Pria idiot yang berpikir untuk mengambil semua kredit dari the Witch. Setelah kekalahan ini dia akan sangat kacau.”


“Walaupun jika pertarungan ini dimenangkan olehnya maka publik akan percaya jika dialah yang menemukan teknik mengolah inti monster?.”


“Tentu tidak, walaupun mungkin dia bisa menggunakan media massa untuk menggerakkan issu, tapi kita semua tahu jika Leah lah sumber pengetahuan yang saat ini kita gunakan.”


Semua orang mencaci Daniel, membuat kebencian pria itu pada Azlea dan kota jahe mulai tumbuh benakin besar.


“Kalian para idiot tidak memiliki kualifikasi untuk menilai ku. Mari kita lihat bagaimana jika perusahaan IRONice memutuskan pasokan barang pada negara ini.” Daniel tersenyum lebar, dia berpikir akan terjadi kepanikan besar pada semua Hunter.


IRONice adalah perusahaan besar yang menangani 20% permintaan dunia akan senjata. Jika mereka menghentikan pasokan senjata pada sebuah negara, lalu bagaimana negara tersebut dapat bertahan dari para monster?.


Itu yang dipikirkan oleh Daniel.


Tapi tidak sesuai dugaan Daniel, semua Hunter bahkan lebih keras menertawainya. Reaksi yang mereka berikan membuat Daniel kebingungan.


“Serius dia tidak bercanda. Lihat wajahnya yang begitu keheranan.”


“Yah beginilah jika seorang yang lebih banyak menghabiskan waktu di lokakarya mencoba untuk bertingkah seperti bos.”


“Seperti yang diajarkan oleh para entitas terkuat di kota Jahe jika lebih baik agar mengandalkan kekuatan diri sendiri dan sistem, karena itu tidak membutuhkan banyak biaya dan lebih efisien.”


Segera Daniel menyadari kesalahannya, sebagian besar konsumen dari perusahaan IRONice adalah negara maju. Mereka adalah orang-orang kaya yang tidak segan membeli ribuan senjata demi keamanan.


Sementara negara seperti Indomie sebagai besar penduduknya lebih memilih menggunakan kemampuan sistem dikarenakan tidak dapat membeli senjata dari perusahaan IRONice.

__ADS_1


“Kau mengatakan hal yang cukup menarik tuan Daniel.” suara dari Azlea membuat semua orang terdiam. Mereka ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh Azlea setelah Daniel mencoba memfitnah dirinya sebagai pencuri.


“Karena kau ingin menaikkan harga senjata khusus untuk negara ini, lalu Asosiasi pun akan menaikkan harga inti monster dan bahan tambang lainnya untuk perusahaan anda.”


Seluruh perwakilan dari perusahaan IRONice terkejut mendengar itu, tapi berbeda dengan Daniel yang tidak mengerti betapa besar pengaruh asosiasi Hunter pada persediaan inti monster di pasar dunia.


Walaupun saat ini asosiasi Hunter hanya organisasi kecil, tapi melihat perkembangan mereka yang bisa mendirikan 50 cabang hingga luar negri, dan mengendalikan peredaran inti monster di beberapa negara tetangga membuat organisasi itu dapat dipastikan di masa depan akan menjadi sebuah organisasi besar.


Daniel tidak mengetahui itu karena dia bahkan tidak tahu betapa sulitnya para Hunter mencari inti monster. Sebelum menimbulkan masalah yang lebih besar, CEO perusahaan IRONice atau bos besar Daniel segera memintanya untuk kembali.




Daniel merinding ketakutan setelah mendapatkan omelan dari atasannya. Namun dia masih tidak sadar kesalahannya hingga membuat bos IRONice IRONice begitu marah.


***


“Haaa~ sungguh orang yang merepotkan.” Setelah kepergian Danie, Azlea langsung kembali ke ruang kerjanya di asosiasi Hunter. Ruangan itu masih begitu berantakan karena pertempuran. Walaupun banyak wartawan yang ingin mewawancarainya, dia tidak peduli lalu meninggalkan mereka begitu saja.


“Itu bukan sesuatu yang besar.”


“Ya, itu karena anda yang menanganinya. Jika orang lain melawan cyborg itu sudah pasti hasilnya akan berbeda. Bahkan jika itu adalah mereka yang memiliki gelar lima terkuat seperti master sekalipun pertarungan tidak akan berjalan mudah.”


Azlea mendengarkan perkataan Saras sambil meminum kopinya hitam yang sepenuhnya telah menjadi dingin. Tatapannya tertuju pada mata kiri Saras yang merupakan item sihir tingkat Unique.


Milenium Eye, item sihir yang dapat membuat pemakainya memiliki beberapa skill luar biasa. Appraisal, Mind Acceleration, Mind Reading dan Mind control. Empat kekuatan utama Saras yang berasal dari item pemberian Azlea.


Saras kuat dalam berbagai hal, kekuatan fisik dan kecerdasan yang mumpuni. Namun karena efek samping dari menggunakan item milenium Eye membuat Sarah kehilangan 70% dari energi mana yang bisa tubuhnya tampung.


Hanya memiliki 30% Energi mana membuat Saras tidak dapat menjadi seorang penyihir. Namun dengan kekuatan Milenium Eye membuat Saras begitu menakutkan dengan job fighter.

__ADS_1


“Apa itu kesimpulanmu setelah melihat data cyborg dari milenium Eye? Jika iya maka kau terlalu meremehkan teman-temanku.”


“B.. bukan seperti itu, maksudku…” Saras tidak bisa mengelak, hingga saat ini dia memang selalu mengandalkan kekuatan penilaian milenium Eye untuk mengukur kekuatan orang lain.


Tapi berulang kali dia disadarkan oleh gurunya jika hasil penilaian dari item sihir yang mengisi rongga mata kirinya tidaklah selalu menjadi patokan seberapa kuat seseorang.


“Kau mungkin bisa melihat level, tingkat stat dan skill yang mereka miliki. Tapi sesuatu yang tidak bisa mata itu lihat adalah pengalaman dari orang yang kau nilai.”


Pengalaman sebuah elemen yang sangat krusial dalam pertempuran. Dua orang yang sama dengan kekuatan yang setara jika bertaruh maka akan sulit untuk menentukan pemenangnya. Namun berbeda jika salah satu dari mereka dipoles dengan ‘Pengalaman.’.


Noob dan pro player, hasilnya sudah bisa ditentukan pemenangnya.


“Itulah kenapa Emily memilih untuk ikut kakaknya, dia ingin mencari pengalaman dengan melakukan pertempuran nyata.” Pikir Saras.


Ketika teman-teman satu sekolahnya memilih untuk menjadi kebih kuat dengan ikut menjadi anggota guild Airsteam. Saras justru menjadi sekertaris asosiasi Hunter.


Tapi Saras sama sekali tidak beranggapan Ini sebuah pilihan buruk. Asosiasi Hunter membantu mereka yang ingin mendapatkan penghasilan dari membunuh monster. Keuntungan dari asosiasi begitu besar hingga apa yang kami dapatkan bisa membantu orang lain.


***


Siang hari, Azlea masih sibuk dengan pekerjaannya hingga Saras datang untuk mengajaknya beristirahat.


Di tengah ruangan yang dipenuhi oleh tanaman keduanya berbincang-bincang. Saras sebelumnya menyarankan untuk memusnahkan seluruh tanaman di dalam ruangan ini, tapi Azlea memintanya untuk membiarkan ruangan kerja menjadi seperti itu.


“Ruangan ini menjadi semakin hidup dengan adannya mereka.”


Keduanya pun menikmati waktu istirahat makan siang didalam ruangan penuh bunga bermekaran. Terasa begitu damai, hingga suara itu terdengar.


GROAAAR!


Sebuah Auman monster raksasa terdengar dari atas menara terapung. Kepanikan pun mulai terjadi.

__ADS_1


***


To be Continue


__ADS_2