Aku Bereinkarnasi Menjadi Pohon

Aku Bereinkarnasi Menjadi Pohon
Low 39: Mode Bertarung Leah


__ADS_3

Tawa Daniel terdengar keras setelah melihat Azlea dihempaskan begitu jauh oleh pukulan cyborg buta perusahaannya.


“Lihatlah betapa tidak berguna nya kekutan dari sistem. Di era manapun teknologi lah yang akan menang!.” Dengan niat yang jelas, pria itu mulai memprovokasi semua orang yang bergantung pada kekuatan sistem.


Perkataan Daniel tentu membuat banyak orang emosi, puluhan Hunter dan wartawan mengolok-olok Daniel, tapi dia tidak peduli.


“Kau mengatakan sesuatu seperti itu seolah tidak sadar jika inti monster yang digunakan sebagai bahan bakar cyborg berasal dari para Hunter yang menggunakan kekuatan sistem.”


Sambil merapikan jubahnya, Azlea keluar dari reruntuhan bangunan.


Daniel tidak terima dengan perkataan wanita itu lalu mencoba untuk mengelak, “Kau salah, perusahaan kamu mendapatkan inti monster dari pasar.”


Krik krik krik...


Perkataan Daniel membuat seluruh perhatian tertuju padanya, semua orang menatapnya dengan diam.


“Ya tapi kan yang jualan di pasar itu para Hunter juga, Manang.”


“Kenapa ada orang bodoh seperti dia bisa selamat dari outbreak?.”


“Aku yakin dia bahkan tidak tahu perkalian dasar, karena terlalu mengandalkan kalkulator.”


Semua orang mulai mencibir Daniel karena kebodohannya. Namun seolah wajahnya begitu tebal terbuat dari baja, tanpa rasa malu sedikitpun Daniel mengklaim jika pengetahuan pengolahan inti sihir yang disebarkan oleh Azlea sebenarnya adalah miliknya yang wanita itu curi.


“Sudah gila nih orang.” komentar Azlea mendengar klaim tak berdasar Daniel.


“Hah! Kau mengatakan aku gila, tapi aku bisa membuktikan jika aku mengatakan yang sebenarnya.”


“Oh ya?, Aku penasaran bagaimana kau akan membuktikannya.”


“Itu mudah, G.I Nos mark 7 adalah cyborg tercanggih dengan teknologi pengolahan mana yang melampaui apa yang kau ajarkan di internet. Itu adalah bukti jika sang penemu bisa terus berkembang sementara si penjiplak hanya bisa mengekor.”


Daniel sangat menjunjung tinggi negaranya yang dikenal sebagai pusat perkembangan teknologi dunia. Dia tidak akan mengakui orang lain selain warga negara Paprika menjadi sorotan dan menjadi guru besar teknologi masa depan.


‘Seorang wanita aneh dari negeri mie instan ingin menjadi seorang insinyur teknologi? Jangan membuatku tertawa. Seluruh sorotan dan pujian itu seharusnya menjadi milikku.’

__ADS_1


Dengan pertandingan ini, Daniel bermaksud menjadikan bukti jika argumennya adalah sebuah kebenaran. ‘Aku akan merebut seluruh penghargaan yang kau terima. Yang akan menjadi The Grand Master adalah aku seorang.’


Senyum Daniel mengembang saat membayangkannya masa depan yang cerah. Tanpa dia sadari semua orang menatapnya yang terlihat aneh.


“Napa tuh orang senyum-senyum?.”


“Entah, kehabisan obat mungkin.”


Daniel sangat bersemangat, dia tidak sabar untuk menjadi manusia paling berjasa di muka bumi. Namanya akan sejajar dengan legendaris seper Einstein dan Tesla. Mimpi yang akan menjadi kenyataan tepat di depan matanya. Namun untuk mewujudkannya, cyborg G.I nose Mark 7 harus bisa mengalahkan Azlea.


“Itu bukan sebuah masalah besar karena tidak mungkin manusia bisa mengalahkan mesin.” Tiba-tiba dia menjadi pendukung Terminator. “Maju G.i.nos, hajar wanita tidak tahu diri itu menjadi bubur.” Menanggapi perintah Daniel, Cyborg di depan Azlea mulai memasang kuda-kuda untuk berlari.


Zruung! Suara mesin mekanik terdengar, tubuh robot itu berbinar yang kemudian beberapa roket pendorong menyala di bagian sepatu.


Bledam! Ledakan terjadi bersamaan dengan menghilangnya sosok G.I nose. Pergerakan yang sangat cepat hingga sebagai besar penonton tidak dapat melihatnya. Senyum Daniel merekah, dia yakin jika Azlea yang hanya seorang penyihir tidak akan bisa menandingi kekuatan fisik dan kecepatan dari Cyborg G.I nose.


‘Berakhir sudah, aku akan menjadi insinyur teknologi sihir terbaik di dunia.’


Tapi seperti yang semua orang tahu jika terkadang kenyataan tidak akan sesuai dengan ekspektasi, bahkan itu berlaku untuk orang-orang dari negara Paprika sekalipun.


Wuusssss….


Ooohh! Semua orang terpesona melihat bagaimana Azlea menghindari serangan cepat G.i nose. Terutama pada bagian tertentu yang terlihat luar biasa.


“Uh, ini sangat memalukan ketika para pria hidung belang itu menatap bagian pusar ku yang terbuka.” Wajah Azlea merah padam saat menyadari pakaian yang dia kenakan terbuka di bagian pusar.


G.i nos kembali melakukan serangan namun dengan mudah Azlea kembali menghindar. Kecepatan Cyborg itu sungguh luar biasa, hantaman beruntung yang dia lancarkan seperti senapan serbu. Bukan hanya cepat, kekuatan setiap pukulan pun begitu mengetikan hingga area tengah kota hancur berantakan oleh pukulan G.i Nos.


Tapi dari semua serangan bertubi-tubi yang G.i nose lancarkan tidak ada satupun yang berhasil mengenai Azlea, wanita itu bagaikan arwah gentayangan yang bergerak ditiup angin, begitu lembut menghindar setiap serangan, tubuhnya melayang-layang seolah tengah berada di bulan.


Melihat serangan G.i nose tidak kunjung menghabisi Azlea, Daniel pun mulai kehilangan kesabaran. “Kenapa melakukan pekerjaan mudah saja tidak becus. Cepat hancurkan wanita itu, dasar rongsokan!.”.


Beraksi terhadap perintah Daniel, cyborg itu lebih ganas menyerang Azlea. Menutup jarak dengan lawannya, G.i nose mengeluarkan skill berbasis sihir api.


“Ignation!.” dua telapak tangan G.i nose di satukan, lalu kobaran api meledak dari telapak tangannya. Besarnya kobaran itu bahkan menghanguskan setengah kota terbengkalai.

__ADS_1


“Kyaaaaaa…..” jarak yang begitu dekat membuat Azlea tidak sempat menghindar, akibatnya tubuh wanita itu dilahap api.


“Buahaha… dia mati, dia mati menjadi abu. Itu adalah kematian yang pantas untuk mengklaim penemuan yang seharusnya menjadi milikku.” Daniel terbawa suasana hingga dia tidak sadar topeng ‘ramah’ yang dia kenakan telah terlepas.


Walaupun begitu dia tidak peduli, asalkan pertandingan ini dimenangkan olehnya maka dia bisa dengan bebas menceritakan apapun pada media massa, dan tidak ada seorangpun yang bisa membantah perkataannya.


Tapi kembali ke awal, semua yang dia pikirkan hanya bisa menjadi kenyataan jika menang pertandingan ini.


“Heeee…. Seharusnya kau menamai jurus itu dengan kamehameha.…” Suara Azlea terdengar dalam kobaran api yang masih di keluarkan oleh G.i nose.


Grab! Sepasang tangan mencengkram pergelangan tangan G.i nose memaksakan menghentikan kobaran api. Cyborg itu terkejut saat tiba-tiba sepasang tangan menangkapnya, terlebih saat dia menyadari jika kedua tangan itu semuanya lengan kiri. Bukan hanya G.i nose tapi semua orang ikut terkejut dengan Azlea yang tiba-tiba mengeluarkan 2 lengan tambahan.


“Ara, aku pikir sudah memperlihatkan pada kalian jika tanganku ada sempat.”


Bam! Dengan dua lengan lainnya Azlea menghajar wajah G.i nose, karena kerasnya pukulan itu membuat cyborg terlempar ratusan meter menembus belasan dinding beton.


“……” mencoba bangkit dari reruntuhan gedung, G.i nose menatap Azlea meluncur cepat kearahnya. Dia bersiap menghadapi serangan Azlea.


Braak! Hantaman keras berhasil pemuda itu tahan dengan lengan besi, tapi karena terlalu kuat membuat tubuh G.i nose terlempar ke udara menembus lantai demi lantai gedung hingga melayang di langit. Roket pendorong di kaki dan telapak tangan membuat G.i nose melayang di udara. Dia menatap gedung dengan atap berlubang yang mulai runtuh.


G.i nose yakin jika Azlea sebentar lagi akan menyusulnya, tapi tiba-tiba perasaan tidak menyenangkan muncul dibelakang punggungnya.


“Nungguin yak?.” Suara Azlea terdengar dari belakang, G.i nose segera melancarkan serangan tendangan berputar, namun kembali Azlea menghindar dengan salto ke belakang.


Saat melakukan salto, kaki Azlea menendang dagu G.i nose membuatnya kehilangan fokus sesaat, memberikan kesempatan pada Azlea untuk melakukan serangan ultimate miliknya.


“Ara Ara Punch!.”


Ribuan after image dari empat kepalan tangan Azlea menghantam tubuh G.i nose. Bagaikan dihantam meriam secara bertubi-tubi membuat tubuh cyborg itu mulai hancur.


Bledam! Tubuh G.i nose terhempas ke tanah dengan begitu keras membuat kawah selebar lima belas meter di tempat Cyborg itu terjatuh.



***

__ADS_1


To be Continue


[Note: Konsep Leah the Witch terinspirasi dari karakter game Elder Ring, Ranni the Witch. Jika ada yang penasaran coba tanya pada Mbah Gugel (terutama yang versi Sakimichan), you know what i maen ಡ ͜ ʖ ಡ]


__ADS_2