Aku Dan Diriku

Aku Dan Diriku
Aku Dan Diriku Bab 23


__ADS_3

Aku Dan Diriku Bab 23


Aku masih bersama shila, kami masih menghabiskan waktu bersama. Pokoknya hari ini kami benar benar menghabiskannya berdua.


"Habis ini, kita mau ke mana?"


"Uhm kemana aja boleh"


"Ya udah anter aku nge mall ya"


"Boleh, aku ikut aja"


"Ok"


"Mau sekarang?"


"Boleh, bentar aku bayar dulu"


"Ya bareng lah"


"Haha ok ok"


Aku dan shila beranjak kami akan melanjutkan hari ini dengan pergi ke mall. Mungkin akan ada yang di beli shila untuk perlengkapan kuliah nya.


"Kita pake motor aku aja"


"Boleh, tapi nggak bisa gantian lho, kan aku nggak bisa pake motor shil"


"Iya, gampang itu kamu duduk manis aja"


Akhirnya aku hanya duduk, dan shila mengendarai motor nya. Beberapa menit kami sampai di depan mall, kami turun setelah di parkiran dan masuk ke dalam.


"Emang kamu mau belanja apa shil?"


"Aku mau belanja tas sepatu, baju. Pokoknya buat kuliah aku deh"


"Perasaan baju kamu bagus bagus semua deh"


"Ihh harus ada yang baru seenggak nya dua aja. Biar aku semangat hehe"


"Huu, dasar tukang belanja"


"Yee biarin aja aku suka"

__ADS_1


Kami terus berjalan sambil memperhatikan sekitar, shila yang dengan semangat nya memilah baju tak lama ke arah sepatu dan tas, seperti itu sampai tak terasa dan waktu jam makan siang.


"Kita beli makan apa april?"


"Nggak tau, apa ajalah yang penting makan. Sini biar aku bantuin banyak banget belanjaan nya"


"Hehe makasih lho bestie"


"Iyaa"


Aku membantu membawa belanjaan shila, karena terlalu banyak dan shila terlihat kesulitan untuk berjalan dengan bawaan yang sebegitu banyak nya.


Semua yang shila mau sudah dia beli, mungkin setelah makan siang kami akan pulang. Karena tak mungkin masih berkeliling dengan shila dan barang bawaan nya.


"HokBen aja lah ya"


"Boleh tuh, biar kenyang juga"


Kami makan di sebuah restoran, lalu kami memesan dan menunggu makanan kami datang.


"Silahkan"


"Terimakasih"


Ucap kami berdua bersamaan kepada pelayan yang sudah membawakan makanan kami. Dan kami mulai menyantap makanan kami hingga habis. Karena sudah terlalu siang dan aku sangat lapar.


"Hehe habis habis, ayo makan buru"


Setelah sekitar sepuluh menit aku dan shila makan, tak lama shila sudah selesai dan dia mengejek ku.


"Haha aku selesai, kamu masih banyak astaga"


"Ya udah sih biarin aja, kamu tungguin aku ya"


"Iya aku tunggu ko tenang aja"


Sembari mengeluarkan ponsel nya shila menungguku makan.


"April??"


Seseorang menghampiri aku dan shila, lalu menengok ke arah ku.


Deg

__ADS_1


Gilang!


"Uhm, iya?"


Mulut ku yang terisi penuh karena sedang makan hanya bisa menjawab sekenanya, sembari melihat Gilang. Buru buru aku menghabiskan makanan yang ada di mulutku.


"Haha, pelan pelan nanti tersedak lho"


"Iya, duduk duduk. Em shila, nggak apa apa kan?"


Shila dari tadi hanya bengong melihat ku berinteraksi dengan lelaki, karena selama aku dan shila kenal dia tak pernah melihat ku berinteraksi dengan lelaki manapun, apalagi sedekat ini.


Untung nya, shila sudah selesai dengan makanan nya dan dia sedang bermain ponsel ketika Gilang datang. Dan hanya aku yang sedang makan karena makanan ku banyak dan belum selesai.


"Iya nggak papa"


Shila menatal ku dengan tatapan seolah bertanya 'siapa?' aku hanya mengedipkan mataku. Dan aku harus cepat menghabiskan makanan ku.


"Ekhm, em shila kenalin ini gilang. Gilang kenalin ini shila sahabat aku"


Akhirnya aku putuskan untuk mengenal kan mereka agar suasana tak terlalu canggung. Dan masih dengan makanan yang tinggal sedikit lagi aku segera menghabiskan nya.


"Hai, Gilang"


Gilang mengulurkan tangannya dan di sambut oleh shila


"Shila"


"Akhirnya selesai, setelah ini kemana shil?"


Aku selesai dengan makanan ku, semua yang aku lakukan tak luput dari pandangan Gilang, aku bisa melihat tatapan nya meski aku tak melihat nya secara langsung.


"Kayak nya aku langsung pulang aja deh, lagian kan kamu udah ada temen juga"


"Eh ko gitu?"


"Iya aku baru inget ada urusan, ya udah aku balik ya"


Shila dengan buru buru membereskan barang nya. Dia pergi setelah mentransfer uang makan nya.


"Eh?"


Aku terbengong sendiri dengan gilang yang masih saja memperhatikan ku.

__ADS_1


"Kenapa?"


"Nggak apa apa"


__ADS_2