AKU Dan JULIO

AKU Dan JULIO
part 17 : MEMBANTU MELLA


__ADS_3

"Tidak sayang, ini barang barang nya Rafael, dan sekarang Rafael akan menjadi bagian dari keluarga kita" ucap Rian seraya tersenyum ke arah Rere.


"Bagian keluarga kita? maksud papa?" tanya Rere masih heran dengan ucapan papa nya.


-----


Shinta dan Rian pun menceritakan tentang keluarga Rafael pada Rere, sedangkan Rafael tengah bermain bersama Tania.


"Oh gitu, iya sih kasian juga kalau Rafael di tinggal sendirian" ucap Rere sambil melihat ke arah Rafael yang tengah tertawa bersama Tania.


"Maka dari itu papa sama mama mau adopsi Rafael aja, jadi anak mama itu 3" ucap Shinta, Rere pun merasa bahagia karna memang Rere juga menginginkan adik laki laki.


"Trus gimana sama rumahnya ma, kan kasian rumahnya kalau di anggurin segede gitu" tanya Rere saat melihat foto rumah Rafael yang baru dipotret oleh papa nya.


"Kita jual, Mbok imah juga bilang gitu ke mama kalau rumah nya sudah di promosikan sama alm mama nya Rafael namun sampai sekarang belum ada pembelinya" jelas Shinta pada Rere, Rere pun mengangguk mengerti.


"Ya udah mah, Rere ke kamar dulu mau mandi, dari kemaren kan gak pernah mandi" Rere sambil tersenyum ke arah mama dan papa nya.


"Ih pantes ya mah, dari tadi kek ada bau bau gitu" ucap Rian yang menggoda Rere dengan menjepit hidungnya dengan jempol dan telunjuknya, seolah olah Rere bau.


"Ih papa, Rere gak bau kok" Rere cemberut karna dikatain bau oleh papa nya.


"haha, ya udah Rere mending mandi deh sana, mama mau beresin barang nya Rafael dulu" Shinta pun mengambil koper yang berisi pakaian Rafael dan di letakkan di kamar kosong yang memang sengaja disediakan buat Tania jika sudah waktunya untuk tidur sendiri, namun karna Tania masih kecil ahirnya Tania masih tidur dengan Mama papa nya.


****


Keesokan pagi nya Rere mulai berangkat sekolah, awalnya Rian menawarkan pada Rere untuk di antar ke sekolah, tetapi Rere menolak tawaran papa nya, ahirnya Rere pun berangkat ke sekolah menggunakan bis sekolah, tak ketinggalan juga si Julio dan hantu kecil yang dibawa oleh Julio dari rumah sakit.


Saat sampai di dalam kelas Rere melihat hantu Mella sedang duduk di kursi nya, hantu Mella seperti menunggu Rere, namun Rere berpura pura tidak melihat hantu Mella dan langsung duduk di kursinya.


"Rere tolong aku" ucap Mella berada di samping Rere, namun Rere tetap seperti tak mendengar suara apapun.


Anggi pun datang bersamaan dengan Rama, Anggi yang melihat Rere duduk di kursinya pun langsung menghampiri Rere diikuti oleh Rama


"Re lo udah baikan? lo gak papa kan sekarang" ucap Anggi saat sudah berada di depan Rere.

__ADS_1


"Iya gwe udah gak papa kok" ucap Anggi seraya tersenyum ke arah Anggi dan Rama.


"Re lo tau gak, kemaren pas lo gak masuk tiba tiba kursi lo gerak sendiri tau gak, trus nih ya pas Rama mau duduk di kursi lo, tiba tiba kursinya langsung mundur dengan sendirinya iiiih serem" ucap Anggi bergidik ngeri mengingat kursi Rere yang bergerak sendiri.


"Mungkin pas Rama mau duduk gak sengaja kesenggol kali makanya kursinya mundur sendiri" ucap Rere yang melihat Mella tersenyum ke arahnya karna itu meruoajan perbuatan dari Mella.


"Sumpeh deh Re, kursinya itu mundur sendiri, ya gwe ahirnya jatoh deh" ucap Rama dengan meyakinkan Rere.


Tak lama kemudian bel pun berbunyi, Rama serta Anggi pun duduk di kursi nya.


Setelah acara ngajar mengajar selesai Rere pun keluar bersama dengan Anggi untuk mengisi perut mereka yang sudah merasa lapar.


Julio mengikuti Rere dan Anggi bersama Chika si hantu gadis kecil yang dibawa Julio itu. Julio duduk di bangku sebelah Rere sedangkan Chika duduk di bangku sebelah Anggi.


"Lo mau pesen apa Re biar gwe yang pesanin" tanya Anggi pada Rere.


"Pesan bakso aja deh" jawab Rere atas request dari Julio, karna Julio membisikkan kemauannya pada Rere.


"Minumnya?" tanya Anggi lagi


Sedangkan Rere menahan tawanya agar tak membuat si empu merasa malu, Anggi pun datang membawa 2 mangkok dan 2 es teh.


"Lo kenapa Re" tanya Anggi melihat Rere seperti menahan tawa nya.


"Tadi si Desi kesandung trus jatuh deh" ucap Rere sambil mengambil bakso yang berada di atas nampan.


"Kesandung kenapa emang?" tanya Anggi penasaran.


"Gak tau juga gwe" Rere pun mulai memakan bakso nya.


"Satu garpu nya buat siapa Re?" tanya Anggu melihat 2 garpu di mangkok Rere


"Nih buat Lio" Rere menunjuk Lio yang berada si samping.


"Uhuk uhuk" Anggi terkejut mendengar ucapan Rere, Rere pun langsung menyodorkan teh nya buat Anggi.

__ADS_1


"Makanya makan tuh pelan pelan aja, gak ada yang bantuin kok" ucap Rere melihat Chika di samping Anggi.


"Astaga, gwe gak keselek karna makan buru buru Re, tapi gwe kaget denger Julio makan bakso, emang dia bisa?" Anggi saat sudah menghabiskan setengah teh Rere.


"Bisa, tapi lo aja yang gak tau" ucap Rere.


"Ya udah makan lagi geh" ucap Rere, Rere Anggi dan Julio pun memakan bakso mereka.


Setelah mereka merasa kenyang mereka pun kembali ke dalam kelas, setelah lima menit mereka duduk di kursi mereka, Bel pun berbunyi menandakan jam kedua akan segera dimulai.


.....Teett....teett...teeett....


Bel pulang pun berbunyi semua siswa siswi pun memasukkan buku buku nya ke dalam tas, saat akan berdiri tiba tiba Mella muncul di hadapan Rere membuat Rere terkejut.


wajah seram yang dimiliki Mella membuat Rere merasa takut takut ngeri melihat Mella saat menampakkan wajah nya.


Julio yang berada di hadapan mella bersama Chika menghadang Mella untuk mendekati Rere.


"Kaka kok seram banget muka nya,, iih lebih seram dari Chika" ucap Chika yang berdiri di hadapan Mella.


"Kamu selalu mengganggu Rere, apa yang kamu inginkan?" tanya Julio yang menaruh lengan nya di pinggang.


"Tolong aku, aku ingin membalaskan perbuatan mereka padaku" ucap Mella dengan suara yang didengar horor oleh Delia.


"Aku harus membantumu seperti apa?" tanya Rere yang mulai terbiasa dengan menampakkan Mella.


"Kaka Rere akan membantu kaka yang seram ini?" tanya Chika menunjuk Mella.


"Iya Chika, Rere akan membantu Mella" ucap Rere pada Chika dan Chika hanya mengangguk.


Bersambung.....


☆☆☆☆☆


Tinggalkan jejak kalian di komentar, klik jempol serta beei vote koin atau poin seikhlasnya nya, jangan jadi pembaca bayangan, dukungan kalian juga berarti buat author. Terumakasih😊

__ADS_1


__ADS_2