AKU Dan JULIO

AKU Dan JULIO
part 5 : MENGIKUTI


__ADS_3

Rere yang sedang berendam di dalam bathup, tiba tiba airnya menggelembung di bawah kaki Rere, Rere pun langsung berdiri dan mengambil handuknya. Saat akan keluar dari kamar mandi Rere melihat cermin yang berada di atas washtafel nya bercoret kata tolong aku, tolong aku dan tolong aku. Entah berapa kalimat yang pasti dari tulisan terbesar dan sampe terkecil hingga memenuhi seluruh bagian cermin itu.


-------


Rere pun mengambil handuk kecil untuk menghapus tulisan itu, dan saat membuka kran yang diwatafel tiba tiba airnya berubah menjadi darah sontak membuat Rere semakin ketakutan. Rere pun keluar dari kamar mandinya dan memanggil Julio.


"Kenapa Re?" Tanya Julio yang kini sudah berada di sampingnya.


"Yo, kaca yang di atas washtafel gwe itu ada tulisan Tolong aku dan berwarna merah, trus pas gwe nyalain kran wastafelnya airnya berwarnya merah yo, tadi pas aku masih mandi tiba tiba ada yang menggelembung di di bawah kaki aku yo, hwaaa aku takut liooo" kata Rere pada Julio.


Sedangkan di luar ada Shinta yang kebetulan lewat, Shinta yang mendengar suara Rere menangis pun membuka pintu kamar Rere.


"Re ada apa? Kenapa kamu seperti ketakutan?" Tanya shinta yang melihat Rere yang ketakutan


"Mah, di kamar mandi aku kok ada hantu Rere gak mau mandi di sana mah, Rere takut" kata Rere bercerita pada Shinta mamanya sambil menunjuk kamar mandinya.


"Udah mungkin itu halusinasi kamu aja sayang, kan disini gak ada hantu, yaah selain temenkamu Julio itu kan, mungkin Julio yang lagi isengin kamu" kata Shinta yang berusaha menenangkan Rere.


Lio pun menggelengkan kepalanya saat Shinta mengira bahwa Julio yang mengerjai Rere.


"Gak mah bukan Julio" Kata Rere membela Julio, karna memang sebelum mandi JULIO mengatakan bahwa dia akan menemui Tania dan papanya di ruang keluarga.


"Ya udah sekarang kamu mandi di kamar mandi mama ayok" Shinta pun berdiri dan mengajak Rere keluar dari kamarnya dan mengajak Rere menuju kamar mandi yang berada di dalan kamar tidur Shinta.


Rere mengikuti mamanya dengan membawa baju ganti agar dia mudah mengganti pakaiannya nanti.


Rere pun menyelesaikan acara mandinya sampai selesai dengan dijaga oleh Julio di luar kmar mandi. Setelah Rere slesai dengan mandinya Rere pun pergi ke meja makan menemui orang tua dan adknya untuk makan mlam bersama.


Pagi pun tiba kini rere tengah menunggu bis sekolah di halte bis. Rere sengaja tidak mau diantar lagi karna Rere takut jikalau nanti dia menemui kelas dalam keadaan kosong. karna Rere susah terbiasa pula .menggunakan bis sekolah.


Setelah menunggu lima belas menit bis pun datang Rere dan siswa lainnya yang menunggu pun masuk kedalam bis bukan hanya anak SMPN3 SATU BANGSA saja yang memasuki bis antar sekolah. Bahkan dari berbagai sekolah pun menggunakan bus tersebut dari SD SMP bahkan SMA atau SMK pun menggunakan bis antar sekolah.

__ADS_1


Setelah tiga puluh dua menit Rere pun sampai di depan gerbang sekolah nya.


"Hai re, br dtg yah?" Kata anggi yg kebetulan baru dtg juga


"Iya" kta Rere. Dn mreka pun memasuki sekolah secara bersamaan dengan sesekali mereka bercanda bersama sampai di depan kelas.


Saat akan memasuki kelas Rere melihat seperti seseorang yang duduk di bangkunya, Rere yang melihat itu terkejut. Kini wanita itu tidak lagi menampak kan dirinya dengan wajah yang seram lagi, wanita itu terlihat seperti gadis umumnya dengan wajah yang terlihat pucat dengan rambut yang terlihat berantakan.


Rere berusaha mengabaikannya dan tetap duduk di kursinya.


Saat Rere akan mendudukkan bokongnya di kursi hantu itu pun menghilang dan Rere pun merasa lebih tenang.


Tidak lama kemudian bel sekolah pun berbunyi menandakan proses belajar mengajar akan segera mulai, setelah lima menit menunggu Bu Anggun pun datang dengan senyumnya ke seluruh muridnya.


Seperti biasa bu anggun selalu menanyakan kabar murid muridnya sebelum dia memulaikan pelajarannya.


"Selamat pagi anak anak, bagaimana kabar kalian hari ini? tanya bu Anggun kepada seluruh muridnya.


"Baiklah hari ini ibu tidak akan mengajar terlalu banyak, ibu akan menjelaskan materi pembelajaran kita sedikit lalu ibu akan memberikan kalian soal latihan jadi nanti saat ibu menerangkan pada kalian ibu harap kalian meperhatikannya" kata bu Anggun pada murid muridnya, ibu Anggun memang menjelaskan materi sedikit, lalu memberikan soal latihan, dan di ahir itu akan ada free time agar murid muridnya tidak merasakan bosan saat belajar. Entah itu free timeya untuk sekedar bercerita atau membuat sebuah permainan namun mengasah otak untuk muridnya.


...Teet teeeet..... Bel pum berbunyi saatnya jam istirahat pun tiba.


"Re, kita ke kantin yuk, gwe laper nih" kata Anggi setelah membereskan buku buku nya..


"Boleh, tapi gwe ke toilet dulu ya, dari tadi gwe nahan" kata Rere yang sudah tidak tahan dengan panggilan alam.


"Re, Nggi kalian mau kekantin ya?" Tanya Rama selaku ketua kelas mereka.


"Iya kita mau kekantin ngapa emang?" Tanya Anggi ketus pada Rama.


"Aelah Nggi jangan ketus ketus ngapa, gwe ikut ya" Rama mengedipkan sebelah matanya ke arah Rere

__ADS_1


"Gimana boleh ya" sambung Rama


"Serah lu deh Ram, yuk Re" Kata Anggi sambil bangkit dari duduknya diikuti oleh Rere.


Anggi, Rere dan juga Rama pun melangkah menuju kantin sekolah mereka.


"Nggi, Ram, kalian duluan aja ya, gw mau ke toilet dulu" kata Rere. Karna memang kantin dan toilet bersebelahan. Hanya dipisahkan dengan lorong kelas.


"OK jangan lama lama lu cepetan ya" kata Anggi pada Rere, Rere pun hanya mengangguk


Rama dan Anggi pun melangkah menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah lapar. Sedangkan Rere kini sudah selesai dengan panggilan alamnya, dan tengah mencuci tangannya di washtafel.


Saat Rere sedang mencuci tangannya di washtafel Rere melihat seperti ada bayangan di belakangnya, sontak rere pun melihat ke arah belakang namun tidak ada siapa pun di sana kecuali dirinya sendiri, karna merasa takut Rere pun memanggil Julio


"Kenapa Re?" tanya Julio yang mengetahui bahwa Rere merasa takut dari raut wajahnya.


Rere yang sudah selesai pun langsung keluar dari toilet dan diikuti oleh Julio.


"Yo, aku rasa dia mengikutiku, hantu perempuan yang di dalam kelasku mengikuti aku" jelas Rere pada Julio dengan melangkahkan kakinya menuju kantin dimana disana sudah ada Anggi dan Rama yang menunggunya.


"Aku rasa begitu Re, tapi kenapa dia mengikutimu?" tanya Julio yang heran karna memang hantu perempuan itu mengikuti Rere bahkan sampai rumahnya.


Rere dan Julio pun sampai di kantin dan kangsung duduk di dekat Anggi dan langsung meminum jus alpukat yang sengaja di pesankan oleh Anggi.


Bersambung....


☆☆☆☆☆☆☆


Jangan lupa ya tandai jempol, tinggalkan jejak kalian di komentar.


Beri vote koin or point seikhlasnya, masukkan ke dalam daftar favorit kalian juga yaa. terimakasih😘

__ADS_1


__ADS_2