Aku Diantara Tiga Pria Tampan

Aku Diantara Tiga Pria Tampan
TYAS BERUBAH !!!


__ADS_3

Pagi itu rey pergi kerumah rara seperti biasanya, karena kebetulan hari itu hari minggu mereka selalu menghabiskan waktu liburan mereka bersama.


sesekali mereka pergi untuk keluar jalan-jalan, terkadang mereka habis kan untuk menonton drakor (drama korea) favorite rara.


"Sayang anterin aku shopping yuk .. !!" Ajak rara pada reyhan


"Kok tumben sih ngajak shopping? Katanya pengen nonton drakor aja di rumah?!" Tanya reyhan merasa heran


"Gak apa-apa sih, soalnya besok di kantor ku bakalan ada acara kenaikan jabatan, terus lagi katanya direktur utama yang baru bakal hadir, aku kan malu kalau pakai baju yang lama.. !!" Jawab rara sambil sesekali ia bermanja-manja pada kekasihnya.


"Loh emang kenapa baju lama kamu syg, ?! Mau pakai baju apa pun kamu tetep cantik kok di mata aku" Ucap Rey, yang mencoba bersikap usil dan ingin membuat rara kesal.


"Bosen aja .. !!!" Jawab rara ketus sambil menyilangkan tangan nya, tanda bahwa rara sedang badmood saat itu


Rey yang usil pun tertawa


"Hahaha .... "


"yaudah iya hayu aku temenin syg, apa sih yang gak buat kamu, jangan marah yaa .." Bujuk rey sambil mencium kening rara kala itu


Rupanya rey senang sekali usil pada rara, ia paling suka melihat rara cemberut, apa lagi melihat rara sudah bersikap manja padanya itu lah kelakuan nakal rey yang jahil..


"Tunggu yaa, aku mau ganti baju dulu, beri aku waktu 10 menit .. !!" Pinta rara padanya


"Baiklah ratuku...!!" Jawab rey dengan suara lembutnya


Rara pun bergegas mengganti pakaiannya kala itu ia pun hanya memakai riasan yang sederhana.


Rara lebih suka memakai bedak dan lipstik berwarna pink saja saat hendak keluar rumah, ia jarang sekali menggunakan makeup tebal karena menurut rey, rara pada dasarnya memang sudah cantik dan rey pun kebetulan sangat menyukai wanita yang sederhana seperti rara.


Tibalah mereka di sebuah mall ..


Rara yang masih sibuk memilih-milih pakaiannya tak sengaja bertemu Tyas saat itu.


Rupanya tyas bersama seorang wanita, seperti nya tyas dengan kaka perempuannya hendak berbelanja juga..


"Hay tyas .." Sapa Rara sambil melambaikan tangannya


"Loh rara? Tumben loe shopping gk minta anter gue ama meyla..?!" Jawab Tyas padanya sambil melangkah menghampiri sahabatnya


"Hehe .. loe kan pasti sibuk yas, lagian gue gak mau ganggu waktu libur loe.." kata rara yang masih sibuk sambil memilih pakaian


"Gaya nya,, jadi loe ama siapa kesini ?!" Masih tanya Tyas yang masih penasaran


"Tuh lihat, gue sama pengawal gue .." Jawab rara sambil menunjuk rey yang sedang duduk menunggu rara sambil memainkan smartphone miliknya.


"Oh .. kirain" Jawab Tyas singkat


"Gabung yuk, gue mau makan laper nih .." Ajak rara yang dari tadi merasa kelaparan sambil mengelus perutnya (tanda dia lapar)


"Gak deh makasih, gue pulang duluan ya raa..sampai ketemu besok di kantor" Jawab tyas sambil nyelonong pulang


"Tumben banget tyas biasanya kalau di ajak makan dia paling semangat" Ucap rara dalam hatinya

__ADS_1


"Okey deh, sampai jumpa besok yas" Ucap rara sambil melambaikan tangannya


Siang itu nampaknya rara sudah selesai berbelanja, rara yang dari tadi merasa kelaparan akhirnya pergi ke restoran yang letak nya masih di sekitar mall itu..


"Sayang tadi aku kan ajakin tyas buat ikut makan bareng kita tumben banget loh dia nolak gak mau ikut .. " Cerita Rara pada kekasihnya


Rey yang merasa tak enak setelah kejadian malam itu pada tyas merasa serba salah saat itu, ia terkadang merasa bersalah pada kekasihnya, di sisi lain ia pun merasa bersalah pada Tyas.


ia tak mau di sangka pria brengsek.


Namun rey bingung ia sangat mencintai rara, sehingga ia tak mau kalau ia harus kehilangan rara gara-gara kejadian yang sama sekali ia tak mengingatnya, Ia pun kala itu mencoba untuk bersikap tenang seolah-olah tak pernah terjadi apa-apa dengan tyas.


"Yaa mungkin tyas lagi sibuk kali, dia juga kan punya kesibukan sendiri" Jawab reyhan sambil memasukan makanan ke mulutnya


"Iya sih, mungkin aku nya aja yang bersikap berlebihan kali ya, makasih yaa sayang udah mau dengerin curhatan aku .. !!" Ujar rara sambil memegang tangan rey


Ketika rara sedang asyik menyantap makanannya, tak lama kemudian tyas tak sengaja muncul di depan restoran tempat rara sedang makan kala itu.


Rara yang melihat tyas melintas di hadapannya, sehingga membuat rara mencoba untuk memanggil namanya ..


"Tyass...yasss..." Panggil rara masih mencoba memanggilnya


Tyas yang merasa mendengar ada yang memanggilnya ia pun tak lama kemudian langsung menoleh kebelakang, rupanya itu rara yang memanggil, ia pun melihat rey yang sedang duduk di hadapan rara.


Tyas langsung memalingkan wajahnya kala itu,


ia pun mencoba pura-pura tak mendengarnya ..


Tyas yang mencoba membuang muka berpura-pura seolah-olah tak melihat rara saat itu.


"Maaf kan aku ra, aku tak sanggup melihat wajah reyhan" hanya itu yang terucap dalam lubuk hatinya, ada raut kesedihan nampak di wajah tyas. Perlahan ada perasaan bersalah menyeruakan di dalam lubuk hatinya.


Mungkin tyas belum bisa melupakan kejadian seminggu lalu dengan reyhan, ia terkadang selalu menghindar saat rara sedang bersama rey.


ia lebih memilih pergi berdua mengajak meyla ketempat lain, sehingga ia tak perlu ikut bergabung dengan pasangan kekasih itu,, tyas selalu tak enak dan merasa bersalah saat ia melihat keduanya sedang bersama..


"Sayang itu kan tyas, ??!! Tanya rara pada rey sambil menunjuk ke arah tyas yang sedang berjalan melewatinya


"Masa sih?!" Mungkin mirip kali, jawab reyhan dengan singkatnya


"Ih beneran, masa aku gak kenal sama sahabat sendiri, jelas-jelas tadi tyas noleh ke arah kita, masa dia gak lihat kita sih?!" Tanya nya lagi, merasa heran dengan sikap Tyas saat itu


"Yaa mungkin emang tyas beneran gak lihat kamu kali yank, udah jangan di fikirin .. coba aja kamu tanya atau telfon tyas nanti !" Bujuk rey pada rara


Perasaan rey saat itu merasa tak karuan, ia merasa seperti ada batu yang mengganjal di dalam dadanya, ia bingung sekali dengan situasi saat ini, ia tak mau melihat rara sedih dengan sikap tyas yang menjadi berubah padanya.


"Mungkin aku akan coba bicara pada tyas" Ucapnya dalam hati,


"Semoga tyas bisa berubah seperti dulu lagi" imbuh rey


Waktu sudah menunjukan pukul 18.00 rupanya rara cukup menghabiskan waktu panjang untuk pergi shopping kala itu.


Bagasi di mobil rey pun tampaknya sangat penuh dengan tas-tas belanjaan rara hasil berburu shopping di mall tadi, rey pun mengantarkan rara pulang seperti biasanya.

__ADS_1


Sebelum rey pamit pulang, ia selalu mendaratkan ciuman mesra di bibir bahkan di jidat rara sebelum ia hendak pergi, bahwa baginya itu menandakan bukti kasih sayang nya pada rara.


Rey pun akhirnya pulang, setelah sekian lama menemani tuan putri nya berbelanja..


Tiba lah rara di kamarnya, ia langsung membaringkan diri di atas ranjang besarnya, ia merasa lelah karena seharian berada di luar rumah.


Rara masih saja kefikiran dengan tyas barusan, ia sangat yakin sekali bahwa yang ia lihat tadi itu tyas.


Ia pun tak lama menelfon tyas kala itu, ia lalu meraih smartphone berwarna pink di dalam tasnya, rara langsung menekan no 3 di layar handphone miliknya, tak lama kemudian muncul nama seseorang ..


**TYAS MY FREND**


tak lama kemudian terdengar suara seorang wanita mengangkat telfon.


"HALLO.." sapa seseorang di balik telfon itu


"Hallo yas, lagi apa?" Tanya rara


"Lagi nonton tv ra, tumben ada apa nih?


Tyas pun bertanya balik pada rara


"Gak apa-apa sih, cuman mau nnya aja , tadi loe lewat restoran S××××i gak pas di mall?!" Masih tanya rara penasaran


"Oh .... nggak kok ra, tadi gue langsung cabut balik kerumah, emang kenapa ra?! Tyas yang masih pura-pura tak melihat rara, kini mencoba membohongi rara saat itu


"Ohh ... iya mungkin gue salah liat kali yaa, gue kira loe yas, habisnya mirip banget sama loe"


"Bukan gue kok ra, loe salah liat kali !! Ra udah dulu yaa gue mau bantuin nyokap" Ujar tyas tampak merasa canggung, dia pun masih mencoba berbohong kembali pada rara.


Padahal sedari pagi ibu nya sedang tak ada di rumah.


"Okey, sampai jumpa di kantor yaa?!" Imbuh rara


"Sampai besok ra.." Jawab tyas


Dan telfon pun akhirnya terputus ...


**tuuuuutttt ..... tuuuuuttt ...... tuutttttt ....


Rara yang sedari tadi masih berfikir bahwa tidak mungkin apa yang dilihat nya tadi salah, "jelas-jelas itu tyas, kenapa tyas bohong??".. Ujarnya dalam hati


Malam itu rara nampaknya tak bisa tidur , ia merasa gelisah seperti seseorang yang baru saja putus cinta.


Rara masih saja memikirkan dengan sikap tyas yang tidak seperti biasanya ..


Ia merasa tyas kok menjadi aneh seperti itu. tidak seperti tyas yang selama ini rara kenal.


Tyas biasanya selalu semangat dan tak pernah menolak ajakan rara jika di ajak perihal makan-makan, terang saja tyas itu orang nya hobby makan, makanan apa pun ia suka, terkadang jika makanan meyla dan rara tidak habis dia selalu menghabiskan makan mereka.


Itulah tyas .. !!


"Kok tyas sikap nya aneh banget yyaa..?!" Tanya rara masih dalam hatinya

__ADS_1


Rara masih saja terus kefikiran dengan sikap tyas, ia tak bisa tidur saat itu, padahal besok ada acara di perusaahnnya, rara yang sulit untuk tidur memilih untuk meminum pill tidur saat itu hingga akhirnya rarapun tertidur lelap saat jam menunjukan pukul 01.00 malam kala itu.


__ADS_2