
20 Tahun kemudian ....
"Selamat pagi" Ucap rara pada sahabatnya Meyla dan Tyas
"Hay pagi Ra.... !!" Sapa mereka kompak
"Istirahat kita jalan keluar yuk !!" Ajak tyas
"Loh kemana? Bukanya kita hari ini ceritanya mau makan di kantin kan yas?! Tanya rara
"Udah deh loe ikut aja Ra, yuk kali-kali kita keluar mumpung bos masih cuti nih !" Sambung Meyla
"Haha gila ya kalian mentang-mentang si bos lagi gak ada udah berani ngajak keluar!!" Ujar Rara
"Iyalah gue tunggu di loby jam istirahat okey genks, Bye bubar barisan !!" Ajak Tyas sambol menepuk-nepuk pundak kedua sahabatnya
Hay kenalin Nama aku Alula Queensyah Zamiera mereka sering panggil aku Rara,
Saat usia ku 5 tahun aku sudah menjadi yatim piatu kedua orang tua ku meninggal akibat kecelakaan beruntun yang menewaskan banyak korban, saat itu korban yang selamat hanya aku seorang.
Rara kecil memiliki kepribadian yang lucu, cantik, menggemaskan !!
Semua itu terbalik dengan kepribadian ku saat ini.
Aku sering di panggil si ratu salju oleh teman-teman ku, yaa mungkin karena sikap ku yang selalu cuek, dingin, dan jutek pada semua orang.
Eiittssss !!!!!!
Tapi tidak pada sahabat-sahabat ku !!
Aku bersyukur kedua orangtua ku mewariskan harta yang berlimpah pada ku, walau aku tau sebenarnya harta bukanlah apa-apa !!
di banding dengan keberadaan orang tua ku, aku memilih hidup menjadi orang yang sederhana dengan kedua orang tua yang utuh, di banding hidup mewah tanpa orang tua.
Itulah yang aku rasakan saat ini.
__ADS_1
Aku lebih memilih bekerja di perusahaan orang lain di banding di perusahaan alm orang tua ku, biarlah paman ku yang meneruskan perusahaan orangtua ku toh semua aset itu punya ku.
Paman ku yang membesarkan ku dari usia ku 5 tahun hingga usia ku kini sudah 25 tahun, beliau merupakan sosok ayah yang baik, menyayangiku seperti anak kandung nya sendiri walaupun paman memiliki 2 orang anak beliau tidak pernah membeda-bedakan ku dengan anak kandungnya.
#Flashback saat rara masih 5 tahun
"Heuheuheu......×_× (rara kecil menangis)
"Maaahhhh, paaahhh bangun !! Jangan tinggalin rara maahh, paahh !! Rara takut sendirian"
"Rara ikut yaa maahh, rara mohon !!"
Rara masih saja menangis sambil memandangi jenazah kedua orangtuanya rara menangis dengan suara tangisan yang sudah paruh hampir tak terdengar
Para tetangga di komplek perumahan datang untuk bertakziah mereka saling memeluk dan berbela sungkawa, banyak yang tak tega melihat rara kecil menangis di depan jenazah orang tuanya.
Ada yang ikut menangis, ada yang malah bergosip tentang kecelakaan, bahkan ada saja yang bergosip tentang harta sepeninggalan orang tua rara.
POV Rara kecil
Sebelum aku mendapatkan jawaban yang puas aku belum mau berhenti bertanya.
Itulah aku !!
Orang-orang banyak yang menyukai ku, bahkan tetangga kompleks ku sangat ingin merawat ku jika orangtua ku pergi mereka selalu ingin mencoba membantu menjagaku, begitu pun tante istri dari pamanku, ia seperti cari muka pada orang tua ku entah apa maksudnya aku tak mengerti mungkin karena aku masih kecil dan tak mengerti aku membiarkan nya saja untuk menjaga ku.
Kenangan bersama orangtua ku tak cukup banyak seperti anak-anak lain sesusia ku pada umumnya, maklum lah karena orangtua ku sibuk berbisnis bahkan sering bolak-balik ke luar negeri, terkadang aku hanya di temani pengasuh ku di rumah.
mungkin jalan-jalan sebelum kecelakaan itu menjadi kenangan terakhir bagi ku sebelum mereka di panggil yang maha kuasa.
#Flashback off
Jam 12.00 waktunya istirahat pun tiba
Tiga sahabat suda berkumpul di loby kantor mereka masih saja gaduh tentang apa yang akan mereka makan.
__ADS_1
"Aduuhh dasar yaa kalian anak-anak, makan aja ribet nya setengah mati.. !!" Celoteh Rara
Mereka bertiga pun tertawa bersama
Tibalah mereka di sebuah kafe tempat tongkrongan anak muda jaman now, jarak kafe yang tak cukup jauh dari kantor hanya butuh 10 menit untuk tiba di sanah, tampilan kafe yang kekinian, suasana yang menyegarkan seolah-olah membuat mereka asyik berlama-lama ngobrol di kafe itu.
"Mba mau pesen apa?" Tanya salah satu pelayan kafe X itu
"Aku jus strawberry & mie ayam" Ujar Tyas
"Kalau aku milk shake vanilla & nasgor" kata Meyla
"Mba saya air putih & french fries" sambung Rara
Yaelah cantik-cantik cuman air putih doang minum nya (ucap dalam hati pelayan kafe itu)
Doi gk tau kalie yaa kalo rara itu anak holang kaya, kalau tau aja harta nya dimana mana bisa-bisa pingsan tuh !!
Hehe
Ketika mereka sedang asyik mengobrol, tiba-tiba si pengacau beraksi ..
"Yuk guys kita balik kantor !!" Ajak Rara pada kedua sahabatnya itu
Maklum sajalah keseharian rara selalu menyendiri, dia bukan orang yang mudah bergaul, dia cukup sulit untuk di dekati orang baru itu pun kalau saja bukan karena insiden 2 tahun yang lalu mungkin Meyla dan Tyas gakan bisa jadi sahabat rara saat ini.
"Uhh loe raa gk asyik ahhh !! Ucap Tyas pada rara
"Udah nanti lagi aja kalian puas-puasinnya bentar lagi udah waktunya masuk kantor, gak enak kalo kita telat!" Jawab rara
Maklum lah rara itu orang yang taat pada peraturan, orang nya gk pernah neko-neko, pantas saja jabatan rara saat ini lebih tinggi di banding dengan para sahabantnya itu, mungkin karena rara memang sangat pintar dan mudah membaca situasi keadaan.
"Yeahh yeahhh yuk balik buruan...!! takut nenek sihir marah kalo lama-lama " Ajak Meyla pada Tyas sambil mencoba menyindir rara
Rara yang hanya diam cepat-cepat naik ke mobilnya, dan akhirnya mereka pun balik kantor karena jam istirahat sudah habis mereka pakai buat nongki-nongki cantik di sanah.
__ADS_1