Aku Diantara Tiga Pria Tampan

Aku Diantara Tiga Pria Tampan
KONDISI RARA


__ADS_3

Sudah satu minggu lebih rara terbaring di kasur ranjang nya, meyla sahabat nya selalu setia menemani dan merawatnya begitu pun rey sang kekasih hati.


“Boleh saya lihat rara mey ?” Tanya niko yang penasaran setelah mendengar keadaan rara


“Mari pak, ikut saya !!” Ajak meyla seraya menuntun niko menuju kamar rara saat itu


Niko hanya terdiam tampak sekali kekhawatiran di raut wajah tampannya, ia pun kini tepat berada di depan pintuk kamar rara entah perasaan apa yang ia rasakan sepertinya niko tak kuat membendung kesedihannya saat melihat keadaan rara yang hanya terbaring tidur di ranjangnya.


Ia pun menghampiri rara dan memeluknya, sepontan rara terkejut dan meyla pun sama terkejutnya saat melihat sikap niko saat itu.


“Pak, Pak Niko .. “ Suara indah rara terdengar di sayup telinganya


Niko pun melepaskan pelukannya.


“Are you ok ? I can’t believe ra, aku bener-bener gak ngerti kenapa kamu bisa kaya gini ra ??" Tanya niko penasaran


Seribu pertanyaan ingin ku tanyakan padanya, namun niko tak sanggup kala melihat keadaan rara saat itu..


“Saya baik-baik saja pak..” Jawab Rara


“Kaki kamu gimana ra ? kok bisa di pen sih ?” Tanya niko kembali


“Tulang kaki saya patah pak, tapi gak apa-apa kok nanti juga bisa jalan lagi” Jawab rara dengan entengnya


Rara memang tipe wanita yang independent, ia tak mau merepotkan orang lain sehingga sebisa mungkin ia selalu terlihat baik-baik saja di depan semua orang.


“Ayo kita ke Singapore ra, aku punya kenalan dokter spesialis ortopedi disanah..” ajak niko pada rara


Meyla yang sedari tadi hanya menjadi penonton saja sepontan terkejut dengan ucapan niko saat itu, begitupun rara.


“Hehe .. gak usah pak, terimakasih paling 1-2 bulan lagi juga saya sudah bisa jalan kok..” Ucap rara


Niko pun tak bisa memaksakan keinginanya saat itu.


“aku harap kamu bisa lekas pulih kembali ya ra, kalau perlu apa-apa jangan sungkan buat hubungin saya ya ra !!” pinta niko


Tak lama kemudian niko pun pamit pada rara untuk pergi bekerja.

__ADS_1


Sesampainya di kantor ia seperti tak fokus bekerja padahal hari ini ada rapat di perusahaanya yang sangat penting


"Bel, hari ini tolong undur jadwal rapat saya, setelah makan siang !!" Telfon niko pada bella sang sekretaris nya


Ia pun bergegas pergi meninggalkan ruanganya dan menuju ke kediaman rara.


Siang itu sesampainya d rumah rara, ia melihat ada mobil lain yang terparkir di garasi rumah itu.


Niko terus saja berjalan membawa bunga dan beberapa tas belanjaannya.


"Assalamu'alaikum ..." sapa niko


Bi sri pun tak butuh lama untuk membukakan pintu itu.


"Loh pak niko .."ucap bi sri heran


Dalam hatinya berkata


"duh .. kenapa pak niko datang sekarang sih ?? Padahal lagi ada tuan rey sekarang, gimana nih? gimana kalau mereka malah jadi berantem yaa ??" Ucap bi sri dalam hati


"Bi, bi boleh saya masuk ??" Tanya niko


Saat niko hendak duduk di kursi tamu, ia pun melihat sosok rey yang sedang mengambil segelas air hendak menaiki tangga rumah mewah itu.


Tak sengaja mata mereka pun saling bertatapan, rey menghampiri niko yang tengah duduk.


"Ngapain loe kesini ??" Tanya rey ketus


"Mau jenguk rara lah, masa iya gue mau jenguk bi sri.." Jawab niko sama ketusnya


"Jenguk sih jenguk gak usah bawa bunga-bunga segala deh, so romantis banget .. !!" Rey semakin ketus pada niko


"Apaan sih loe, ngelarang-larang gue, lagian yang punya rumah juga gak keberatan kok .. " jawab niko dengan santai nya


"Gue udah bilang sama loe, gak usah deketin cewek gue lagi !! Masih aja ganjen .. !!" Rey semakin kesal


"Selagi janur kuning belum melengkung apa hak loe buat ngelarang-larang gue ?? Inget yaa gue tau semua rahasia tentang loe .. !! Jangan so suci deh jadi orang !! Serasa paling bener aja hidup loe .. !!" Niko masih tak mau kalah

__ADS_1


"Apaan sih gak jelas banget loe .. !!" Jawab rey


Ingin sekali aku menghajar wajah si pecundang itu.


"kalau bukan di rumah rara udh gue hajar .. !!" Ucap niko dalam hati


Mobil hitam itu melaju sangat kencang, niko sangat geram dengan tingkah angkuh seorang reyhan natakusuma.


"Lihat aja gue bales loe !!" Ucap niko sambil mengepalkan tangannya


Di dalam kamar tampak sepasang kekasih sedang bermesraan di atas kasur putih yang empuk.


"Hmm .. hmm ... inget ada gue di sini !!" Teriak seorang wanita, rupanya meyla yang sedari tadi masih setia menemani mereka berdua seperti obat nyamuk


"Sory .. sory gue kira gak ada siapa-siapa mey .." jawab rey sambil bercanda


"Udah sore gih sanah pulang dulu sayang .. tuh lihat ada mata-mata di sini gak aman, hehe !!" Sambil menunjuk meyla yang masih fokus menonton drakor


"Yaudah nanti besok aku balik lagi ya, besok mau di bawain apa sayangnya aku ?? Oh iya besok kamu terapi yaa?? Mau aku anterin gak ??" Tanya rey


"Gak usah yank, besok aku sama meyla aja. Kamu fokus aja kerja ya !! Tenang kan ada bodyguard di sini, hehe .."


"Yaudah aku pulang ya, I love you kalau ada apa-apa telfon yaa !!" Pinta rey


Keesokan harinya ..


Pagi ini aku dan meyla sudah siap untuk berangkat ke rumah sakit, namun tak di sangka niko datang ke rumah ku dan akhirnya kami memutuskan untuk berangkat bertiga.


Aku awalnya tak mau, namun niko bersikeras memaksa aku untuk menemani ke rumah sakit dan mau tidak mau kami pun ikut bersamanya menggunakan mobil merah itu.


Perhatian niko membuat ku merasa tak nyaman saat itu, menurut ku niko adalah sosok yang sangat baik di mata ku, dia tampan, pekerja keras dan sepertinya bisa di andalkan.


Aku begitu terkejut ketika niko mencoba menggendong ku, ia pun dengan setia membantu ku untuk menaiki mobil miliknya.


"Deg .. deg .. deg.. detak jantung ku berdegup sangat kencang, entah perasaan apa ini ??"


Ucap ku dalam hati

__ADS_1


Rasanya perasaan ini sama seperti saat rey mencium ku untuk pertama kalinya.


Aku mencoba menenangkan diri, aku tak mau niko dan meyla menyadari sikap ku ini.


__ADS_2