Aku Diantara Tiga Pria Tampan

Aku Diantara Tiga Pria Tampan
KABAR TYAS ..


__ADS_3

Pagi itu aku sedang memasak di dapur kontrakan ku, sepertinya aku lupa mematikan kompor gas saat itu mungkin karena fikiranku yang sedang kacau hingga tak biasanya aku kelupaan seperti itu..


Saat itu aku pergi ke warung untuk membeli beberapa cemilan, karena stock makanan ku sudah habis, aku hanya membawa handphone kesayanganku dan uang 100 ribu untuk aku belanja tadi.


Saat aku sampai di depan kontrakan ku, aku melihat kobaran api yang semakin besar, aku panik seketika badan ku menjadi lemas.


Tak laama kemudian aku mendengar suara sirine mobil datang ..


Ternyata itu mobil pemadam kebakaran, mereka pun bersiap untuk memadamkan api itu.


"Ya Tuhan .. bagaimana ini ..???" Ucap tyas dalam hati


Rumah kontrakan itu pun terbakar di lahap si jago merah, tyas hanya bisa menangis meratapi nasibnya saat itu para warga pun datang membantu nya untuk memadamkan api itu namun naas semua barang-barang nya sudah tak bisa terselamatkan lagi.


Tyas hanya bisa menangis, para tetangga yang melihatnya merasa kasihan padanya.


Terutama bu tuti, ia adalah tetangga tyas di sanah rumah nya tak jauh dari kontrakan yang tyas tinggali saat ini, bu tuti merupakan seorang pns.


Ia terkenal sangat ramah dan selalu membantu orang yang sedang kesusahan.


"Nak tyas, kalau mau nak tyas bisa tinggal di rumah ibu dulu untuk sementara .. !!" Ucap bu Tuti salah satu tetangga tyas saat itu


"Terimakasih bu, saya bingung barang-barang saya semua nya ada di sanah, dompet saya pun ikut terbakar cuman handphone yang saya miliki saat ini .. " ucap tyas yang masih menangis


"Nak tyas yang sabar yaa, sekarang nak tyas untuk sementara tinggal di rumah ibu saja yaa ibu gak keberatan kok... " kata bu tuti mencoba menenangkannya


"Makasih banyak yak bu,, ibu sudah mau menolong saya !!" Ucap tyas yang masih saja menangis kala itu


Taklama kemudian kabar itu pun sampai terdengar ke telinga pemilik kontrakan tyas, ia pun mendatangi tyas yang sudah berada di rumah bu Tuti.


Entah si pemilik kontrakan itu tahu darimana bahwa saat ini tyas sudah tinggal bersama bu tuti.


"Bagaimana ini kontrakan saya terbakar semua, kamu harus tanggung jawab !! Saya tidak mau tahu kamu harus ganti rugi semua nya .. !!" Ucap pemilik kontrakan itu marah-marah pada tyas


"Tapi bu, saya juga kehilangan semua barang milik saya, saya juga sudah bayar untuk sewa kontrakan ini selama 1 tahun .. " jawab tyas


"Pokoknya saya gak mau tahu saya minta ganti rugi, kalau tidak mau ganti rugi saya akan lapor polisi .. !!" Kata si pemilik kontrakan semakin marah dan mengancam tyas


"Tenang bu cici, sabar, kasihan tyas dia masih sangat kaget dengan kejadian ini, mohon sekiranya ibu memberi kelonggaran pada tyas ..!!" Seketika bu Tuti pun membela tyas


"Baiklah saya tidak mau tahu saya kasih kamu waktu 1 bulan buat ganti rugi rumah saya, saya minta 500 juta .. " Kata si pemilik kontrakan itu


"Iya bu insyaallah saya usahakan, tapi saya minta kelonggaran waktu untuk mencari uang sebesar itu ya bu, atm, ktp saya semuanya terbakar jadi saya butuh waktu bu .. !!" Jawab tyas dengan wajah memelas


"Baiklah saya kasih kamu waktu 2 bulan .. !!" Ucap bu cici


Tak lama kemudian bu Cici si pemilik kontrakan itu pun pergi dengan marah-marah.


"Nak tyas, sabar yaa .. bu cici emang gitu orang nya dia memang lumayan keras maklum saja yaa jangan di ambil hati, mudah22an permasalahan nak tyas semoga selalu ada jalan keluarnya ya.. " Ucap bu Tuti mencoba menenangkan perasaan tyas


"Iya bu, saya juga bingung ktp saya dan semua atm juga ikut terbakar, kalau boleh saya beberapa hari ini ikut tinggal di sini ya bu .. ?? Besok saya mau ke kantor polisi mau urus-urus ktp dll nya .. " ucap tyas


"Boleh nak tyas, ibu kan tadi sudah ajak ke rumah ibu itu tandanya ibu mengizinkan nak tyas untuk tinggal disini, anggap saja ini rumah sendiri yaa lagian ibu cuman berdua tinggal sama bapak .." kata bu tuti


Malam pun tiba, tyas masih merasa canggung tinggal di rumah bu Tuti wajar saja karena bagi nya ini pengalaman pertama ia tinggal bersama orang lain, di tambah lagi tyas merasa tak betah melihat suami bu tuti yang sudah terkenal mata keranjang ..


Saat itu tyas sedang berada di kamar tamu, ia sedang merebahkan tubuhnya yang terasa lemas, tak di sangka pak dody muncul begitu saja tanpa mengetuk pintu kamar itu, spontan tyas pun terkejut saat itu.


"Pak, ngapain bapak masuk kesini ..??" Sontak tyas yang langsung bangkit dari ranjangnya

__ADS_1


"Aduh maaf dek tyas, bapak lupa kalau di sini ada orang biasanya nya bapak suka istirahat di kamar ini .. " jawab pak dody seperti mengada-ngada


"Maaf ya pak saya numpang tidur untuk sementara di sini dulu sambil cari tempat tinggal baru .. " ucap tyas dengan sopan


"Gak apa-apa kok dek tyas, mau tinggal di sini lama juga bapak mah gak masalah apa lagi tiap hari bisa lihat wajah cantik dek tyas .. hehe .. !!" Ucap pak dody kegenitan


["Apaan sih orang ini genit banget .. sebel gue !!" Gumam tyas dalam hatinya]


"Iya pak terimakasih sebelumnya, kalau gitu saya mau istirahat dulu ya pak .. " jawab tyas seperti sengaja ingin mengusirnya


"Yaudah kalau gitu bapak ke kamar dulu yaa takut ibu nyari-nyari minta dikelonin, kalau dek tyas butuh apa-apa jangan sungkan yaa bilang sama bapak, buat dek tyas mah apa aja bapak bisa kok .. hehe .. !!" Ucap pak dody sambil mencoba mengedipkan matanya


Tak lama kemudian pak dodi pun pergi dari kamar itu, perasaan tyas semakin tak karuan ia bingung harus bagaimana karena saat ini ia tak memiliki uang sama sekali, di satu sisi ia merasa tak enak pada bu tuti yang sudah mengajaknya untuk tinggal di rumah ini.


Semalaman ia tak bisa tidur ia hanya memainkan handphone nya, tyas pun mencoba mencari kontak seseorang di hape biru miliknya itu, ia geser layar itu ke atas kemudian ke bawah, saat ia melihat isi kontak pada handphonenya namun hanya ada empat nama yang tersimpan di kontak telfon itu ..


RIO, PAK NIKO, REY, dan ARKA si pemilik Toko itu .. !!!


Sepertinya tyas sudah mengganti no telfon nya hingga nama kedua sahabatnya tak ada di sanah.


Ia pun masih berfikir panjang, ia bingung hendak minta pertolongan pada siapa ..


Tak mungkin jika Rio pacar yang sudah meninggalkannya mau membantu tyas saat itu.


"Apa gue coba minta bantuan pak niko ??"


Gumam tyas


Ia pun mengurungkan niat nya saat itu, rasanya ia tak mungkin meminta bantuan pada niko karena sudah pasti tyas merasa canggung meminta bantuan pada bos nya saat itu


"Kalau gue minta tolong rey ??" Tiba-tiba tyas mencoba memberhentikan ucapannya saat itu


Mau tidak mau tyas memberanikan diri untuk mencoba menghubungi arka, ia ingat bahwa arka sudah berpesan padanya


"kalau ada apa-apa hubungin aku ya yas .. !!" Ucap arka saat itu pada tyas


Tak butuh waktu lama untuk berfikir tyas pun seketika mengirim pesan pada arka..


["Malem arka, lagi apa ?? Maaf ganggu" ]


Send 💌


Tak lama kemudian ada pesan masuk pada hape tyas saat itu ..


["Malem juga tyas, gak ganggu kok kebetulan aku lagi santai nih, gimana kabar kamu .. ?? Akhirnya kamu wa aku juga.. hehe "]


Balasan dari arka 💌


["Kabar aku kurang baik nih, hehe ..


Ka, aku boleh minta tolong gak sama kamu ??"]


Send 💌


Saat itu di sisi lain, arka yang merasa ada yang aneh dari pesan tyas saat itu, seketika ia pun mencoba menelfonnya.


"Hallo.." sapa tyas dibalik telfon


"Yas, kamu kenapa ?? Gak biasanya kamu minta tolong sama aku .. sebenarnya ada apa yas ?? " Tanya arka khawatir

__ADS_1


"Sebenarnya aku mau minta tolong kamu ka, kemarin kontrakan aku kebakaran, semua barang-barang berharga aku ikut terbakar aku mau minta tolong kamu buat anterin aku ke kantor polisi, aku mau urus-urus surat berharga ku.." kata tyas


"Inalillahi , trus kamu gak kenapa-kenapa kan yas ??" Rupanya arka sangat khawatir saat mendengar kabar tyas saat itu


"Alhamdulillah aku gak apa22 kok ka, btw besok bisa anterin aku gak ??" Tanya tyas


"Oke yas, besok mau jam berapa aku jemput ??" Jawab arka


"Jam 09.00 an aja yaa, kamu gak sibuk kan ??" Tanya tyas lagi


"Santai aja yas, besok aku jemput kamu ya, eh btw aku jemput kemana ?? Trus sekarang kamu tinggal dimana yas ??" Tanya arka penasaran


"Aku tinggal di rumah bu tuti rumah cet biru deket kontrakan ku, kalau gak tahu rumah nya nanti besok kamu telfon aku aja yaa nanti aku tunggu di luar .. besok aku tunggu yaa ka .. makasih sebelumnya maaf aku ngerepotin kamu terus .. !!" Ucap tyas merasa tak enak pada arka


"Gak apa-apa yas santai aja, lagian aku lg gak sibuk kok besok aku jemput yaa nanti aku telfon kamu yaa .. " kata arka


"Iya ka , sampai ketemu besok yaa .." kata tyas


Tyas pun menyudahi obrolan nya dengan arka kala itu, jam sudah menunjukan pukul 21.30 malam, tyas rupanya ingin buang air ia hendak pergi ke kamar mandi saat itu, suasana di rumah itu tampak sepi sepertinya si pemilik rumah itu sudah tertidur.


Namun saat ia melangkah keluar dari kamar mandi tiba-tiba ia kaget melihat sosok pak dody sudah berada di depan pintu kamar mandi.


"Loh dek tyas toh .. ?? Saya kira siapa di dalem tadi " ucap pak dody pura-pura tak tahu


"Iya pak, saya duluan yaa .." ucap tyas sambil nyelonong meninggalkannya


"Loh dek tyas mau kemana ??" Tanya pak dody, seketika ia meraih tangan tyas


Tyas pun spontan kaget melihat sikap pak dody yang yak sopan padanya.


"Saya mau ke kamar pak .." tyas pun seketika menepis tangan pak dody yang mencoba memegang tangannya


Tyas cepat-cepat meninggalkan pak dody saat itu langkahnya semakin cepat, perasaannya menjadi tak karuan setelah tyas melihat sikap pak dody yang semakin tak sopan padanya, ia berniat hanya untuk malam ini saja ia tinggal di rumah bu tuti.


Keesokan harinya ..


Bu tuti sangat baik sekali pada tyas, maklum saja karena selama ini ia hanya tinggal dengan suaminya dan ia belum memiliki anak sampai usia nya kini 40 tahun, bu tuti sangat baik dan ramah pada siapa pun termasuk pada tyas, ia merasa kasihan pada tyas hingga ia berniat mengizinkan tyas untuk tinggal di rumah nya.


Namun berbanding terbalik sikap pak dody yang menyebalkan bahkan di komplek itu ia sudah terkenal dengan sebutan si mata keranjang, karena setiap ada wanita cantik di daerah itu ia selalu mencoba merayunya ..


Walau pak dody seperti itu sikap bu Tuti masih saja baik padanya mungkin karena bu tuti merasa bersalah karena ia belum bisa memberikan keturunan padanya.


Pagi itu, bu tuti memberikan pakaian ganti untuk tyas walaupun pakaian itu tak baru namun nampak nya lumayan masih bagus untuk tyas pakai..


"Nak tyas, ini ibu ada pakaian waktu jaman ibu masih muda lumayan buat ganti sehari-hari di pakai yaa, maaf ibu belum bisa beliin yang baru buat nak tyas .. !!" Ucap bu tuti pada tyas


"Yaallah bu, makasih banyak yaa bu, tyas udah ngerepotin ibu terus, ibu baik banget sama tyas .." Kata tyas merasa bersyukur karena bu tuti sangat baik padanya


"Ibu seneng bisa bantuin nak tyas, semoga baju nya cocok yaa, ini ibu ada uang 500 ribu buat pegangan kamu siapa tahu nak tyas butuh buat ngurus-ngurus ke kantor polisi.." Bu tuti pun memberikan uang 5 lembar ratusan pada tyas saat itu


"Yaampun bu, gak usah tyas gak apa-apa kok bu, nanti tyas mau minta anter temen kok .." tyas pun menyerahkan kembali uang itu padanya


Namun bu tuti bersikeras memberikan uang itu pada tyas..


"Nak tyas, gak apa-apa ambil aja yaa ibu ikhlas kok insyaallah ibu cuman bisa bantu segini, jangan bilang22 sama bapak yaa .. !!" Ucap bu tuti


"Makasih banyak ya bu, insyaallah nanti tyas ganti yaa, sekali lagi terimakasih banyak ibu udah baik sama tyas .. " ujar tyas


"Sama-sama nak tyas, yaudah ibu mau nyiapin sarapan dulu yaa .. " bu tuti pun tak lama kemudian keluar dari kamar tyas saat itu

__ADS_1


Setelah sarapan bersama tyas berniat hendak pergi untuk mengurus-ngurus barang berharga miliknya, ia berniat akan pergi ke kantor polisi setelah itu ia akan pergi ke bank untuk bisa mengambil uang miliknya..


__ADS_2