
Pagi itu niko sedang mencari pulpen di sorog meja kerjanya, mejanya tampak terlihat acak-acakan kala itu, karena niko masih sangat sibuk dan belum sempat meminta ob untuk membereskan ruangannya.
Dibukalah sorog meja itu, saat ia hendak mengambil pulpen, tampak selembar surat berwarna pink yang menarik perhatiannya, di surat itu terdapat tulisan yang sangat bagus dan rapih ...
Ia pun mencoba kembali membaca isi surat itu.
[Saya rara mohon maaf atas ketidak sengajaan nya tolong hubungi saya 0852********88 untuk biaya perbaikan mobilnya]
Sepontan niko terkejut saat membaca bertuliskan nama rara, ia mencoba berfikir dimana ia pernah mendapatkan surat itu..
Ooohh .. rupanya 11 bulan yang lalu, saat niko sedang berpesta bersama teman-temannya di tempat hiburan malam, saat itu mobil niko tertabrak oleh mobil seseorang yang bernama rara.
Semenjak kejadian itu ia tidak pernah mencoba menghubungi no hape orang yang sudah menabrak mobilnya, ia lupa bahwa kertas pink itu masih ia simpan di sorog meja kerjanya saat berada di perusahaan dulu , sehingga saat ia pindah ke tempat yang baru ia belum sempat membuangnnya dan kini ia tak sengaja menemukannya ..
" Rara ??!!"
" Apa mungkin rara yang aku kenal?" Ucap niko
Niko merasa penasaran dengan nama rara yang tertulis di kertas itu ..
Ia mencoba memberanikan diri untuk menelfon no yang ada di kertas pink itu.
Tak lama kemudian terdengar seorang wanita di balik telfon ..
"HALLO" sapa seorang wanita
"Hallo, apa ini dengan saudari Rara?" Tanya niko yang masih penasaran
"Benar, kalau boleh saya tahu, dengan siapa saya berbicara ?!" Tanya rara sopan
Niko yang merasa seperti familiar mendengar suara wanita itu..
"Apa benar ini rara yang gue maksud" gumam
niko
"Atau mungkin bisa jadi bukan? Lagian nama rara kan banyak" imbuhnya
" Tapi Gue yakin ini pasti rara" imbuh niko yang merasa yakin bahwa wanita yang sudah menabrak mobilnya itu adalah rara orang yang ia kagumi saat ini.
"Apa anda ingat kejadian di parkiran club *** 11 bulan yang lalu ?!" Tanya niko
"Kejadian apa ya pak?!" Tanya rara balik. rupanya rara sudah lupa tentang kejadian itu
"Ada seorang pengguna mobil yang menabrak mobil di parkiran club ***** dan orang itu menulis surat sebagai tanda permintaan maaf nya, apa mbak sudah ingat ?? " Ucap niko yang mencoba mengingatkannya lagi ..
Di balik telfon rara masih berfikir keras, ia mencoba mengingat-ngingat kejadian itu..
Tak lama kemudian baru lah ia ingat kejadian itu.
"Oh .... iya pak, saya mohon maaf atas kejadian itu, saya berencana akan ganti rugi, saya sudah lama menunggu telfon dari bpk namun tak kunjung ada .. kalau boleh saya akan membayar untuk biyaya perbaikannya pak" Kata Rara masih dengan nada yang sopan
"Baiklah, bagaimana kalau kita bertemu saja untuk menyelesaikan masalah ini?!" Tanya niko yang masih penasaran dengan si pemilik telfon ini
"Baik pak, tolong kirimkan alamat dan no rekening bpk, agar saya biasa meminta maaf secara langsung !!" Ujar rara
"Nanti saya akan kirim kan alamat dan jamnya, jangan sampe tidak datang yyaa .. !!!" Pinta niko
Tak butuh waktu lama untuk niko mengirim alamat pada seseorang bernama rara, ia berencana akan bertemu nya di mall kala itu..
Siapa tau rara yang ia maksud adalah rara yang selama ini ia kagumi, jika benar niko akan merasa bahagia ..
Tak lama kemudiam hape rara pun berbunyi ..
""dreettt dreeettt ....... ""
Ternyata ada pesan masuk datang, rupanya si penelefon tadi ...
[ Hari minggu, di mall **** jam 1 siang .. saya tunggu ]
Rara pun membaca text itu, rupanya si penelfon mengajak rara untuk bertemu di mall ..
" Kenapa dia tidak memberikan no rekening nya saja.. biar aku cukup ganti rugi biyaya perbaikannya .. kenapa juga harus ngajak ketemuan sih?!" Gumam rara
Nampak wajah rara seperti enggan untuk di ajak bertemu ..
__ADS_1
Namun mau tidak mau rara harus datang, ia berencana ingin cepat-cepat menyelesaikan masalahnya itu agar ia tak merasa bersalah terus.
"Apa aku ajak tyas sama meyla aja yaa, biar ada temen nanti, kalau sendiri kan takut juga, ketemu sama orang yang belum aku kenal" imbuh rara masih berbicara seorang diri ..
Rupanya rara berniat mengajak kedua sahabatnya saat itu, ia tak berani jika harus pergi sendiri.
Rara memiliki trauma saat kecil, saat rara berusia 4 tahun ia pernah menjadi korban penculikan, namun bu Riska (alm ibunya) mencoba menggagalkannya ..
Rara tak perlu waktu lama untuk mengajak kedua sahabatnya itu ..
Ia pertama kali mencoba untuk menelfon tyas ..
*****tuuuttttt tttuuuuttttt .....*****
"Hallo ra .." sapa tyas
"Yas hari minggu loe ada acara gak?" Tanya rara
"Ehhhmmmm .... gue ada acara raa,." Jawab tyas ragu
Sebenarnya saat itu ia tak memiliki janji dengan siapa pun, namun tyas mencoba menghindari rara
"Ohhh .. yaudah deh gak apa-apa, gue sama meyla aja" kata rara
"Maaf ya ra, gue gak bisa temenin loe" Suara tyas tampak seperti tak enak pada rara
"Okey gakpapa yas, santai aja lagian gue gak penting-penting amat kok sebenernya .."
Rara merasa ada yang berubah pada tyas, biasanya setiap rara ajak kemanapun ia akan selalu ikut, mereka sudah seperti ban becak saja kemana-mana harus bertiga seperti tak terpisahkan ..
"Tumben banget tyas, dia janjian sama siapa yaa?! Gumam rara, penasaran
Rara pun mencoba menelfon meyla saat itu ..
Dan ternyata meyla bersedia ikut dengannya hari minggu nanti ..
Tibalah hari Minggu ....
Rara hari itu berdandan sangat cantik, nampak ke anggunan pada dirinya, ia mengenakan atasan berwarna putih tanpa lengan yang di padu padankan dengan rok di atas lutut..
Rey yang begitu pngertian pun merasa tak masalah saat itu, toh ia bisa datang kapan saja kerumah rara, ia pun berjanji akan ke rumah rara malam ini.
Rara yang sudah terlihat rapi siang itu, ia bersiap-siap menjemput meyla ke rumahnya ..
Sesampainya di rumah meyla, nampak meyla sudah terlihat rapi dengan pakaiannya..
Mereka pun berangkat ke tempat tujuan, tepat pukul 13.00 rara masih menunggu seorang pria yang sudah janjian dengannya ..
Rara dan meyla sedang asyik mengobrol sambil menunggu pria itu tiba.
"Ra, kenapan si tyas gak loe ajak sih?!" Tanya meyla
"Udah gue ajak mey, cuman katanya dia udah ada janji sama orang lain" jawab rara
"Tumben banget sih, emang nya dia janjian sama siap, biasanya hari minggu kan dia biasanya di rumah aja, klo gak ke rumah loe pasti ke gue .. " Kata meyla
"Iya sih, gue heran akhir-akhir ini tyas gak pernah gabung sama kita, tiap gue ajak pasti sibuk terus" Ujar rara
"Ra loe ngrasa gak tyas perasaan aneh skrng-skrg , apa dia lagi ada masalah gitu yaa?" Tanya meyla
" gue kira cuman perasaan gue aja mey yang nganggep tyas berubah, ternyata loe juga sama, maybe tyas lagi ada masalah .. tapi aneh aja sih biasanya dia suka cerita sama kita kan mey, iya kan ?!" Kata rara
"Nanti gue coba tanya deh sama tyas.." Ujar meyla
Saat rara dan meyla sedang asyik mengobrol saat itu ..
Tak lama kemudian muncul sosok pria yang ia kenal, ia tampak terlihat sangat tampan dengan setelan santainya ..
Rupanya ia niko atasan rara di perusahaan, niko pun duduk di depan meja mereka ..
Rara dan meyla saling berhadapan saat itu, ia merasa heran dengan sosok niko yang berada duduk di depan mejanya ..
"Loh pak niko, ngapain ada disini" tanya rara pada meyla
"Lagi nganter cewek nya kali" Jawab meyla
__ADS_1
Tak lama kemudian niko yang berada tak jauh dari meja rara saat itu mencoba menelfon no hp seseorang ..
***triiingggg triinnngggg***
Ternyata handphone rara berbunyi ..
Rara pun tak butuh waktu lama untuk mengangkat telfon itu ..
Seketika terdengar suara seseorang di balik telfon itu ..
"Hallo, nona saya sudah berada di kafe ***** " Ucap niko dibalik telfon
"Kebetulan saya juga sama sedang di kafe **** ini pak, kalau boleh tau bapak pakai baju warna apa yaa?! Tanya rara sopan
"Saya pakai baju kemeja warna merah, celana levis pendek" ucap pria itu seolah-olah memberi petunjuk pada rara
Seketika rara melihat niko yang tepat di hadapnya, dia pun sama menggunakan baju warna merah dan celana levis pendek bahkan niko terlihat sedang menelfon seseorang ..
"Apa mungkin itu pak niko" gumam rara
"Kok ciri-ciri orang itu mirip dia" imbuhnya
Tak lama kemudian niko pun berbalik arah menghadap rara, lalu ia mematikan telfon itu ..
Ia yang merasa penasaran langsung mendatangi tempat duduk rara dan meyla saat itu ..
"Apa ini rara yang menabrak mobil ku?" Tanya niko penasaran
Loh pak niko" Tanya rara heran
Rara menjadi sangat gugup dan tak karuan kala itu,.
"Iya, maaf pak saya tak sengaja saat itu" pinta rara sambil menunduk malu, ternyata mobil yang ia tabrak itu milik bos nya ..
"Haha ternyata dunia sempit yaa raa,, pantesan aku pas pertama denger nama kamu, seperti pernah denger dimana gitu .. " Kata niko merasa sangat lega, ternyata rara yang ia fikiran adalah rara yang sama..
"Iya pak, saya waktu itu sedang buru-buru, jadi gak sengaja nabrak mobil depan bapak, kalau boleh untuk biyaya perbaikannya biar saya saja yang ganti pak" Pinta rara merasa tak enak kala itu
"Hahaha ... gak usah ra santai aja, gak seberapa kok harganya" Kata niko
"Saya gak enak pak sudah nabrak mobil bapak, kelihatanya biaya perbaikannya cukup mahal" kata rara
"Serius ra gak apa-apa, lagian saya dateng cuman mau mastiin aja, bener gak kamu bakal tanggung jawab seperti di surat itu .. hehehe ..." Ujar Niko sambil tertawa
"Sebelumnya saya minta maaf dan terimakasih banyak karena bapak sudah jauh-jauh mendatangi saya kesini.." kata rara
Meyla yang sedari tadi duduk di samping rara sampai terlupakan saat itu ..
"Oohhh ... saya sampai lupa ada meyla di sini maaf yaa di cuekin" sapa niko pada meyla
Rupanya niko pun mengingat meyla, terang saja niko itu sosok atasan yang sangat perhatian dan baik pada bawahannya jadi ia pasti tau nama pegawainya satu persatu.
"Gak apa-apa kok pak" Jawab meyla
Mereka bertigapun akhirnya memesan makanan bersama ..
Namun saat di tempat makan niko tak berhentinya memperhatikan rara kala itu, ia merasa tak menyangka bahwa rara yang ada di surat itu adalah rara yang ia kagumi ..
Niko semakin merasa tertarik saat melihat sosok rara yang berbeda seperti biasanya,..
"Ternyata rara sangat cantik, ia lebih cantik saat memakai pakaian biasa .." Ucap niko dalam hatinya
Kemudian ia melanjutkan makanannya ..
Meyla yang melihatnya nampak semakin penasaran dengan sikap niko pada rara saat itu ..
"Jangan-jangan pak niko suka sama rara" Ucap meyla dalam hatinyaa
Mereka pun akhirnya sudah selesai menyantap makannnya, niko merasa hari ini adalah hari keberuntungannya ..
Ia sangat bahagia bisa melihat rara ..
Ia semakin menyukai sosok rara ..
Namun disisi lain rara tampak cemas, ia takut niko berubah karena kejadian tabrakan itu, dan ia merasa makin canggung pada niko walaupun mereka pernah mengobrol cukup lama di mobil niko kala itu.
__ADS_1
Rara dan meyla pun pamit pada niko untuk segera pulang, karena waktu sudah semakin sore , rara merasa tidak karuan ia ingin segera cepat-cepat sampai rumah ,, karena saat itu rey sudah berjanji akan datang ke rumah rara malam ini.