Aku Diantara Tiga Pria Tampan

Aku Diantara Tiga Pria Tampan
RARA KELUAR .. !!


__ADS_3

Hari senin pun tiba rara sedang bersiap-siap untuk pergi bekerja, penampilan nya pun tampak sangat berbeda sekali hari ini.


Ia yang biasanya selalu menggunakan celana panjang dengan atasan kemeja terkadang ia selalu padu padankan dengan blazer formal nya.


Namun beda sekali dengan hari ini rupanya ia tampak lebih cantik dari biasanya, rara menggunakan rok ungu yang masih terlihat sopan dengan panjangnya masih di bawah lutut, rambut yang selalu terikat rapi kali ini ia urai dan ia curly tampak sekali begitu menawan.


"Non mau kemana ..??" Tanya bi sri penasaran


Rupanya bi sri pun heran dengan penampilan majikannya saat ini yang tiba-tiba terlihat lebih anggun dari biasanya.


"Ya kerjalah bi, emang nya mau kemana lagi ..?" Jawab rara santai


"Gak biasanya loh non, cantik banget ke kantor.. hehe .." ucap bi sri memuji


"Haha .. bibi bisa aja aku man emang cantik dari sanah nya ..!!" Jawab rara mencoba memuji dirinya sendiri


"Haha .. iya iya bibi akui sih memang non rara cantik banget mirip bibi waktu masih muda .. oopppsss keceplosan !!" Jawab bi sri yang selalu becanda kepada nona mudanya


"Iya deh bibi juga cantik, tapi bohong .. !! Haha, yaudah rara berangkat dulu yaa, assalamu'alaikum .. !!" Rara pun pergi menuju tempat ia bekerja


"Iya non hati-hati yaa, !! Wa'alaikumsalam .." jawab bi sri


Pagi itu mang udin menemani nona muda nya pergi ke kantor namun rara memintanya untuk menunggu di parkiran saat itu.


"Mang tunggu sebentar yaa, !!" Pinta rara


"Iya non, tumben minta di tungguin emang nya ada apa ..??" Tanya mang udin


"Pokoknya tunggu aja yaa paling lama satu jam an yaa .. !!" Rara pun bergegas pergi meninggalkan mang udin yang masih berada di parkiran


Meyla sahabatnya sudah menunggu di lobby perusahaan, tak biasanya meyla datang lebih awal padahal selama ini rara yang selalu datang lebih awal untuk menunggunya.


"Raa .. !!" Sapa meyla sambil melambaikan tangan

__ADS_1


"Hay mey .." rara pun membalas nya dengan melambaikan tangan ke arah meyla


"Tumben banget loe pagi sih ..??" Tanya rara sambil menghampiri sahabatnya yang masih duduk menunggu


"Iya lah hari ini kan hari terakhir loe dateng ke kantor ra, loe beneran yakin resign ??" Tanya meyla dengan tatapan sendu nya


"Iya mey, gue udah mikirin ini udah lama lagian paman masih belum sadar dari komanya, gue gak mau perusahaan alm bokap gue bangkrut gara-gara gue yang egois gak mau bantuin perusahaan .." jawab rara


Disatu sisi hatinya sangat berat untuk meninggalkan perusahaan yang sangat ia cintai, hampir enam tahun rara bekerja di perusahaan milik keluarga niko, banyak pelajaran yang ia ambil, banyak pula kenangan yang ia tanam dalam hatinya.


Namun takdir berkata lain, karena kondisi paman hadi yang tidak memungkinkan sehingga rara memutuskan untuk keluar dan mengembangkan perusahaan milik orang tuanya.


"Loe udah bilang sama pak niko ra ..??" Tanya meyla lagi


"Belum mey, sejujurnya gue berat ninggalin perusahaan ini tapi mau gimana lagi .." jawab rara


"Yaudah ra kalau itu keputusan loe, gue yakin loe bisa sukses dan perusahaan loe semakin berkembang nantinya .. " ucap meyla yang memberi semangat pada sahabatnya


"Makasih ya mey, loe mau gak pindah ke perusahaan gue ??" Tanya rara


"Boleh ra, asal gaji nya lebih besar dari sini ..!! Hehehe .. " jawab meyla becanda


"Seriusan mey, ?? Gue beneran .. !! Gue sebenernya mau loe jadi asisten gue loe paling tahu semua tentang gue, kalau masalah gaji mah santai aja gue naikin loe 3 kali lipat dari sini .. !!" Jawab rara mencoba meyakinkan meyla


"Wah serius ra .. ?? Haha gue kan becanda masalah gaji, lagian kalau gak ada loe gue hampa di sini, yaudah paling gue mau bilang dulu sama bagian sdm ya ra, paling gue minta waktu tiga sampai satu mingguan yaa soalnya ada kerjaan yang masih belum beres nih.. !!" Kata meyla


"Ok mey .. !!" Jawab rara singkat


Mereka pun segera melangkah untuk mengawali aktivitas seperti biasanya, namun sayangnya hari ini adalah hari terakhir rara untuk bekerja ia hanya akan menemui niko atasanya dan pamit kepada rekan-rekannya.


***tookk toookk toookkk .. !!***


"Masuklah .. !!" Pinta niko

__ADS_1


"Pagi pak .. " sapa rara dengan suara lembutnya tak lupa pula ia memberikan senyumannya yang menawan


"Pagi ra, silahkan duduk .. !!" Pinta niko lagi


"Makasih pak .. " Rara pun duduk berhadapan dengan kursi yang di duduki niko


"Tumben pagi-pagi kamu keruangan saya ra ?? Ada yang bisa saya bantu ..??" Tanya niko penasara


"Nggak pak, sebenarnya saya mohon maaf sama pak niko pagi ini saya hendak memberikan surat pengunduran diri saya, bapak harap bapak tidak kecewa dengan keputusan saya yang terkesan mendadak .." tiba-tiba suara rara berhenti


Niko pun yang mendengarnya merasa terkejut dengan ucapan rara saat itu..


"Yang bener ra .. ?? Kamu mau resign dari perusahaan saya ??" Tanya niko penasaran


"Iya pak, saya mohon maaf sebesar-besarnya pada bapak, kebetulan perusahaan alm bapak saya masih harus saya kembangkan karena keadaan paman hadi yang sangat tidak memungkinkan, jadi mau tidak mau saya harus menggantikan posisinya saat ini .." jawab rara


Sorot matanya tampak sendu mungkin jauh di lubuk hatinya rara merasa sedih dengan keputusan yang ia buat dan ia pun merasa bersalah pada niko atasannya karena keputusan yang ia buat terkesan sangat mendadak.


"Baiklah jika itu keputusan kamu ra, saya terima, terimakasih kamu sudah bergabung dan menjadi bagian dari perusahaan ini, saya harap kamu bisa sukses dan makin bersinar di luar sanah .. !!" Ucap niko


"Terimakasih banyak pak, atas semua yang sudah bapak berikan kepada saya selama ini .." rara pun merasa bersyukur karena sudah mengenal niko yang sangat baik dan perhatian padanya


"Sama-sama ra, kalau kamu butuh bantuan apa-apa jangan sungkan yaa telfon saya .. !! Saya harap kita bisa jadi rekan bisnis kembali ya ra .. !! Kata niko


"Iya pak, senang bisa kenal sama pak niko, saya pamit ya pak .. " ucap rara sambil menjabat tangan niko


"Saya juga ra, apa lagi saya senang banget bisa kenal sama kamu ra, hati-hati di jalan ya raa .. !!" Ucap niko


Raut wajahnya tampak terlihat sedih walau pun sebenarnya ia tak mau menampakan kesedihannya namun apa boleh buat sepertinya hati niko tak sepenuhnya menerima kenyataan bahwa rara kini sudah tak berada lagi di dekatnya.


Rara pun berpamitan pada rekan kerjanya ia menyalami rekan-rekannya satu persatu, mereka tampak sedih kehilangan rara si ratu andalan di perusahaan itu karena rara memang di kenal sangat pintar dan bisa di andalkan jika ada rekan kerjanya tak bisa menyelesaikan pekerjaan rara selalu menawarkan bantuannya.


Begitu pun yulia dan hani si ratu gosip, mereka pun sepertinya terlihat sedih, entah itu karena tak ada lagi yang bisa ia gosipkan lagi setelah kepergian rara dari perusahaan itu atau memang mereka sedih karena sebenarnya rara sangat baik pada rekan-rekannya sehingg mereka baru menyadari kebaikannya.

__ADS_1


Namun beda halnya dengan Vivi, ia tampak terlihat senang mendengar kabar rara resign meninggalkan perusahaan, vivi merasa kini ia tak perlu lagi merasa cemas dengan niko karena rara yang ia anggap saingan selama ini sudah tak ada lagi.


"Haha .. akhirnya si rara cabut juga dari sini ..!!" Gumam vivi dalam hati


__ADS_2