Aku Diantara Tiga Pria Tampan

Aku Diantara Tiga Pria Tampan
SENJATA MAKAN TUAN !!!


__ADS_3

Sesampainya di kantor rara langsung membuka berkasnya saat itu ..


Ia begitu sibuk dengan pekerjannya yang sudah menumpuk di meja,


Ia kesal kenapa pekerjaannya semakin hari semakin banyak saja ..


Padahal seharusnya itu adalah pekerjaan yang biasa yudi lakukan .. !!!!!


Rara yang tampak kesal kemudian mencoba menelfon yudi saat itu ..


" Yud maksudnya apa?? Kok pekerjaan mu aku yang suruh kerjain sih?" Tanya rara heran


"Maaf ra, bu vivi tadi suruh aku kasih ke kamu katanya biar kamu yang beresin " Jawab Yudi yang merasa tak enak pada rekannya


"Apa-apan ini .. ?? Emang nya aku gakada kerjaan lain apa? "kata rara


"Yaudah ra, biar kerjaan aku, nanti aku aja yang beresin .. " pinta yudi


"Udah gak usah, biar gue aja yang beresin ..!!" Ucap rara kesal


Terlihat wajah yudi yang merasa tak enak pada rara saat itu, ia nampak bingung ..


Ia begitu merasa bersalah pada rara, namun di sisi lain ia takut jika tak menuruti perintah atasannya ia pasti akan kena marah nanti..


Rara sangat kesal dengan ulah vivi, ia merasa vivi sama sekali tidak menyukainya sehingga selalu ada saja ulah nya untuk mengganggu rara ..


"Dasar yaa si nenek lampir, kayanya mau balas dendam sama gue, emang salah gue apa sih?? Heran deh nyari perkara aja ... " gumam rara kesal ...


Tampaknya bu vivi masih menyimpan dendam pada rara, ia benar-benar tak terima dengan kejadian saat itu ..


Ia ingin sekali melihat rara tak nyaman di perusahaan itu, sehingga ia merasa tak akan ada lagi orang yang mencoba melawannya..


Niko yang saat itu sedang berjalan-jalan hendak memantau anak buahnya bekerja ..


Ia tak sengaja mendengar pembicaraan yudi dengan rara di telfon ..


Ia tau bahwa vivi sudah seenaknya berbuat seperti itu kepada rara ...


Sehingga tak butuh waktu lama bagi niko untuk menegur vivi kala itu ..


Terang saja vivi saat itu semakin marah pada rara, nampak sekali raut wajah nya yang merasa kesal ..


Ia semakin ingin membuat rara tak nyaman dan ingin mencoba mengusir nya dari perusahaan ..


"Awas yaa kamu ra, berani-beraninya kamu ngadu, aku akan buat kamu makin gak nyaman di perusahaan ini ... " gumam vivi


POV VIVI


👇👇👇


Aku adalah Vivi fitriyani usia ku 27 tahun aku merupakan direktur keuangan di perusahaan milik keluarga Adi,


Aku di angkat menjadi direktur karena aku saat itu sudah bekerja cukup lama, sehingga pak Adi memilihku..


Tapi sebenarnya bukan itu alasan aku di pilih ..


Dahulu keluarga pak Adi sangat dekat dengan keluarga ku, kami bertetangga saat itu ..


Ibu dan ayah ku sangat akrab dengannya ..


Pak Adi selalu menitipkan kedua anaknya di rumah ku , mereka adalah Niko dan Ardjuna ..


Saat kecil kami selalu bermain bersama, niko dan jun sudah aku anggap seperti keluarga ku sendiri begitupun dengan ibu dan ayah ku mereka sangat menyayangi nya ..


Wajar saja ibu selalu merasa kasihan jika melihat mereka, karena mereka sudah tak memiliki ibu, niko dan jun merupakan anak piatu ia hanya tinggal bersama pak Adi..


Saat usia ku 16 tahun aku sangat tertarik pada Jun, Jun sangat tampan jika di bandingkan dengan kakanya saat itu, namun aku tak tahan melihat sikap jun yang cuek dan menyebalkan ia tak sebaik Niko ..


Sehingga membuat ku perpaling seketika pada niko ..


Niko tau aku menyukainya, kita selalu menghabiskan waktu bersama saat itu namun niko tak mau memiliki status hubungan dengan ku, rupanya niko hanya ingin bersama ku tanpa menjadikan ku kekasih ..


Mungkin baginya Menjadi TTM alias teman tapi mesra lebih menyenakan dibanding dengan status pacaran..


Hubungan kami saat itu sangat bahagia, niko selalu perhatian pada ku, hingga kami beranjak dewasa, seketika sikap Niko berubah menjadi cuek, aku merasa sedih dan bingung saat itu..


Disisi lain aku melihat sikap jun sebaliknya dari niko ..


Jun menjadi ramah kala itu, ia menjadi lebih baik .. aku sempat berfikir, apakah Jun menyukaiku ???


Aku sama sekali tak pernah berpaling dari niko sampai detik ini aku selalu menyukai sosok niko, dibalik sikap nya yang cuek niko sebenarnya sangat baik dan ramah kepada ku ..

__ADS_1


Biasanya ia tak pernah marah sedikit pun padaku, saat aku pernah melakukan kesalahan ia selalu memafkan ku .. !!!


aku merasa kesal ketika aku hendak mengerjai rara si biang kerok itu, niko malah membelanya aku berfikir saat itu niko menjadi berubah ..


Seperti bukan niko yang aku kenal selama 27 tahun ini ..


Aku merasa sangat sedih dan kecewa ketika niko memarahi ku ..


Aku sadar betapa ke kanak-kanakannya sikap ku ..


Namun aku selalu kesal pada rara, ia selalu mendapat perhatian lebih bukan hanya dari pa Adi saja bahkan sekarang Niko pun menjadi memihaknya ..


[Kembali ke keadaan sekarang ... !!]


Rara masih merasa kesal, ia mencoba menarik nafas panjang kala itu, ia pun terlihat lebih santai..


Seketika niko mengetuk pintunya , dan ia tiba-tiba masuk ke ruangan itu ..


"Apa yang sedang kamu kerja kan ?!" Tanya niko dengan suara tegasnya


Rara yang sedang bersantai tiba-tiba terkejut mendengar suara niko yang menggelegar saat itu ..


"Mohon maaf pak, saya sedang mengerjakan dokumen pengadaan untuk pembukaan cabang perusahaan yang baru" Kata rara


"Saya tau ra, bahwa vivi sudah membuat mu kesulitan selama ini, kenapa kamu tak mencoba melaporkannya ?" Tanya niko penasaran


"Gak apa-apa pak, saya sudah biasa dengan sikap bu vivi, saya bukan orang mau mencari masalah pak, saya biarkan karena saya tak enak beliau adalah atasan saya" Jawab rara


"Mulai sekarang kamu harus lapor pada saya ra .. jika vivi masih memperlakukan mu seenak nya , biar saya tegur lgi dia !!" Kata niko


"Baik pak, terimakasih sebelumnya atas perhantian bapak terhadap saya .." kata rara


"Yasudah teruskan kerjaan mu ra, kalau butuh bantuan jangan sungkan untuk hubungi saya yaa .. !!" Pinta niko


Tak lama kemudian niko pun keluar dari ruangan itu ...


Tibalah waktu istirahat, rara yang biasanya selalu makan siang bersama dengan rey, namun kala itu ia membatalkan janji dengan kekasihnya ..


Niko mengajak rara untuk makan siang bersama .. sehingga rara tak bisa menolak nya..


Semakin hari niko malah semakin menyukai rara, entah memang ia tak tau jika rara sudah memiliki kekasih saat ini..


Rara tak pernah membahas kekasihnya sama sekali, bukan ia mencoba menutupinya, namun ia hanya mencoba bersikap baik pada atasannya, toh itu adalah urusan pribadinya.. rara sangat menghargai kebaikan niko yang tulus padanya ..


Namun ia masih tak begitu yakin ..


Karena niko baru beberapa bulan mengenal rara....


Sehingga kala itu niko berniat akan menyatakan perasaanya dan mengajak rara makan siang berasama ..


"Ra hari ini bisa temenin saya keluar sebentar? " pinta niko


"Kalau boleh tau, kemana ya pak?'' Tanya rara


"Kemana aja ra asal sama kamu, hehe ..." ucap niko sambil bernada merayunya ..


"Bapak bisa aja .." kata rara


Siang itu niko dan rara pergi bersama saat waktu istrhat, rara yang tak tau mau di bawa kemana pun pergi mengikutinyaa ..


Ia tak enak jika menolak ajakan bosnya itu, sehingga ia mau tidak mau selalu patuh padanya..


para pegawai yang melihanya pun menjadi penasaran dengan hubung mereka berdua ..


"Loh ... pak niko mau kemana bareng rara?!" Tanya salah satu pegawai


" entahlah, kayanya mereka seperti ada hubungan special ..?!" Kata hani rekan kerja rara


"Masa sih..?? Jangan gosiipp loh han??" Tanya yulia


"yaudah kalo loe gak percaya yull,, gue sih feeling nya mereka kaya punya hubungan lainn, bukan sekedar atasan sama bawahan sih.." imbuh hani


"Gk mungkin lah nii, bukanya si rara udah punya cowok ya ?? Doi kan sering datang ke kantin makan bareng sama cowoknya .. " jawab yulia


"Hahaha ... gak tau deh yul, bisa jadi si rara selingkuh tuh sama pak niko, lagian cewek mana sih yang gak mau sama pak niko?? Udah tajir, cakep uuuuhhh .... perfect lagii .." ujar hani


Mereka tampak bergosip saat itu, hingga kabar hubungan mereka yang tak benar menjadi simpang siur ..


Banyak sekali orang yang tak setuju dengan hubungan mereka, ada juga yang metujui hubungan mereka kala itu ...


Gosip menjadi menyebar, hingga terdengar sampai ke telinga vivi saat itu ..

__ADS_1


"Bener-bener gilla si rara, udah punya cowok juga maen mbat aja gebetan gue .." gumam vivi


"Liat aja nanti, gue kasih pelajaran loe" imbuh vivi yang sepertinya semakin kesal pada rara saat itu ...


Sesampainya di tempat makan rara tampak terkejut tatkala melihat pemandangan yang tak biasanya ia lihat, nampaknya tempat itu sudah di decor, banyak sekali bunga mawar yang menghiasi sekeliling ruangan itu ..


Sepertinya tak ada pengunjung sama sekali hanya ada mereka dan para pelayan di kafe itu,.


"Kok sepi banget tumben .. ??" Gumam rara


Saat rara hendak duduk niko membantu rara untuk duduk di kursi itu, niko sangat bersikap perhatian mungkin bisa di bilang romantis ..


Rara tak bergeming sama sekali, ia kira memang sikap niko yang selalu baik pada semua orang sehingga ia tak punya firasat apa pun kepadanya ..


Entah rara yang memang tak peka atau emang ia sangat bodoh..


Mereka makan seperti biasanya, niko memulai percakapan biasa seputar pekerjaan saat itu, rara tampak biasa-biasa saja ia pun sekarang merasa tak sungkan pada niko ..


Mungkin karena niko yang meminta dia untuk tak terbebani dengan jabatannya ..


Namun saat mereka selesai makan tak lama seorang pelayan datang ia memberikan sepucuk bunga mawar merah pada rara ..


Rara sepontan terkejut ..


"Ada apa ini kok tumben pelayan kasih bunga ??" Ucap rara dalam hatinya


Niko hanya memperhatikan rara yang menerima bunga dari pelayan itu ..


Tampak wajah rara yang tersenyum bahagia, namun di sisi lain nampak wajah yang heran ..


"Raa .." ucap niko dengan lembut


"Iya pak, kenapa ??" Tanya rara


"Bisa gak kalo kita lagi berdua di luar kantor panggilnya jangan bapak dong .." ucap niko


"Terus saya harus panggil apa pak??" Tanya rara


"Mas niko aja .." pinta niko


Rara tampak menyetujui nya, niko pun tampak tersenyum lega melihat perkembangan hubungan mereka kala itu ..


Tak lama kemudian niko mencoba menyentuh tangan rara ia menggenggam tangan itu..


Rara terkejut kaget dengan sikap niko yang menurutnya aneh ..


Ia pun melepaskan genggaman niko ..


"Maaf mas .. " ucap rara, sepertinya rara sudah membiasakan memanggil niko mas


Niko pun tak bergeming sama sekali, ia menggenggam tangan rara kembali ..


Dan membuka sekotak perhiasan yang di dalam nya ternyata terdapat cincin berlian yang sangat indah ..


Niko mencoba mengutarakan perasaanya saat itu ..


Ia masih menggenggam tangan rara, tampak wajah rara yang merasa tak nyaman ...


"Ra, saya sangat menyukai kamu .. saat melihat kamu pertama kali saya yakin kamu itu jodohku , kamu mau gak jadi pacar saya ... ??" Tanya niko yang masih menggenggam tangan rara


Seketika rara melepas genggaman tangan niko untuk kedua kalinya ..


"Saya sangat terkejut dengan sikap bapak pada saya" ucap rara


"Saya sebelumnya mohon maaf, saya tidak bisa menerima perasaan bapak pada saya.." imbuh rara yang mencoba menolak niko secara halus


"Tapi kenapa raa..?? Apa kurang nya saya ,,?" Kata niko penasaran


"Sungguh tak ada kekurangan dari pak niko sama sekali, bapak sangat baik pada saya, saya sangat berterimakasih karena bapak sudah menyukai saya, namun saat ini saya sudah memiliki kekasih dan hubungan kami sudah sangat serius.." jawab rara yang merasa tak enak pada niko


"Oohhh ... maaf raa saya kira kamu belum memiliki kekasih" kata niko, nampak sekali kekecewaan di wajah tampannya


"Saya benar-benar minta maaf pak" imbuh rara


"Ok ra tak masalah, kita lupakan ucapan saya barusan" pinta niko


Nampak nya niko tak mau menyerah begitu saja, rupanya niko sangat menyukai rara ia tak mau membuang perasaanya begitu saja..


"Baiklah, mungkin sebelum janur kuning melengkung kamu masih bisa ku miliki .. " ucap niko dalam hatinya, ia bertekad akan merebut rara dari kekasihnya ..


Niko itu tipe orang yang tak mau terkalahkan oleh orang lain, apa pun yang ia mau harus ia dapatkan begitupun dengan rara ..

__ADS_1


Nampaknya ia sangat terobsesi pada seorang rara..


__ADS_2