Aku Diantara Tiga Pria Tampan

Aku Diantara Tiga Pria Tampan
TERKUNCI DI KAMAR MANDI ..


__ADS_3

Malam pun tiba rara mencoba merebahkan tubuhnya yang lemas di atas ranjang miliknya,


Ia tampak sesekali memejamkan matanya ..


Di sisi lain rey sedang mencoba menelfon nya sat itu ..


***tttrrriinggggttrriinnngggg****


Suara telfon pun berbunyi, rara yang ketiduran pun akhirnya terbangunkan oleh suara telfon..


Ia memangkat telfon itu namun mata nya masih terpejam, rupanya ia sangat mengantuk sehingga ia tak tahu siapa yang menelfonnya kala itu


"Hallo .." sapa rara


"Hallo sayang ... kamu udah tidur ..??" Sapa rey kekasihnya


"Ehhhmm ... aku ketiduran yank, ngantuk banget nih .. " jawab rara


Rey yang mendengar suara rara pun tak tega membangunkannya ..


"Yaudah kamu tidur lagi aja yaa .. besok aku jemput kita berangkat bareng yaa sayang !!" Ajak rey


"Iya sayang aku tunggu ..." jawab rara


"Yaudah selamat malam, bobok lagi gih, maaf yaa aku ganggu bobok nya sampai ketemu besok yaa i love you .." ucap rey romantis


"Iya sayang sampai besok juga, i love you too .." jawab rara


Akhirnya rara pun tertidur kembali, hingga pagi tiba ..


Keesokan harinya ..


Rey seperti biasa mengantar rara pergi ke kantor, sikap rara tiba-tiba berubah tak seperti biasanya, di dalam mobil ia banyak terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu ..


"Sayang ..."suara rey seketika membuat lamunanya buyar


"Ehh .. iyaa kenapa sayang ..??" Tanya rara


"Aku cuman mau tanya, kamu masih inget kan janji kita waktu itu ??" Tanya rey balik


"Janji yang mana .. ?" Rara malah balik tanya, rupanya rara lupa


"Kamu lupa yaa ?? Kita kan mau ketemu sama mami waktu senin kemarin " jawab rey mencoba mengingatkannya


"Yaampun ... maaf sayang aku lupa, aku terlalu sibuk bolak balik rumah sakit .." kata rara merasa bersalah


"Gak apa-apa kok aku ngerti sayang, kamu hari ini ada waktu gak ??" Tanya rey


"Sebenarnya aku hari ini udah janjian sama meyla mau jenguk paman ke rumah sakit, tapi gak apa-apa deh nanti besok aja aku jenguk pamannya .." ucap rara


"Beneran gak apa-apa sayang .. ??" Kata rey


"Iya beneran, lagian aku gak enak sama mami kamu kita kan udah janjian dari hari senin, aku nya sibuk terus .." ucap rara


"Yaudah pulang kerja aku jemput kamu yaa, nanti aku sambil bawa baju ganti buat kamu, dandan yang cantik yaa !! Hehehe ... " ucap rey


"Hehe .. iya iya sayang .." jawab rara sambil tersenyum


Sore pun tiba rey sudah siap menjemput kekasihnya dengan membawa paperbag yang isinya pakaian baru untuk ganti rara ..

__ADS_1


"Sayang pakai baju ini yaa, biar tambah cantik .." ucap rey seraya memuji kekasihnya


Rara pun seketika menurutinya dan membawa paperbag itu, ia hendak berganti baju di toilet perusahaanya namun ia tak sengaja berpapasan dengan vivi saat itu ..


Vivi pun mencoba menegurnya sekedar basa-basi ..


"Hay raa, udah mau pulang ..??" Tanya vivi sok perhatian


"Iya bu .. " jawab rara singkat sambil


"Song*ng banget sih si rara, di tanya jawab nya singkat .. !!" Gumam vivi dalam hati


"Ra, saya boleh tanya sesuatu sama kamu ??" Tanya vivi


"Oh .. iya bu boleh, emang nya mau tanya apa ..??" Tanya rara sopan


"Kamu sebenarnya ada hubungan apa sama niko sih ra ..? Kalian beneran pacaran ..??" Tanya vivi seketika wajahnya tampak serius namun di sisi lain ia tak bisa menyembunyikan rasa cemburunya


"Hehe ... gosip dari mana bu itu?? Ada-ada aja, lagian saya sudah punya pacar bu, saya gak ada hubungan apa-apa sama pak niko .." jawab rara jujur


"Awas yaa kalo loe sampe bohongin gue, loe lihat aja ra !!" Gumamnya lagi


Sepertinya vivi tak langsung percaya dengan jawaban rara saat itu, ia merasa belum puas mendengar ucapan rara barusan, karena menurut vivi, niko tak akan bersikap seperti itu pada rara kalau memang mereka benar-benar tak memiliki hubungan special sama sekali ..


"Ohh .. oke deh ra, kalau gitu saya duluan ya mau pulang udah sore.." kata vivi, ia pun meninggalkan rara saat itu


"Iya bu, hati-hati di jalan yaa ..!!" Kata rara


"Apaan sih sok baik banget, sok perhatian dasar wanita mur**an .. !!" Gumam nya


Rara pun masuk ke dalam toilet hendak mengganti baju nya saat itu, namun saat ia hendak membuka bajunya tiba-tiba terdengar suara seseorang mengunci pintu..


"Gilaa deh siapa yang ngunci gue di dalem sih ..?? Gumam rara kesal


Ia mencoba menelfon seseorang kala itu namun nampak nya meyla tak mengangkat telfon nya,


Ia pun hendak menelfon rey namun tak tersambung rupanya hape rey lowbat saat itu.


"Duhh .. gimana nih ??" Seketika rara menjadi panik


Ia melihat jam di tangannya sudah menunjukan pukul 15.30..


"Bisa-bisa gue telat nih ketemu orang tua rey, tapi gimana caranya gue bisa keluar dari sini ..??" Gumam nya lagi


Rara pun menggedor pintu itu dengan keras, siapa tahu ada orang lewat mendengar nya, namun nampak nya di luar sudah tak ada orang sama sekali suasana sangat sepi maklum saja mungkin para pegawai di sudah pada pulang karena sudah waktunya jam pulang.


Rara semakin panik, ia melirik jam tangan nya kembali kini sudah pukul 15.50 rupanya rara sudah 20 menit terkunci di dalam toilet itu ..


Di sisi lain rey yang masih menunggu rara di parkiran hanya bisa menunggunya, ia mencoba turun dari mobil dan bolak balik menuju pintu masuk namun ia tak melihat sosok rara sama sekali.


"Kok rara lama banget yaa ??" Gumamnya


Ia mencoba menelfon rara saat itu, namun ternyata hapenya mati..


"Duh sial banget sih, kenapa bisa lowbat sih ..??" Gumam nya


Rey hanya bisa menunggu saja saat itu ..


"siapa tau rara lagi buang air besar bisa jadi ia lama di toilet.." fikirnya

__ADS_1


"Atau mungkin rara gugup ketemu mami jadi dandan nya lama, bisa jadi sih .." imbuhnya


Kembali ke keadaan rara saat ini !!


"Ya tuhan .. siapa saja tolong bantu aku keluar dari sini !!" Ucap rara


Tak lama kemudian suara hape rara berbunyi, ternyata itu telfon dari niko ..


Rara pun seketika mengangkat telfon itu tanpa berfikir panjang.


"Halloo......." sapa niko di balik telfon


"Ra, kamu udah pulang ??" Tanya niko


"Mas, tolong saya, saya terkunci di toilet kantor.." ucap rara suaranya seperti orang yang panik


"Kok bisa ra ?? Toilet dimana ra ?? Kamu gak apa22 kan?? " Tanya niko terkejut mendengarnya


"Di toilet sebelah kantin mas, tolong bantu saya mas .." pinta rara dengan suara lirih nya


"Sabar ya raa saya menuju ke sanah sekarang, kebetulan saya masih di ruangan .." kata niko mencoba menenangkan rara kala itu


Niko pun bergegas turun dari lantai 10 menuju lantai dasar, ia menelfon para penjaga untuk segera membukakan pintu toilet tempat rara terkunci di sanah..


3 menit kemudian niko sudah sampai di depan pintu toilet ia berlari menuju toilet itu hingga nafasnya terdengar cepat.


"Ra sabar yaa tunggu sebentar lagi .." ucap niko berteriak


"Iya .. " jawab rara di balik pintu itu


Tak lama kemudian pintu pun terbuka, rara merasa lega namun kaki nya terasa lemas kala itu wajar saja mungkin rara shyok tiba-tiba ia terkunci di dalam toilet dan tak ada seorang pun yang mendengar nya ..


Untung saja rara tak sempat jatuh, lagi-lagi niko dengan sigap menahannya agar tak terjatuh ..


"Ra kamu baik-baik aja kan??!" Tanya niko khawatir


"Iya mas, makasih banyak ya sudah bantuin rara ..!!" Ucap rara, suaranya terdengar lemas


Mereka pun pergi dari tempat itu, niko dan rara berjalan berdampingan, niko masih saja menahan punggung rara dengan tangannya kala itu, ia tahu rara tampak lemas dan hampir saja terjatuh jadi mau tidak mau rara menerima perlakuan itu.


Rey masih menunggu rara, kini ia sudah berada di loby perusahaan milik niko, tampaknya rey khawatir pada rara sudah hampir setengah jam rara tak menampakan dirinya sehingga membuat rey gelisah.


Rey yang tengah duduk seketika sepontan berdiri tatkala melihat kekasihnya berjalan berdampingan bersama niko, ia merasa cemas dengan apa yang sebenarnya terjadi pada rara namun di sisi lain lagi-lagi niko berhasil membuat nya cemburu ..


Niko pun mencoba membantu rara duduk di sebelah bangku rey, niko sadar bahwa rey sepertinya tengah menunggu rara kala itu, namun ia seperti sengaja ingin mengambil kesempatan untuk memanas-manasinya.


"Apa yang sudah kamu lakukan pada kekasih ku .. ??" Tanya rey marah pada niko


"Sory bro, gue cuman bantu rara tadi dia terkunci di toilet.." jawab niko santai


Rey pun terkejut saat mendengar jawaban dari niko..


"Sayang kamu beneran terkunci di toilet ..??" Tanya rey tak percaya ia pun menggenggam tangan rara saat itu


Rara hanya mengangguk .. !!


"Yaampun kok bisa ..?? Kamu gak apa-apa kan?? Tadi aku coba telfon kamu tapi hape ku lowbat, aku kira kamu lagi buang air jadi lama, maafin aku yaa ..!!" Ucap rey sambil mengelus rambut kekasihnya


Niko yang melihatnya merasa jijik dengan sikap rey saat itu, wajar saja niko pasti sangat cemburu pada rey, tak bisa di pungkiri sepertinya perasaan niko semakin besar pada rara terang saja ia rela melakukan apa saja pada rara sampai-sampai ia cepat-cepat berlari saat mendengar rara terkunci saat itu.

__ADS_1


__ADS_2