
Saat itu seorang wanita sedang melamun di teras rumah nya yang sepi, rumah itu tampak sangat kecil dengan ruangan yang terlihat pengap..
Dan cahaya lampu yang tak begitu terang ...
Wanita itu hanya menangis tersedu sambil melipat kakinya, namun matanya masih menatap foto yang ia gengam ..
Di foto itu tampak tiga orang wanita sedang tersenyum..
Tiba-tiba ia berkata :
""Maafkan aku ...!!!"" Ucap seseorang
Rupanya wanita itu sangat sedih dan frustasi terlihat banyak bekas goresan di tangan kirinya, entah goresan apa itu tampak seperti sengaja ia lakukan ..
"Apa yang harus aku lakukan ..??"
"Aku bingung ...!!!" Ucap wanita itu dengan suara yang lirih
Saat itu ia mencoba mengaktifkan kembali handphone nya yang sudah lama tak ia nyalakan ...
Saat hape nya menyala ternyata banyak sekali pesan yang masuk saat itu ..
.
.
.
Tanggal 03 Maret
[Dari Rara ..
Yas, kamu kenapa gak masuk kerja ??]
Tanggal 03 Maret
[Dari Meyla ...
Loe dimana sih yas, knp gak masuk22 kerja ?? Loe sakit ..??]
Tanggal 03 Maret
[Dari Rara ..
Yas,, kenapa hp loe gak aktif ?? Loe sakit yas ?? Atau kenapa?? Gak biasanya loe gak ada kabar, kita khawatir sama loe ..]
Tanggal 04 maret
[Dari Meyla ..
Yas, loe lagi apa ?? Gimana keadaan loe sekarang ?? Besok masuk kan ??]
Tanggal 04 maret
[Dari Rara ...
Yas loe besok masuk kan?? ]
Tanggal 05 maret
[ Dari Rara
yas, kenapa hape loe gak aktif terus sih ..?? Kita khawatir, loe kenapa .. Loe baik22 aja kan??]
Tanggal 05 Maret
[Dari Meyla
Yas, loe di tanyain sama bagian sdm tuh, gue bilang loe sakit .. besok loe masuk kan ??]
Ternyata pesan itu dari kedua sahabatnya, mereka tak pernah sekali pun tak menanyakan kabar nya, hingga mereka mencoba beberapa kali mengirimnya pesan ..
Tyas saat itu hanya menangis sejadi-jadinya, ia membaca kembali pesan text itu ..
Ternyata ada pesan dari seseorang juga ...
Tanggal 07 Maret
[Dari 0822******8*
Tyas, ini aku Reyhan kamu sebenarnya dimana? Kasihan rara dia sangat sedih .. kalau kamu butuh bantuan hubungi aku !!!]
"Kenapa reyhan tahu no ku ..??!" Gumam tyas
"Apa mungkin dari rara ..??" Imbuhnya
"Tapi mana mungkin ..?? Ujar tyas
__ADS_1
Ternyata pesan itu dari Reyhan, tyas tak menyangka kekasih sahabatnya begitu perhatian padanya ..
Ia pun tak tahu rey mengetahui no nya dari siapa ..
Tyas saat itu tampak masih menangis tak mau berhenti, sepertinya air mata nya tak bisa ia bendung..
Hingga akhirnya ia tertidur sambil memeluk foto itu ..
Disisi lain tampak dua orang pria sedang memata-matai rumah itu, mereka menggunakan pakaian serba hitam (kaya yang mau ke makam aja ... hehehe....)
Terlihat pula seseorang itu sedang menelfon ...
"Boss, saya sudah tau keberadaannya .." ucap pria tersebut
.............................................................
"Baik bos laksanakan" jawab pria itu
Mungkin pria itu suruhan seseorang, atau mungkin hanya memata-matainya saja ..
Entahlah mereka itu suruhan siapa sebenarnya ... !!!
Pagi itu, rara masih melamun memikirkan keberadaan tyas sahabatnya, saat itu ia hanya duduk di teras rumahnya ..
Tak lama terdengar suara mobil tampak berada di garasi luar rumah mewah nya itu,
Mobil itu pun menyalakan klakson nya ...
*****tttttttiiiiiittttttttitiiiiiiiiiiiiittttt*******
Sepontan rara yang masih melamun menjadi terkejut, ia melihat mobil berwarna putih tampak berada di parkiran luar rumahnya ..
Ia masih menatap pekat mobil itu, rupanya ia tak mengenal siapa pemilik mobil tersebut ..
"Mobil siapa yaa ..??" Gumam rara
"Orang iseng kali .. lagian gue gak kenal sama pemilik mobilnnya" imbuh rara
Tak lama kemudian mobil itu menyalakan klaksonnya kembali ...
*****tttttttiiiiiittttttttitiiiiiiiiiiiiittttt*******
"Apaan sih ... ?? Iseng banget, bikin kaget aja .." Ucap rara seketika suaranya berubah kesal
Ia pun menghampiri mobil itu, kebetulan mang udin sedang keluar mengantar bi sri ke pasar, sehingga mau tidak mau ia harus membukakan pagar rumah itu ..
Tadinya ia mencoba hendak menegur si pemilik mobil itu ..
Namun saat seseorang membukakan kaca mobilnya tampak wajah seorang pria yang ia kenal ..
"Loh mas niko .." ucap rara terkejut saat melihat sosok niko yang tiba-tiba ada di depan rumah nya
"Iya raa, masa gak kenal sih ..??" Tanya niko
"Abis nya mobilnya beda sih mas, ada perlu apa mas tumben pagi-pagi gini kesini??!" Kata rara
"Gak di persilahkan masuk dulu nih ..??" Rayu niko
"Oh ... iya lupa, silahkan masuk mas ..!!" Kata rara sambil mencoba membukakan pagar rumah nya
Niko pun sudah memarkir kendaraan miliknya, niko tampak sedang duduk di ruang tamu rumah rara, ia masih sibuk memainkan smartphone kesayangannya ..
Tak lama kemudian rara keluar dari dapur dan membawa nampan yang berisi minuman,.
"Silahkan di minum mas ..!!" Ucap rara sambil menyodorkan gelas pada niko
"Makasih loh ra, sampai repot-repot buatin saya minum.." jawab niko sambil tersenyum
Seketika niko langsung meminum nya...
"Wahh enak sekali kopi buatan mu ra .." puji niko
"Hahaha ... bisa aja mas niko .." kata rara
"Ihh ... beneran ra, kaya nya bakal ketagihan nih kopi buatan kamu .." ucap niko mencoba merayu rara
"Hehe .. boleh boleh" jawab rara singkat
" oh iyya , bi sri kemana ra, kok gak keliatan .. ??" Tanya niko sambil basa-basi kala itu, ia tak mau tampak terlihat sengaja ingin menemui rara saat itu ..
"Lagi ke pasar mas, baru berangkat .. ehh tadi rara tanya kok belum jawab .. mas niko pagi-pagi ada perlu apa ke sini tumben loh ..??!" Masih tanya rara yang penasaran
"Itu .... itu .... tadi abis nyari makanan ra, sengaja juga pengen jalan-jalan pagi, kebetulan gak sengaja lewat rumah kamu, saya mampir aja siapa tau kamu ada di rumah .." jawab niko mencoba berbohong
"Ohh ... kirain" jawab rara singkat
"Kirain apa ra ..?? Kirain saya kangen sama kamu .. ?? Itu maksudnya ?? Hehehe ..." Ucap niko seraya membuat suasana agar tak canggung kala itu
__ADS_1
"Hehehe .. bisa aja mas niko, oh iya gimana kabar tentang tyas mas ..?? Sudah sejauh mana pencariannya ??" Tanya rara penasaran
"Anak buah saya belum menemukan keberadaan tyas ra, mereka masih menelusurinya, nanti kalau sudah ada kabar selanjutnya, saya pasti kabarin kamu duluan .." ucap niko
"Iya mas, makasih ya sebelumnya udah bantu cari tyas, maaf juga udah rara repotin terus .." Kata rara
"Yaammpun ra, gak apa-apa kali, kaya kesiapa aja .. lagian tyas juga kan karyawan saya.." jawab niko
Saat itu mereka tampak asyik mengobrol, entah apa saja yang mereka bicarakan..
hingga saat itu mereka tak mendengar ada suara mobil yang masuk ..
Rey pun tiba di rumah rara saat itu, ia tampak heran tak biasanya pagi-pagi ada mobil yang terparkir di rumah rara selain mobil milik kekasihnya.
Rey pun masuk kedalam rumah itu kebetulan pintu rumah rara tak di tutup, mungkin rara sengaja membukanya karena saat itu di rumah nya tak ada siapa-siapa hanya ada dia dan niko ..
Rey tampak heran saat itu .. !!!
"tumben pintunya gak di tutup atau mungkin rara ada tamu ..??" Gumam nya sambil bertanya dalam hati
"Tapi siapa pagi-pagi gini yang datang .." imbuh rey
Ia pun melangkah masuk saat itu, saat rey hendak mengucapkan salam ...
"Asallllaaaaamm........." belum sampai ia mengakhiri salam itu tiba-tiba ia berhenti seketika, ia terkejut melihat rara bersama seorang pria di dalam rumah itu, rara tampak sedang tertawa bersama dengan pria itu ..
Rara yang mendengar suara seseorang tiba-tiba berhenti dan melirik asal suara itu, ternyata rey kekasihnya datang..
Saat itu rara tiba-tiba menjadi terkejut, wajahnya berubah seketika seperti wajah seseorang yang ketahuan berselingkuh ..
Rara langsung berdiri dan menghampiri rey yang masih sedang berdiri di depan pintu, ia pun masih bingung dengan apa yang hendak ia katakan saat itu ..
"Saaaa...yyyaaanng... kok kamu gak ngabarin dulu kalau udah pulang ..??!" Tanya rara dengan suara yang terbata-bata
"Emang nya harus yaa ngabarin dulu ..?? Kan biasanya aku langsung datang aja ke sini .." jawab rey ketus, saat itu hatinya di penuhi dengan rasa cemburu ketika melihat kekasihnya bersama dengan pria lain ..
Niko yang melihat rey saat itu hanya terdiam, ia masih saja duduk dengan santainya di kursi itu ..
"Duduk dulu yuk, aku buatin minuman yaa .." Rayu rara pada kekasihnya
Rey yang masih kesal pun mau tidak mau menuruti ucapan kekasihnya itu ..
Setelah itu rara tampak pergi ke dapur untuk membuatkan rey minuman, namun di sisi lain rey yang tak terima dengan kehadiran niko saat itu, ia mencoba mengajukan pertanyaan pada sosok niko ..
"Ngapain pagi-pagi datang kerumah cewek orang ..??!" Tanya rey dengan nada ketus nya
Sebenarnya rey itu orang yang baik, ia tak pernah berbicara kasar pada orang lain, mungkin baginya saat itu niko sudah keterlaluan padanya, ia tak terima kekasihnya di rayu oleh orang lain, sehingga rey yang baik pun menjadi sangat marah ..
"Loh, emang nya gak boleh yaa ?? Lagian rara nya juga gak keberatan gue datang .." jawab niko dengan santainya
"Iya rara yang gak keberatan, tapi gue yang keberatan loe dateng .." ucap rey mencoba meninggikan suaranya
Rara masih berada di dapur saat itu, mungkin jarak dapur dan ruang tamu di rumahnya cukup jauh, sehingga ia tak mendengar obrolan mereka.
"Sabar bro,, lagian gue cuman mau numpang minum aja disini.." ucap niko masih dengan nada santainya
"Gue tau maksud loe selama ini, loe coba deketin cewek gue kan ..??!" Tanya rey penasaran
"Itu loe tau ... masih tanya juga .." Jawab niko
"Berengsek yaa,, jangan harap rara mau sama loe .. lagian sebentar lagi kita mau menikah, jangan harap loe bisa rebut rara dari gue ..!!" Ucap rey yang mencoba menarik kerah baju niko saat itu
"Masih yakin bakal nikah sama rara ..?? Kalau rara sampai tahu apa yang udah loe lakuin sama tyas loe mau apa ..??!" Jawab niko sambil berbisik di telinga rey saat itu, ia sepertinya mencoba mengancam rey ..
Spontan rey terkejut, rey hanya terdiam, ia tak mengatakan sepatah kata pun saat itu ..
Ia masih terkejut bisa-bisanya niko mengatakan hal seperti itu padanya ..
Ia tak mengerti niko tahu dari mana kejadian itu, tak mungkin jika tyas yang mengataknnya..
"Kenapa niko bisa sampai tahu ..??" Gumam rey
"Lagian gak mungkin tyas yang kasih tahu.." imbuh rey dalam hatinya
Tak lama kemudian , rara muncul dengan membawa nampannya saat itu ..
Rey yang tampak gelisah hanya duduk dan terdiam..
"Sayang .. ini minumannya .." ucap rara padanya
Niko yang melihatnya tampak menyungging kan bibir nya saat itu, seperti tak menyukai nya ..
Namun jauh di lubuk hatinya, ia merasa puas secara tidak langsung sudah membuat rey kalah darinya..
Saat itu sepertinya niko hendak pamit pada rara, ia tak mau jika keberadaanya menjadi mengganggu mereka, walau ia sadari memang ia sudah menganggu hubungan rara dengan rey ..
niko pun pamit dan meninggalkan kediaman rara..
__ADS_1
Namun disisi lain nampak rey yang masih saja melamun dan terdiam.