Aku Diantara Tiga Pria Tampan

Aku Diantara Tiga Pria Tampan
MISTERI TYAS ... !!!!


__ADS_3

Tiga hari telah berlalu, namun tak terdengar kabar sedikit pun dari Tyas..


Ia sama sekali tak pernah menghubungi kedua sahabatnya saat itu..


Pihak kantor pun menanyakan perihal keadaan tyas yang tak pernah masuk dan tak memberi kabar pada pihak SDM..


Saat itu kami berencana untuk mengunjungi rumah tyas selepas bekerja ..


"Ra .. pulang kerja jadi kan ke rumah tyas ??!!" Tanya meyla pada rara


"Jadi mey, nanti loe tunggu aja dii bawah yaa (mungkin menurut rara lobby perusahaanya) soalnya gue pasti sedikit terlambat .." jawab rara


"Bukan rara namanya kalo gak pernah ontime.." kata meyla mencoba mengkritik rara saat itu


"Hahaha ... gue kan banyak kerjaan mey, emang nya loe !!!" Jawab rara


Sore pun tiba, mereka berniat hendak pergi kerumah tyas saat itu ..


Namun terdengar suara seseorang yang tampak tak asing di telinga mereka ..


"Raa ...." sapa niko


Rara dan meyla yang tampak berjalan terburu-buru seketika menghentikan langkan mereka saat itu ..


"Iya pak ,, ada yang bisa saya bantu ..??" Jawab rara


"Kalian mau kemana ..?? Lagi buru-buru ..??" Tanya niko


"Oohhh ... kita ,,,, kita mau ke....." tampak wajah meyla seperti ragu mau menjawab nya saat itu


"Mau ke rumah tyas pak ..." sambung rara


"Oohh iiyaa, katanya tyas udah gak masuk selama 3 hari yaa .. ?? Kenapa dia .. ??" Tanya niko penasaran


"Iiiiittttuuuuu ..... kami juga gak tau pak" jawab meyla dengan nada yang terbata-bata


"Boleh saya ikut .. ?? Saya ingin tau alasan tyas tak pernah masuk kerja .." pinta niko


Seketika rara dan meyla tampak bingung akan menjawab apa ..


"Boleh pak ..." jawab rara tampak ragu-ragu


"Kalian bawa mobil ..??" Tanya niko


"Kebetulan saya bawa pak.." Jawab rara


"Biar pakai mobil saya saja ra, punya kamu taro di parkiran aja .. nanti besok pagi saya jemput kamu biar berangkat sekalian bareng .. !!" Kata niko


"Duuhh.. apa-apan nih pak niko, gue kan canggung kalo bareng dia" gumam rara dalam hati


Rara masih terdiam, rupanya rara sangat bingung saat itu ..


"Raa .. gimana ?!" Tanya niko balik


"Eehh ... iya pak boleh" jawab rara singkat


Saat itu mereka pergi menggunakan mobil niko, rara tampak duduk di kursi depan bersama niko, dan meyla duduk di kursi penumpang ..


10 menit sudah mereka sampai di kediaman tyas..


Meyla mencoba mengetuk pintu rumah itu ..

__ADS_1


****toookkktoookktoookkk ....****


Tak lama kemudian keluarlah seseorang saat itu, ternyata bu fatimah ibunda Tyas yang membukakan pintu.


"Sore tante ..."sapa tyas dan meyla


"Sore...tante kira siapa yang dateng" Ucap bu fatimah


"Yuk masuk, tumben ada acara apa mampir kesini ..?!" Tanya bu fatimah


"Gak ada acara apa-apa tant, cuman mampir aja sekalian pulang kerja mau jenguk tyas ..." jawab rara


"Tyas ..?? Loh emang tyas kenapa??" Tanya bu fatimah, yang terlihat seolah-olah kebingungan mendengar perkataan kami barusan


"Tyas udah 3 hari ini gak masuk kerja tant, kami khawatir takut tyas kenapa-kenapa, soalnya tyas susah di hubungi hape nya juga gak aktif.." kata meyla


Seketika wajah bu fatimah berubah ia spontan terkejut mendengar ucapan meyla ..


"Maksudnya gimana nak meyla, bukanya tyas saat ini tinggal di rumah nak rara ?? " tanya bu fatimah heran


Kami pun kaget saat mendengar ucapan ibunda tyas saat itu, kami tak faham dengan apa yang bu fatimah katakan..


Rara, meyla dan bu fatimah mengobrol cukup serius saat itu kami menceritakan kejadian sebenarnya pada beliau..


Bu fatimah pun sangat terkejut mendengarnya, ia tak mengira bahwa tyas sungguh membohonginya ..


Wajahnya tampak pucat, badan nya tampak lemah seperti tak bersemangat kala itu ..


Kami sangat kasihan padanya,namun kami pun tak menyangka pada tyas selama ini ..


Kami kira tyas selama ini sudah jujur pada kami, malah kenyataannya ia sudah membohongi kami..


Sepanjang jalan pak niko tak menanyakan sepatah kata pun pada ku dan meyla, seprtinya ia ingin menghargai privasi kami saat itu, meyla hanya menangis saat berada di mobil pak niko saat itu ia merasa sedih, aku pun yang awalnya tegar seketika air mata ku jatuh menetes ..


Pak niko hanya mengusap punggung ku, nampaknya ia mencoba menghiburku agar tak menangis saat itu ..


Setelah perjalanan dari rumah tyas selama 15 menit, meyla pun sudah sampai tepat di depan rumahnya,ia berpamitan pada kami dengan wajah sedihnya ..


Kini hanya tinggal kami berdua di dalam mobil itu ..


Aku sama sekali tak bisa menghentikan air mata ku saat itu, aku merasa seolah-olah tyas mencoba menutupi masalahnya pada kami..


"Tapi apa ??"


"Kenapa tyas seperti ini ..??"


"Sebenarnya Tyas tinggal dimana selama ini ... ???"


Hanya pertanyaan itu yang muncul dalam benak ku


Sepanjang jalan pak niko tampak perhatian pada ku, ia menyodorkan minuman, mengusap-usap punggung ku mungkin sudah tak terhitung berapa kali ia mengusap ku ..


Aku sama sekali tak menghiraukannya saat itu, aku masih saja fokus memikirkan tyas..


"Raa, sudah jangan menangis !! Insyaallah nanti aku coba bantu buat cari Tyas yaa .. !!"" Kata-kata yang pertama pak niko ucapkan selama di perjalanan itu


Aku hanya mengangguk saja ..


Tak lama kemudian aku sampai di rumah, saat pak niko hendak membukakan pintu mobilnya aku melihat ada mobil merah yang ter parkir di garasi rumah ku ..


Saat itu pak niko tetap mengelus pundak ku saat aku turun dari mobilnya, tak ku sangka sesorang mulai mendekat aku hanya melihat langkah kaki nya yang semakin mendekat, dan saat aku mencoba mengangkat kepala ku rupanya ia Rey yang dari tadi sudah menunggu kehadiran ku ..

__ADS_1


Sepontan aku pun terkejut, namun aku masih dalam keadaan menangis saat itu ..


"Kamu kenapa sayang ..??" Tanya rey pada ku, seketika ia langsung memegang tanganku


Pak niko yang melihat rey pun, tiba-tiba ia langsung pamit begitu saja..


"Ra saya pulang yaa .. jangan sedih terus yaa ..!" Ucap pak niko dengan suara lembutnya, ia begitu perhatian


Rey yang melihat pak niko saat itu, tampak wajah cemburunya..


Tak lama kemudian mobil yang di kemudikan niko pun sudah tak nampak..


Aku dan rey pun berjalan masuk kedalam rumah, rey hanya memegangi tangan ku ..


Ia belum berbicara sepatah katapun pada ku, saat itu aku hendak naik menuju kamar ku namun tak ku sangka rey mengikuti ku dari belakang ..


Mungkin ia terkejut melihat ku pulang kerja dengan keadaan menangis seperti ini, sesampainya di kamar aku langsung pergi mandi dan menunaikan sholat maghrib saat itu..


Begitupun dengan rey, ia ijin ikut sholat juga di kamar ku ..


Setelah aku menunaikan ibadah, rey hanya melihat wajah ku saat itu hingga ia mulai memberanikan diri bertanya pada ku ..


"Sayang sebenarnya ada masalah apa .. ?? Baru kali ini aku melihat mu menangis .." tanya rey begitu perhatian pada ku


Aku yang merasa hati ku sudah mulai tenang, mencoba menceritakan kejadian di rumah tyas tadi sore..


"Sepertinya tyas kabur dari rumah, dia bilang pada ibu nya tinggal di rumah ku selama 3 bulan ini, aku tak mengerti kenapa tyas berbohong seperti itu ??" Jawab rara tampak sekali wajah sendu nya


"Jadi tyas berbohong dan bilang kalau dia tinggal di sini sudah 3 bulan ?? Trus kalian tau skrg tyas tinggal dimana..??" Tanya reyhan rupanya ia pun tampak terkejutnya seperti kami


"Aku tak tahu, meyla pun tak tahu, tyas 3 hari ini tidak masuk kerja, handphone nya pun tak pernah aktif .." kata rara


"Aku mengerti sayang kamu mungkin sangat sedih saat ini, aku janji aku akan bantu cari tyas yaa ..!!" Ucap rey mencoba menghibur rara


"Makasih yaa sayang ... " kata rara


"Sayang boleh aku tanya, kenapa kamu tadi pulang di antar niko ..??" Tanya rey penasaran, rupanya rey tahu niko adalah atasan ku saat ini


"Tadi saat kami mau pergi, tiba-tiba pak niko mendengar obrolan ku dan meyla, ia berniat mengantar kami dan menanyakan alasan tyas yang tidak pernah masuk kerja.." jawab rara


"Oohh .. rupanya seperti itu, aku fikir dia suka sama kamu yank..." ucap rey


Aku hanya terdiam, aku sebenarnya ingin berbica terus terang pada rey, bahwa pak niko itu pernah mengatakan cinta pada ku, namun aku urungkan untuk mengatakannya, aku tak mau nanti rey salah faham pada kami.


Malam itu aku tertidur pulas, mungkin aku lelah karena menangis, seumur hidup ku aku hanya pernah menangis yaitu saat kepergian orang tua ku dan sekarang aku menangisi keberadaan sahabatku yang sama sekali tak aku ketahui..


Di saat itu .. !!!


*****dddrrreeettt ddrrreeetttt.....****


Ternyata ada pesan masuk dari hape rara, rey mencoba membuka pesan itu ..


[Ra,, kamu sudah baikan ..?? Jangan sedih aja yaa, nanti aku coba cari tahu tentang tyas.. kamu yang semangat yaa !!]


Itulah isi pesan dari niko malam itu ..


Rey tampak nya tak menyukainya, ia merasa cemburu saat melihat pesan itu, ia mencoba menghapus nya namun ia urungkan sehingga membiarkan pesan itu sudah terbuka begitu saja ..


Dan tak lama, rey pun pulang karena hari itu sudah begitu malam, ia tak berniat menginap di rumah rara karena besok ia ada acara meeting di luar kota selama 3 hari ..


Mungkin sebelum ia berangkat besok, rey berniat ngin bertemu dahulu dengan pujaan hatinya ..

__ADS_1


__ADS_2