Aku Diantara Tiga Pria Tampan

Aku Diantara Tiga Pria Tampan
MENUNGGU SESEORANG !!


__ADS_3

Rara sedang duduk sendiri di depan teras rumah nya, sambil menunggu rey datang ia mencari aktivitas baru nya yakni memainkan permainan game di smartphone nya.


Rey yang sudah tak sabar ingin cepat-cepat menjemput rara akhirnya tiba.


Ia mengenakan kemeja polos yang tampak sederhana, namun wajah nya saat itu terlihat sangat tampan dan berkharisma.


Wajar saja rara pun merasa sedikit tertarik padanya.


Rara tidak menyadari sebuah langkah yang semakin mendekatinya.


*tuuukk ttuukk ttuukk" suara langkah sepatu tepat di hadapanya


"Hay ra.." Pria tampan itu menyapa Rara


Mendengar ada yang menyapanya, Rara pun mencoba mengangkat wajahnya


"Ohh.. hayy" Rara tampak terkejut dengan kedatangan Rey, ia masih tak menyangka bakalan ada seorang pria yang dtg kerumah nya selain pak asep dan pak udin para penjaga di rumah nya.


"Udah siap ra?!" Tanya rey pada rara


"Udah rey" jawab nya singkat


"Udah cantikan ?!" Tanya rey pada nya


"Menurut kamu gimana rey?!" Tanya rara balik, sambil penasaran tentang penampilanya pada rey.


"Luar biasa, kamu cantik seperti pertama kita ketemu .." Jawab rey sambil memuji rara


Seketika wajah rara berubah menjadi merah (antara malu dan senang)


"Kok bisa masuk sih?!" Tanya rara yang masih heran, melihat keberadaan rey


"Iya itu kebetulan pagar rumah mu gk di kunci, maaf yaa aku langsung masuk aja" Ucap rey sambil meminta maaf pada rara


"Gak apa-apa kali, mungkin mang udin kaya nya lupa belum di kunci" Jawab rara sambil memasukan Smartphone pada tas nya.


"Trus pake apa kesini?" Tanya rara yang penasaran


"Mobil ku, aku parkir di luar ra" Jawab Rey


"Mau berangkat sekarang Ra?" Imbuhnya


"Boleh rey" Jawab rara singkat


Saat itu rara memilih menggunakan dress berwarna pink, dress yang ia kenakan cukup sopan tak terlalu panjang juga tak pendek tepatnya panjang nya di bawah lutut.


Ia padu padankan dengan blezer hitam yang serasi dengan dress polosnya, rambut panjang terurai membuat rara kian tampak cantik dan anggun.


Namun tak semewah tampilan nya saat pergi ke clubing kemarin, kini pemilihan aksesories pun hanya sekedar pemanis tampilan saja mungkin agar terlihat makin sempurna baginya.

__ADS_1


Ia hanya mengenakan kalung tipis seperti biasa, anting kecil dan jam tangan biasa namun masih tampak terlihat mewah.


Wajar saya barang-barang rara nampaknya memiliki nilai yang cukup fantastis, walaupun terlihat biasa saja namun siapa sangka semua itu barang branded pantas saja terkadang banyak orang yang melirik rara, mungkin bukan hanya karena mengagumi wajahnya yang cantik bisa jadi mereka tau bahwa yang ia kenakan dari atas kepala sampai ujung kaki bukanlah barang-barang murahan sehingga membuat orang tak berkedip jika melihatnya.


"Ra kamu cantik banget hari ini" puji Reyhan


Sambil mencoba membantu membukakan pintu mobil nya untuk Rara kala itu.


Ia tampak gesit, dan terlihat sangat perhatian padanya.


Padahal ini bukan pujian dia yang pertama kali, sebelumnya reyhan sudah memuji rara saat pertama datang, "sepertinya rey benar-benar menyukai ku" ucap rara dalam hatinya


"Makasih loh .." Jawab rara singkat


Sambil menaiki mobil mewah merek fer**ri milik rey.


Di dalam mobil mereka hanya terdiam, sesekali rey yang mengajak rara ngobrol duluan, mungkin rara masih merasa gugup karena bagi rara keluar rumah dengan pria yang baru ia kenal adalah pengalaman pertama kalinya bagi rara.


Tiba saatnya mereka di kafe milik teman rey, perjalanan yang lumayan cukup lama 30 menit mereka tempuh mungkin karena jarak rumah rara yang lumayan jauh membuat mereka berlama-lama di jalan..


Hingga akhirnya mereka memesan makanan, dilihatnya rey begitu sangat telaten & sangat perhatian pada rara, sesekali dia mencoba membantu memotong steak sapi milik rara, membantu rara duduk, bahkan membantu rara menyodorkan gelas minumannya saat rara hendak membawa gelas tersebut.


Begitu terkejut nya rara melihat sikap rey yang sopan, selama 20 tahun ini rara baru menemukan sosok laki-laki yang membuat nya merasa di istimewakan, seolah-olah ia merasa menjadi seorang ratu hari itu.


"Hay Rey, Apa kabar?" sapa wanita cantik berbaju sexy itu, sambil menyodorkan pipi mulus nya untuk cipika cipiki dengan reyhan, mungkin tanda ber salaman bagi mereka seperti itu.


"Gue juga baik Rey, iya nih skrg gue lg fokus dulu jagain kafe, bokap nyuruh gue milih antara bisnis sama kawin, males banget kan" Jawab Siska


"Yaudah mending fokus aja bisnis, toh kafe loe laris banget kan" Ucap Reyhan,


"Eehhh btw kenalin nih Sis, ini Rara temen deket gue" imbuh Reyhan padanya sambil mencoba memperkenalkan kami.


"Rara.." Ucap rara sambil menyodorkan tangan nya pada siska,


"Salam kenal saya siska.." Jawab siska yang sebenarnya penasaran dengan sosok rara


"Temen apa temen nih? Tar jadi demen nih?!" Tanya siska pada Reyhan, sambil menyenggol-nyenggol tangan Reyhan seolah-olah ingin menggali lebih dalam tentang situasi kami saat itu.


"Pokok nya ada aja" Jawab Reyhan singkat, sepertinya rey mulai menyadari siska menjadi pengganggu kecan pertamanya dengan Rara.


"Haha .. baiklah, kalian lanjut yaa sorry ganggu, have fun ya Ra .. awas hati-hati loeh sama Rey..!! Ucap siska, seolah-olah seperti orang yang sedang cemburu melihat kami.


Saat itu aku hanya tersenyum, dan bingung harus bersikap seperti apa.


Toh emang kenyataanya aku dan rey cuman teman, dan kita baru kenal.


"Ooppss becanda loh Ra, baik-baik ya sama Rey .. yaudah yaa bye ..." imbuh Siska lagi sambil melambaikan tangan nya pada kami, tanda ia akan meninggalkan meja yang kami tempati saat itu.


Rey seperti nampak kebingungan harus menjelaskan situasinya dari mana.

__ADS_1


Situasi Rey tak cukup bagus kala itu, karena kehadiran siska yang mengganggu pertemuannya dengan Rara membut Rey menjadi kesal padanya.


"Maaf yaa Raa..tadi itu Siska dia temen kecil ku, kami sudah seperti saudara, orangtua nya temen baik papi ku, jadi maaf yaa kalo tadi sikap siska seperti itu sama aku" Tiba-tiba Rey memulai percakapan kembali, ia terlihat tak enak pada ku sepertinya takut aku salah faham padanya, sehingga dia menceritakan semuanya pada ku.


"Iiihh gak apa-apa kali Rey, toh kita emang baru kenal kan, lagi an siska itu cantik kalo emang ada apa-apa sama kamu juga gk masalah kok" Jawab ku enteng, padahal sepertinya aku mulai merasakan sesak dalam hati ku.


Ku akui siska memang cantik, bahkan dia sexy, body nya yang aduhai membuat ku terpesona seketika, padahal aku ini seorang wanita, apa lagi pria yang melihatnya mungkin sudah jatuh cinta padanya.


Siska beda sekali dengan ku, penampilannya yang anggun memancarkan aura ke sexy an nya yang luar biasa, make up yang lumayan cukup tebal membuat pria mungkin tergoda-goda olehnya.


Apa daya aku hanya butiran debu kali 😂 melihat siska seolah-olah membuat Rara menjadi minder kala itu.


"Demi Tuhan Ra, dia itu sahabat ku, lagian aku gk pernah tertarik sama Siska dia cukup jadi teman saja bagi ku gk lebih dari itu. Aku tertarik nya cuman sama kamu ra.." Ucap Reyhan yang berusaha meyakinkan ku


"Deeeeggggg ... !!"


Jantung Rara seolah-olah seperti mau copot, sikap rara mulai tak karuan, ia bingung harus ngomong apa, jauh di lubuk hati rara sebenarnya ia merasa sudah cocok dengan Reyhan namun ia masih ragu untuk menerimanya karena Siska.


"Hehe , iya rey aku percaya sama kamu kok" Jawab Rara sambil mencairkan suasana kembali.


"Terus .. jadi gimana ra?!" Tanya Reyhan


"Gimana apanya rey?!" Rara malah tanya balik


"Kamu mau gak jadi pacar ku?!" Tanya Rey lagi


"Gimana yaa, aku bingung sebenarnya, jujur aja aku belum pernah pacaran selama ini, masih bingung kalo nanti punya pacar harus seperti apa?!" Jawab rara dengan nada suara lembut, dan mimik muka lugu nya sehingga membuat rey tertawa.


"Hahaha.. yaampun Ra, kamu itu lucu banget yaa, Mana ada jaman sekarang cewek di tembak cowok malah nanya balik sama cowok nya?! Dasar yaa kamu itu .. " Ucap Reyhan yang merasa gemash dan mencoba mengacak-acak rambut Rara.


Tandanya itu kalo cowok syg sama cewek tuh kaya gitu, biasanya suka acak-acak rambut soalnya author pernah ngalamin juga sih !!


Hehehe ...


Masih fokus pada kisah Rara dan Reyhan yaa 😊


Kala itu tanpa basa-basi Rara menerima permintaan Reyhan untuk menjadi kekasih nya,


"Iyaa aku mau" jawab Rara hanya dengan jawaban singkatnya membuat Reyhan seolah-olah merasa melayang, membuat nya merasa laki-laki paling beruntung di dunia.


"Makasih ya Ra, kamu udah mau jadi pacar aku" Ucap Reyhan yang langsung memegang tangan rara seolah-olah merasa bersyukur karena di terima cintanya.


"Iya sama-sama" Jawab Rara masih dengan sikap polos nya.


Akhirnya Rara punya kekasih, kini Rara gak jomblo lagi guys kasian Tyas jomblo seorang diri nih ...


Hehe


Next aku kasih bocoran tentang Siska yaa 😉

__ADS_1


__ADS_2