Aku Diantara Tiga Pria Tampan

Aku Diantara Tiga Pria Tampan
BAHAGIA PART 1


__ADS_3

BAHAGIA PART I


Pagi itu rara membuka matanya ia merasakan ada seseorang yang sedang memeluknya dengan erat, ia begitu bahagia saat pertama kali membuka matanya tampak seseorang yang ia sayangi tepat berada di sampingnya.



Rara melihat jam di dindingnya menunjukan pukul 05.00 kala itu, ia mencoba bangun dari tempat tidurnya, namun rey yang masih tertidur semakin memeluknya erat ..


Sepertinya rey tampak merasa nyaman kala itu ..


Rara sangat bersyukur saat itu, rara percaya bahwa rey sosok pria yang baik dan bertanggung jawab, buktinya ia menepati janji nya ..


Ia sama sekali tak melakukan hal yang tak diharapkan rara ..


"Ternyata kamu benar sayang .." gumam rara



"Kamu tidak berbohong, dan benar-benar membuktikanya" imbuh rara



Rara masih saja menatap lekat wajah rey saat itu, ia semakin bersemangat saat ia membayangkan kelak jika ia sudah menikah dengan rey mungkin ia tiap hari akan melihat wajah tampan rey yang tertidur di sampingnya ..



Ia pun membayangkan saat itu bahwa ia akan menikah dengan rey dan hidup bahagia bersama anak-anaknya kelak ..


Rarapun seketika tersadar dari lamunannya ..


"Aduhh ... apa-apaan sih, udah mikir yang enggak-enggak" gumam rara sambil menepuk-nepuk kening nya


Ia merasa malu sendiri kala itu ..


Ia pun tertawa sendiri ..


"Heheheheh ....." wajahnya tampak memerah saat itu


Rara yang sedari tadi masih menatap wajah rey tiba-tiba tertawa kembali ..


"Haha ... lucu sekali dia, tidurnya sudah seperti bayi saya" gumam rara


Ia merasa rey benar-benar lucu saat tertidur, wajah nya yang mungil dan tampan benar-benar penampakan yang sempurna pagi itu ..


Rara pun bangun kembali dan pergi ke kamar mandinya ..


Ia hendak melakukan sholat subuh ,


Saat itu rey tak sengaja ikut terbangun, dan ia mencoba melepas pelukannya ..


"Udah bangun sayang??" Sapa rey dengan suara lembutnya, ia masih merasakan kantuk saat itu, ia mencoba membuka kedua matanya yang masih tertutup rapat ..

__ADS_1



"Iya yank, ak mau mandi dulu, kamu jangan lupa sholat !" Ujar rara



"Iya sayang sebentar lagi" kata rey yang masih berleha-leha di kasur


Rara sudah selesai mandi dan hendak menunaikan ibadah sholat subuh, begitu pun sama hal nya dengan rey ..


(Eiittssss ... btw mereka gak mandi bareng yaa ..) !!!!


"Sayang sholat nya bareng yaa .." ucap rey



"Maksudnya,?? Kamu mau imam-in aku .. ??" Tanya rara seperti tak percaya . .



"Iya, aku mau belajar biar nanti pas nikah aku sudah bisa jadi imam yang baik buat kamu .." kata rey



Rara merasakan detak jantung nya seolah-olah berdegup kencang, wajahnya seketika berubah menjadi merah ..


Ia seperti tak percaya dengan apa yang rey ucapkan barusan ..


"Haha .. kamu bisa aja yank" kata rara tersipu malu


Merekapun menunaikan ibadah sholat subuh bersama saat itu, tampak nya rey sangat serius dengan hubungannya, ia berniat akan meminang kekasihnya ..


Ia akan mencoba membujuk ibunya agar bisa merestui hubungannya dengan rara, sehingga ia bisa cepat-cepat menikahi rara, rey nampaknya sudah tak sabar ingin terus bersama dengan rara sehingga ia yang tak pernah berhubungan serius dengan wanita lain, nampaknya ia benar-benar ingin serius dengan rara...


Setelah menunaikan sholat subuh rey berniat akan mengantarkan rara pergi bekerja, dan ia akan menjemputnya kembali, ia ingin seharian menjadi supir pribadinya ..


"Sayang aku anterin yaa ke kantornya " pinta rey


"Emangnya kamu hari ini gak ngantor?" Tanya rara


"Kebetulan hari ini aku mau bolos dulu, lagian kerjaan kan ada selly skertaris ku, biar dia aja yang handel.." kata rey


"Beneran gak apa-apa?" Tanya rara


"Serius sayang ,, aku anterin yaa" pinta rey


"Makasih yaa, udah mau anterin aku.." kata rara sambil mencium pipi rey saat itu


"Sama-sama sayang" Jawab rey yang seketika membalas ciuman rara


Bi sri yang sedang menyiapkan makannan hendak membangunkan nona mudanya saat itu, ia bergegas menaiki tangga ..

__ADS_1


Tak lama kemudian rara dan rey muncul di hadapanya, bi sri pun kaget melihat rey pagi-pagi keluar dari kamar rara saat itu ..


"Lohhh ... lohhh... kok aden ada di sini ?!" Tanya bi sri


Rara dan rey hanya tertawa saat itu ...


"Hehehhehe...."


"Bi sarapanya udah siap?!" Tanya rara


"Sudah non, makanya bibi mau bangunin non ke atas, rupanya non rara sudah bangun toh .. " jawab bi sri


"Bi tolong siapin juga yaa sarapan buat rey .." pinta rara


"Baik non" seketika bi sri turun dan menyiapkan sarapannya


Mereka pun tampak mengikuti bi sri turun dari tangga rumah mewah itu, rara dan rey tampak menikmati sarapan mereka kala itu ..


Bi sri yang masih merasa penasaran terkadang selalu mencoba curi-curi pandang pada majikannya itu ..


Dasar bi sri suka kepo ... !!!


Setelah itu rara bersiap-siap untuk pergi ke kantor, dan rey yang setia mengantar kekasihnya saat itu ..


#FLASHBACK SETELAH KEJADIAN#


Malam itu aku terkejut dengan sikap rey saat itu, ia seolah-olah seperti akan memakan ku .. !!


Aku spontan menolaknya untuk berhubungan layak nya suami istri..


Mungkin karena aku takut tak berani untuk melakukannya atau mungkin saja karena iman ku saat itu kuat ... hehehe


Aku takut sekali untuk melakukan hal seperti itu, aku sangat ingat apa yang sudah guru agama ku katakan ..


Bahwa allah akan melaknat orang-orang yang berbuat zinah ..


Walau aku sadar aku ini bukanlah orang yang suci, aku sadar sudah banyak sekali dosa yang telah aku perbuat hingga detik ini ..


Namun tak pernah terbayangkan dalam benak ku bahwa akan berbuat sejauh ini ..


Mungkin pacaran dalam benak ku hanya sekedar pegangan tangan, berpelukan dan bahkan berciuman tidak lebih .. Menurut ku itu hal yang wajar .. !!


Aku pun begitu terkejut saat rey ingin menginap di rumah ku kala itu, fikiran ku sudah tak karuan ..


Aku berfikir itu hanya akal-akalan rey saja untuk bisa tidur bersama sehingga saat aku tertidur ia bisa bebas melakukan aksinya pada ku ..


Ohhh ... rupanya aku salah, aku sudah berfikir buruk tentang rey .. !!!!!


Ternyata rey orang yang sangat baik, ia menepati janjinya kala itu .. ia tak menyentuhku sama sekali , dan aku merasa senang karena rey bisa mengendalikan nafsunya malam itu..


Aku akui aku begitu sangat mencintai rey dia adalah segalanya bagiku, ia yang merubah ku menjadi lebih baik, namun aku tak bisa memberikan segalanya yang aku punya pada rey ..

__ADS_1


Bukan karena aku tak mempercayainya .. karena selama ini aku memiliki prinsip dalam hidup, aku hanya akan melakukan hubungan seperti itu bersama suami ku kelak saat aku menikah nanti ..


Aku pun berharap semoga jodohku itu adalah rey .. !!!!


__ADS_2