
Pagi itu tampak seorang pria datang ke rumah bu Tuti, ia berpenampilan sangat rapih dengan menggunakan celana jeans hitam dan kemeja warna navy saat itu.
Wajahnya tampak sangat tampan dengan tatanan rambut hitam yang keren tampak seperti artis-artis hollywood diluar sanah, di tambah lagi dengan brewok tipis membuat tampilan itu semakin sempurna ..
****TTOOOKKK TTTOOOOKKK***
"Assalamu'alaikum .. " ucap arka memberi salam
Tak lama kemudian pemilik rumah pun membuka pintu, rupanya bu tuti tampak asing dengan wajah tampan itu.
"Mau ke siapa yaa .. ??" Tanya bu Tuti penasaran
"Maaf bu Tyas nya ada .. ??" Tanya arka
"Oh cari tyas rupanya, ada nak, silahkan masuk .. !!" Bu tuti pun mempersilahkan arka duduk
"Sebentar ya nak, saya panggil nak tyas dulu .. " imbuh bu Tuti
Tyas pun keluar dari kamar, ia tampak sudah berpakaian rapih walau pun tampak sekali baju itu terlihat longgar, maklum saja karena yang ia kenakan adalah baju pemberian bu tuti saat ia masih muda dulu.
"Udah lama nunggu .. ??" Tanya tyas basa-basi
"Nggak kok baru aja datang, sekarang mau aku anter kemana dulu yas .. ??" Tanya arka balik
"Maaf yaa aku ngerepotin kamu ka .. !!" Ucap tyas merasa tak enak pada arka
"Yaelah santai aja yas, kaya ke siapa aja sih .. btw yang tadi itu yang punya rumah ini yaa ??" Tanya arka penasaran
"Iya ka, itu bu tuti tetangga ku beliau baik banget sama aku sampai-sampai aku di kasih baju ini.." jawab tyas sambil menunjukan baju pemberian bu tuti yang ia pakai
"Syukurlah masih ada orang baik di dunia ini yas, hehe .. yaudah yuk kita berangkat takut keburu siang nanti .. !!" Ajak arka
Mereka pun pamit pada bu tuti si pemilik rumah itu, kebetulan bu tuti saat itu sedang ijin tak masuk kerja sehingga ia bisa membereskan keperluan tyas di rumah itu.
"Bu tyas pamit dulu yaa .. " ucap tyas dengan sopannya sambil menyalami bu tuti
__ADS_1
"Iya nak tyas hati-hati di jalan yaa, kalau ada apa-apa telfon ibu yaa .. !!" Jawab bu tuti penuh dengan perhatian
Tak lama kemudian mereka pun pergi, arka masih sangat penasaran dengan kejadian yang telah tyas alami saat itu, sehingga di perjalanan mereka tampak asyik mengobrol, tyas menceritakan kejadiannya saat itu hingga ia bercerita pada arka bahwa ia harus mengganti rugi rumah kontrakannya itu.
"Yas, kalau kamu butuh bantuan dana buat ganti rugi rumah itu aku ada kok .. " ucap arka tiba-tiba memawarkan bantuannya
"Gak kok ka, aku gak apa-apa, aku ada kok uang simpenan selama ini, cuman aku belum bisa cairin karena tabungan ku ikut terbakar juga.. " jawab tyas menolak
"Serius yas gak apa-apa pakai saja, kalau kamu butuh, anggap aja aku kasih pinjam kamu .. !!" Kata arka
"Gak usah ka, makasih banyak yaa, kamu udah baik banget sama aku .. maaf ya sepertinya aku gak bisa terima bantuan kamu .. " ucap tyas
"Yaudah yas kalau kamu butuh bantuan jangan sungkan yaa hubungin aku, aku bakalan siap bantu kamu kok .. " ucap arka mencoba meyakinkan tyas saat itu
"Iya makasih ya ka .." kata tyas
Tiga puluh menit sudah mereka menempuh perjalanan hingga saat itu mereka sudah sampai di kantor polisi, tyas saat itu menceritakan kronologi kejadian yang telah menimpa nya, hingga akhirnya petugas polisi pun memberikan bukti surat kehilangan barang-barang berharga miliknya.
Setelah urusan tyas sudah beres di kantor polisi ia bergegas untuk pergi ke bank saat itu, namun rupanya arka sudah merasa kelaparan siang itu ..
"Hayu mau makan dimana ka ..??" Tanya tyas
"Kita ke kafe S***** yuk !!" Ajak arka
Hanya butuh sepuluh menit untuk mereka sampai ke kafe tersebut, tyas dan arka pun menyantap makan siang mereka kala itu sesekali mereka mengobrol santai dan tertawa bersama.
Disisi lain tampak niko sedang berada tak jauh dari meja tyas saat itu, ia hanya memperhatikan tyas dan arka di kejauhan..
"Loh tyas sama siapa ..??" Gumam niko dalam hati
Setelah tiga puluh menit berlalu tyas dan arka pun meninggalkan tempat itu, hingga akhirnya tyas pergi untuk mengambil uang miliknya di bank.
Saat itu tyas menarik sebagian tabungannya untuk biaya hidup dan memberikan ganti rugi pada bu cici pemilik kontrakan tempat ia tinggal dulu, di tabunganya hanya ada 250 juta tyas tampak bingung sepertinya ia masih kurang untuk membayar ganti rugi pada bu cici kala itu.
Ia pun menarik tabungannya sebagian ia berniat untuk memberi DP saja sebesar 200 juta pada bu cici sisanya ia akan pakai untuk kebutuhan sehari-harinya dan menyewa kontrakan baru untuk ia tinggal.
__ADS_1
"Bu ini saya ada uang 200 juta dulu, tanda saya sudah berniat tanggung jawan pada ibu .." ucap tyas pad bu cici
"Baiklah, saya terima tapi nanti sisanya jangan lupa yaa .. !!" Jawab bu cici tegas
"Iya bu, saya janji saya akan melunasi nya, terimakasih banyak ya bu .. !!" Kata tyas
Saat itu tyas berniat untuk pindah dari rumah bu tuti namun sepertinya bu tuti tak mengijinkan nya untuk pindah, beliau tak tega melihat keadaan tyas saat itu.
"Nak tyas, sudah untuk sementara tinggal saja di rumah ibu, lagian kamu mau cari kontrakan dimana malam-malam gini .. ??" Tanya bu tuti yang bersikeras menyuruh nya tinggal di rumahnya
"Nanti tyas coba cari di gang sebelah bu, katanya ada rumah kosong yang mau di kontrakin .. tyas gak enak udah ngerepotin ibu terus .. " jawabnya
"Gak apa-apa nak tyas, ibu senang sekali ada kamu disini ibu merasa punya anak sendiri, ibu juga jadi gak kesepian lagi sekarang semenjak ada nak tyas disini.. " ucap bu tuti
Seketika tyas tak tega mendengar ucapan bu tuti saat itu, ia merasa bersalah kalau saja ia tak menuruti permintaan nya saat itu, ia pun berniat untuk menginap malam ini saja di rumah itu.
"Yaudah bu tyas besok pagi aja cari kontrakan nya, skarang tyas tidur di sini dulu yaa .. oh iya bu ini uang yang tadi pagi ibu kasih, tyas kembaliin lagi ini ada uang 3 juta buat ibu maaf tyas gak bisa kasih ibu jumlah yang besar .. " ucap tyas
"Yaampun nak tyas, gak apa-apa ibu ikhlas kok ibu kasih buat nak tyas saja, ibu mah ridho lilahi hita'ala gak apa-apa ambil lagi aja uang nya .. !!" Seketika bu tuti memberikan amplop itu padanya
Tyas pun mau tidak mau menerima kembali amplop itu karena bu tuti memaksanya, malam itu tyas lupa mengunci kamar tidur tempatnya karena ia merasa lelah dan ketiduran saat itu, hingga saat tengah malam pak dody mencoba memasuki kamar itu dan membuka pintu itu perlahan.
Saat itu tyas masih tertidur nyenyak, hingga ia tersadar ada seseorang mencoba menaiki ranjang tempat tidurnya ..
Tyas pun tersontak kaget, ia melihat wajah yang tak asing saat itu ..
"Pak apa maksud bapak masuk kamar saya ..??" Spontan tyas marah dan langsung beranjak dari tempat tidurnya
"Kan mau nemenin dek tyas tidur disini, bapak bosen bobok sama ibu terus .." seketika pak dody mendekati nya
"Jangan macem-macem ya, kalau bapak sampai macem22 sama saya, saya bakalan teriak biar orang-orang dateng buat gebukin bapak .. !!" Ancam tyas
"Yaelah gak asyik deh, padahal mau gue ajak senang-senang malem ini , dasar so suci kamu tyas, ccuuuiiiihhhh .. !!" Ucap pak dody murka, ia pun keluar dari kamar itu
Tyas pun buru-buru mengunci kamar itu, semalaman ia tak bisa tidur ia hanya menangis tak menyangka bahwa sikap pak dody akan seperti itu padanya.
__ADS_1
Sepanjang malam ia hanya bisa meratapi nasibnya yang seperti itu, hingga saat itu mata nya sudah sangat sembab mungkin karena ia terlalu lama menangis, hingga akhirnya ia pun tertidur dengan perasaanya yang tak karuan.