Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
satu


__ADS_3

matahari sedikit demi sedikit sudah tampak..terlihat gadis cantik yang baru bangun dari tidurnya...


"ah,,sudah pagi rupanya..aku harus cepat mandi dan munyiapkan sarapan..setelah itu aku akan langsung pergi ke kampus.."kata Rania kepada boneka kesayangannya...


Rania bergegas mandi dan setelah mandi memasak untuk ayah dan kakaknya.tidak lupa Rania juga menyapu,mengepel,cuci baju,,pokoknya semua kerjaan rumah tidak ada yang tertinggal..dan setelah berkutan dengan semua itu akhirnya semua sudah terselesaikan...semua begitu rapi..Rania tersenyum dan dia langsung pergi ke kamar untuk mengambil tas dan bukunya...


saat rania akan keluar rumah..kakaknya memanggil


"mau kemana pagi pagi sudah mau keluar saja"sambil melirik sinis


"mau kemana bukan urusanmu,,yang terpenting semua kerjaan rumah sudah selesai...jadi jangan ikut campur.." kataku sambil terus bejalan


"raniaaaa"suara di belakang langsung membuatku terpatung...dia adalah ayahku...ya tapi aku tidak menganggap dia ayah...aku hanya diam tanpa melihat ayah dan kakaku


" jangan begitu sama kakakmu sendiri,kau jangan pernah membantah perkataan kakakmu..paham kamu.."ucap ayah tegas


aku cuma menganggukan kepala dan pergi meninggalkan ayah dan kakak...


ingin rasanya aku menangis setiap perlakuan ayah yang selalu membedakan aku dan kakak..kenapa,,kenapa ayah hanya menyayangi kakak..aku sangat iri dengan kakak ku..dia selalu mendapatkan apa yang dia mau,.tapi aku tetap bersyukur dan bangga dengan diriku sendiri,,akan aku buktikan pada mereka..aku bisa berhasil tanpa bantuan dari siapa pun...aku menghapus air mataku dan melanjutkan perjalanku ke kampus


keadaan lalu lintas yang aku lewati masih belum begitu macet.bis yang aku tumpangi juga masih banyak yang kosong.jadi aku gunakan untuk membaca skripsi lagi siapa tahu masih ada yang salah ..aku terus berkutat dengan buku skripsiku karena harus dikumpulkan hari ini juga.dan aku antusias akan mendapat nilai yang memuaskan...


saat aku baru turun dari bis ada seseorang dengan lantangnya memanggil namaku


"raniaaaa" suara dari belakang,,dan yang memanggil temanku Risa dan Rere..mereka adalah sahabatku.cuma mereka yang mau berteman dengan ku..aku sangat menyayangi mereka..mereka juga tahu smua kehidupanku...


"ran,, ko siangan berangkatnya,,pa gara2 bokap ma kakak Lo lagi jadi kamu siangan.. awas aja mereka,q benci banget sama mereka"ucap rere"


"iya ran,kalo kamu kaya gitu terus q jadi ga tega sama kamu..mending kamu pindah ke rumah aku aja napa,..jadi kan tiap hari kita bisa bersama terus..." ucap Risa

__ADS_1


"ga ko..tadi aku harus beres2 rumah dulu.biasa lah..eh keasikan beres2 ga taunnya udah siangan..jadi y aku sedikit kesiangan..udah ahhh jangan bahas aku lagi.. sebaiknya kita cepet2 ke ruangan dosen..kan kita mau nyerahin pr skripsi..udah ayo cepetan"kataku sambil menggandeng Risa dan Rere..


saat asik jalan dan bercanda Tampa sengaja aku menabrak seseorang..aku langsung menunduk dan meminta maaf tanpa melihat siapa yang aku tabrak


" maaf,maaf kan aku,aku benar2 ga sengaja. tolong maafkan aku"kataku sambil mengambil buku2 yang jatuh ke lantai...tapi bingung ko ga ada jawaban ya...aku pun langsung berdiri dan melihat Rere dan Risa mematung..


"heee pada kenapa,,kesambet smua pa,,ayo cepet keruangan dosen..malah diam smua kaya gitu..."kataku


"gila kamu Rania..bener2 gila..."aku bingung ko malah aku yang disangka gila..kan mereka yang tingkahnya aneh...


"kamu tadi ga lihat siapa yang kamu tabrak"


"ga,lagian tadi aku dah minta maaf dan dianya langsung pergi..ya udah jadi ngap aku mesti lihat siapa yang aku tabrak.."ucapku santai


"bodoh,kamu tau siapa yang kamu tabrak...dia dia dia itu satria,,satria Anggara..orang yang selama ini Lo suka,tapi kamu ga mau ungkapin"kata Risa


"sudah sudah,,sekarang lebih baik kita keruangan dosen sekarang"ucap rere..


kami pun langsung pergi...dan setelah selesai kami menuju kantin..


sementara disisi lain segerombol orang yang terdiri dari Rangga,Alex dan tentu saja satria sedang bercanda di kantin..


"ehh.tadi lu nabrak siapa se,,"tanya Alex


"entah"jawab satria


"wah,kebangetan lu udah nabrak trus dah gitu ditinggalin begitu aja"


"bodo,emang gue pikirin"jawab dengan santainya..

__ADS_1


"eh,lihat baru ja di ceritain orang yang tadi lu tabrak nongol juga,,"kata Rangga sambil mencolek lengan satria dan Alex..


satria pun akhirnya melihat yang dimaksud Rangga,dan tanpa sengaja mata kami bertatapan...tapi satria cepat2 membuang muka..


"lu tahu ga nama dia siapa,trus kayanya kalian terlihat serasi deh..mau ga aku cari tahu namanya siapa??"


"aku ga butuh,,"jawab satria sembarangan


"wah wah wah kamu ini y,,y udah gimana kalo kita taruhan"ucap Alex


"maksudnya" jawab Rangga dan satria


"iya,kita taruhan..Lo sat,kalo Lo bisa jadian sama tu anak selama 1 bulan..trus setelah 1 bulan lu putusin dia..lu bakal terima mobil dari gua..gimana gimana mantab kan taruhanya."kata Alex sambil makan cemilanya


"ok,trus kalo gue ni ya sat,,kalo Lo berhasil.. Lo minta apapun gue jabanin deh"imbuh Rangga


"ok,gue terima.satu bulan kan..aku satria terima tantangan Lo berdua..trus kalo gue kalah, apartemen yang yang gue tempati sekarang jadi milik Lo berdua...tapi inget ya cuma 1bulan dan tidak lebih"satria sambil mempertegas ucapanya.


banyak cewe yang merhatiin mereka bertiga termasuk juga Rania,rere dan Risa..mereka diam2 juga memperhatikan..


bukan rahasia kalo trio cogan itu sering buat taruhan ngencanin cewe2 cantik..tapi entah kenapa smua cewe merasa bangga bila menjadi salah satu bahan taruhan.mereka berebut buat jadi taruhanya..


tapi tidak dengan rania.walaupun dia punya rasa dengan satria.sia tidak mau smua orang tahu,biarkan Rania memendam perasaanya itu..dan hanya Rere dan Risa yang tahu segalanya..


Rania juga tahu perilaku satria yang suka bikin cewe2 jadi bahan taruhanya..tapi itu tidak membuat Rania berubah akan perasaanya.tapi biar bagaimanapun Rania harus berusaha buat lupain satria.. rania tidak boleh menuruti perasaan nya itu.karena itu akan menghambat cita2 nya. yaitu buat mendapatkan beasiswa ke luar negri..karena dengan begitu dia sedikit merasa terbebas dari ayah dan kakaknya yang suka membuatnya tidak betah dirumah..


dia juga harus banting tulang kerja buat membayar kuliahnya selama ini..karena ayah dan kakaknya tidak tahu kalau selama ini Rania kuliah..


TBC...........ok

__ADS_1


__ADS_2