Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
tiga belas


__ADS_3

hari ini satria tetap pergi ke kampus dan meninggalkan Rania yang masih di rawat.. satria juga menemui Rere dan Risa buat bilang keadaan Rania sekarang yang dirawat.. rere dan Risa akan langsung ke rumah sakit menjenguk Rania ..sementara satria menemui Rangga dan Alex di ruangan mereka


"lagi pada ngap ne??" tanya satria saat baru masuk


"biasalah main game"dan satria pun duduk sambil melihat ponsel nya..


"sat,,lu dah tahu belum kalau ada anak baru lagi di kampus,,katanya se ok..cowo2 juga langsung kepincut ma tu cewe...trus namanya Amel." Alex menjelaskan panjang lebar..dan satria masa bodoh karena ga tertarik juga


" lu denger gua ngomong kan sat"


"iya aku dengerin..trus kenapa??"


"kamu ga tertarik buat lihat atau kalau boleh kita saingan lagi". sekarang giliran Rangga yang berkata..dan satria hanya menggeleng


"kayanya taruhan yang sekarang aku yang kalah"


"kenapa sat,,lu beneran suka sama Rania"


"aku beneran sayang sama Rania..dan aku bakal kasih apartermen itu buat kalian"


"wah,,ternyata seorang satria bisa kalah taruhan hanya seoarang Rania"


"tapi sekarang udah nyaman dengan dia..dan ga berniat putus dengan Rania"


"ok.. kami percaya..tapi sat,,sekarang buat yang terakhir kamu percaya sama kami..kita taruhan lagi..kamu deketin Amel selama 1 bulan..kami janji Rania ga bakal tahu tentang ini..dan ini jadi taruhan terakhir kita..bagaimana kamu mau kan"


satri berpikir sejenak memikirkannya


"bener kan ini yang terakhir,,karena aku pengen cuma ada Rania setelah ini.."


"iya kami janji,,ini taruhan terakhir kita"


"baiklah kalau begitu aku terima taruhanya"


ucap satria...


sudah beberapa hari Rania masih belum ke kampus..dirumah Rania juga sudah bosan.. jadi dia memutuskan untuk berangkat ke kampus..dan baru sampai pintu gerbang banyak yang melihat kearahnya sambil berbisik bisik..tapi Rania cuek dan ga mau tahu..


saat rania masuk kampus teman2 nya sudah datang dan terkejut Rania yang sudah sembuh..mereka lalu berpelukan...

__ADS_1


"kamu udah sembuh Rania"


"iya,,ga enak di rumah terus jadi sekarang aku ke kampus aja lah..ada tugas ga neh sewaktu aku ga masuk.."tanya Rania


"tenang aja tugas kamu udah dikerjain ko sama kita2."


"duh baik banget seh jadi pengen peluk" dan mereka pun berpelukan lagi..


"aku ke toilet dulu ya"Rania buru2 ke toilet sebelum ada dosen masuk


saat sedang berada di dalam toilet Rania mendengarkan ada orang yang berbicara


"ehh,,se Rania katanya udah berangkat" ucap Manda


"seriusan,,kira kira dia udah tahu belum y gosip itu"jawab ria


"kayanya se belum,orang dia biasa aja "


"atau jangan2 Rania udah diputusin jadi kemarin dia ga berangkat"


"iya bener itu"


"iya kamu bener..dan katanya sekarang si satria lagi jalan sama amel,,anak baru yang cantiknya bukan main,,semua cowo aja meleleh kalau lihat dia"


"kamu udah kan make up-nya..yuk keluar "


mereka pun keluar dari toilet..


dan sekarang tersisa Rania yang masih belum mengerti maksud mereka apa..Rania ga percaya kalau selama ini dia jadi bahan taruhan..dia pikir satria benar2 sayang sama dia.. sekarang Rania ga tahu harus gimana.. Rania bingung dan dia pun melangkahkan kaki nya ke ruangan satria..tapi sebelum masuk Rania mendengar percakapan satria dan teman2nya


"gimana sat,,lancar kan kamu sama amel"


"tenang aja,sekarang dia udah jadi milik aku"


"trus gimana sama Rania,,mau tetep lanjut pa berhenti.."


"lanjut lah..enak aja berhenti.."Rania yang mendengar itu dari balik pintu langsung pergi dengan kekecewaan yang begitu dalam..orang yang dia pikir mencintainya ternyata dusta.,satria tidak benar2 sayang padanya..smua demi taruhan..dan Rania berhasil jadi taruhannya..ingin marah.ingin menangis.semua jadi satu..


"Rania kamu dari mana aja untung dosennya belum datang" sapa Rere waktu Rania baru masuk..

__ADS_1


"kamu kenapa Rania ko diem aja..apa ada yang terjadi"imbuh Risa yang bingung melihat Rania diam saja dari tadi..tapi Rania hanya menggelengkan kepalanya..


"apa kalian dengar gosip tentang aku" tapi mereka hanya menggeleng


"kami smua setelah dari kampus langsung pulang dan ngerjain tugas buat kamu juga.. jadi kita belum ke kantin deh karena sibuk.."


"ohh,,ya udah..nanti kalau denger gosip tentang aku kalian jangan emosi ya..biarin aja..trus jangan bilang ke satria kalau saya udah berangkat lagi ke kampus..kalian mengerti kan"


"emang ada gosip apa Rania??"


"nanti kalian juga akan tahu"dan mereka pun melanjutkan belajar karena dosen juga sudah datang


"Rania nanti kamu ke ruangan ibu Tika ya,ada yang perlu ibu bicarakan sama kamu. tentang perlombaan itu"kata Bu Tika sebelum ke luar..


"iya Bu nanti saya kesana"


"ke kantin yuk ran,,dah lama kita ga ke kantin"


"kalian aja ya,,aku mau nemuin Bu Tika dulu,, oh iya janji kalian ga akan bilang kalau aku dah berangkat ke satria"dan mereka pun berpisah Rere dan Risa ke kantin sementara Rania ke ruangan Bu Tika..


saat sedang berjalan tanpa sengaja Rania melihat satria yang sedang memeluk cewe baru..mata Rania langsung berpaling muka sewaktu satria mau mencium bibir cewe itu.. Rania pun berlari meninggalkan mereka yang sedang memadu kasih.. hati nya sangat sakit melihat pemandangan itu..


sudah cukup penderitaan aku,,bodoh kamu Rania percaya begitu saja..aku ga mau kenal dengan kamu lagi...aku pasti kuat..aku benci sama kamu satria..Rania sangat marah karena telah di dustai selama ini..dia terus menguatkan diri sambil menuju ke ruangan Bu Tika


"permisi Bu Tika"


"masuk Rania" dan Rania pun masuk..


"begini Rania,,perlombaan kan sebentar lagi di adakan apa kamu udah mempersiapkan diri kamu"Rania hampir saja melupakan perlombaan itu..


"maaf Bu,, beberapa hari ini saya sakit jadi saya belum menyelesaikan buat perlombaan besok"


"ya udah kalau begitu buat beberapa hari ini kamu fokus dulu belajar buat perlombaan dan ibu akan membantu kamu.. kamu juga bisa pake ruangan ini buat kamu belajar..ibu juga akan minta ijin ke dosen yang lain buat ngijinin kamu..jadi kamu hanya perlu fokus ke perlombaan saja,,gimana Rania"


"iya baik Bu Tika makasih atas bantuannya"


"iya sama sama" akhirnya Rania punya cara juga buat menjauh dari satria..dia akan fokus dengan perlombaan saja..dengan begitu dia akan cepat dapat beasiswa itu dan meninggalkan smua termasuk satria....


udah dulu ya dan makasih....

__ADS_1


__ADS_2