
didalam mobil satria menceritakan semua tentang dia dan putri di sungai..tak ada yang ditutupi oleh satria..sementara Rania hanya menyimak dan mendengarkan apa yang dibicarakan satria
"sayang makasih ya kamu bisa jaga hatimu untukku..aku sayang sama kamu" Rania mencium pipi satria
"masa cuma pipi sih yank..yang lain ga ada nih" memanyunkan mulutnya..melihat satria seperti itu membuat Rania ingin tertawa sendiri lalu dia mengambil hp nya dan mengabadikan momen terjelek satria..
"sayang kamu ngapain sih..sini aku lihat hp kamu"merebut dan melihat hasil jepretan Rania
"kamu lucu banget sih sat..padahal aku pikir kamu itu kan idola kampus dilihat dari mana aja selalu tampan..tapi ternyata kamu bisa juga berwajah seperti ini..hahahaha"
"kamu nertawain aku sayang..awas y kamu aku akan balas kamu" menghentikan mobilnya di pinggir jalan..lalu menatap dengan senyuman devil nya..
"kamu mau apa sat,,"memundurkan tubuhnya sampai menabrakan tubuhnya di pintu" Rania mulai takut dan tak berani menatap satria
"kenapa sekarang mulai takut hah"sambil memajukan tubuhnya..
"tadi kamu berani kan menertawakan aku..tapi kenapa sekarang kamu takut"makin lama makin dekat jaraknya,,mata Rania perlahan menutup matanya
"sayang kenapa harus tutup mata kamu segala..buka dong lihat aku"mulai tertawa melihat tingkah Rania..tapi Rania hanya menggelengkan kepalanya
"buka dong kalau masih ga mau buka aku akan....."lalu dengan cepat Rania membuka matanya
"udah,udah aku buka..sekarang kamu mau apa"
"lihat aku dong"Rania akhirnya melihat dalam mata satria
"kenapa harus takut sih,,emangnya aku mau gigit kamu"mencubit hidung Rania karena terlalu gemas
"sakit sat,,jangan di cubit dong hidung aku dong." mengelus hidungnya yang sakit sambil cemberut
"habisnya kamu lucu banget sih..jadi aku kan gemes sayang"
"gemes sih gemes tapi jangan keras2 dong.. sakit tahu"
"iya2 aku minta maaf ya sayang...jangan cemberut lagi dong..kalau cemberut terus nanti aku tambah sayang sama kamu" menggoda rania dan menowel dagunya
karena sudah tidak tahan melihat tingkah satria.. Rania pun akhirnya tertawa kencang sambil memegang perutnya yang kram..
"hahahaha..kamu lucu sekali sih sat...aku ga tahan lihat muka kamu itu" satria langsung tanpa permisi menyentuh bibir Rania..tapi karena terlalu bersemangat sampai bibirnya yang menyentuh gigi Rania yang sedang tertawa
"aaauuuu,sakit sekali" sambil melihat bibirnya yang mengeluarkan darah..sementara Rania langsung menutup bibirnya dengan kedua tangannya sambil melorotkan matanya
__ADS_1
"satria kamu ga papa kan..coba aku lihat bibir kamu" Rania langsung mengambil tissue dan membersihkan darah yang ada di bibir satria
"maafkan aku sat,,aku ga tahu kalau kamu mau itu...salah kamu sendiri main nyosor kaya bebek aja sih.."
"sakit sayang pelan2 sedikit dong"
"aduh gimana sih biar ga sakit lagi''
"kamu mau tahu caranya bir aku ga sakit lagi"
"iya dong,,ini juga salah aku kamu sampai berdarah kaya gini"
"kamu tinggal ini aja sayang..pasti aku akan langsung sembuh" sambil menunjuk bibir yang sakit
"kamu tuh yah,,udah tahu sakit masih aja pingin kaya gitu"
"tadi kan belum sempat sayang..keburu bertabrakan sama gigi kamu yang tajam itu"
lalu tanpa satria duga2..Rania mencium bibir satria
"udah ya,sekarang udah sembuh kan"
"belum aku mau lagi"sekarang giliran satria yang langsung mencium Rania...ciuman mereka begitu lama dan menikmati setiap sudut yang ada di dalamnya..saling bertarung sesama lid...sehingga mengeluarkan suara decapan yang sangat merdu
"aku sekarang udah sembuh..nanti kalau diteruskan terus malah bahaya buat aku.." sambil mengelap bekas ciuman mereka..
"kita jadi kan sayang perginya."menatap Rania
"iya jadi dong.." lalu satria menyalakan mobilnya lagi dan mereka melanjutkan perjalanan...
setelah menempuh waktu yang lumayan lama akhirnya mereka sampai di tempat yang dituju..laut..yah angin yang sepoi2 dan bau ciri khas laut..Rania dan satria pun turun dari mobil..mereka bergandengan tangan menuju ke pantai...
"wah,,indah banget sat disini,,pemandangannya membuat mataku terlena" sambil berlarian dan meninggalkan satria sendiri di belakang..
"sayang tunggu aku dong" ikut berlari di belakang Rania
"kejar aku sat..kalau kamu bisa" sambil mengacungkan jari tengah
"awas kamu ya sayang akan aku tangkap kamu..sampai manapun akan aku kejar" mereka berlarian seperti anak kecil di pinggir pantai tanpa alas kaki
"ayo kejar aku satria sayang...ay....ahhh kaki aku" Rania berhenti dan berteriak kesakitan karena kakinya tertusuk duri
__ADS_1
"sayang sini aku akan cabut durinya kamu tahan bentar yah" dengan telaten dan perlahan mencabut durinya
"aauuuhh sakit sekali" mengipas ipaskan tanganya ke telapak kakinya
"kamu tunggu disini bentar aku akan ambil obat buat kamu si mobil"
"jangan lama yah,,"
"iya tunggu bentar yah sayang" lalu pergi berlari kearah mobilnya dan kembali dengan sangat cepat
"ayo sini kaki kamu taruh di lutut aku" lalu satria mengobati lukanya
"makasih satria sayang..aku cinta sama kamu"
"aku juga cinta sama kamu" lalu mereka berpelukan..mereka tidak berani berciuman karena banyak anak2 di sana
"sekarang kamu pakai sandal ini aku ga mau kamu terkena duri lagi" memasangkan sandal di kaki Rania
"makasih sayang" lalu mereka melanjutkan jalan2 di pantai..setelah puas jalan2 satria mengajak Rania makan di salah satu restoran di dekat pantai
saat mereka sedang berada di restoran Rania meninggalkan satria sendiri karena pingin ke toilet..satria duduk sendiri sambil melihat lihat hasil jepretan mereka,,tanpa ia sadari ada cewe yang menghampirinya
"misi mas boleh aku duduk di sini" seorang cewe dengan pakaian yang sangat seksi menghampirinya
"maaf sudah ada yang menempati.."berkata cuek dan tak menghiraukan
"mana saya ga lihat orang lain disini"bersikap centil di depannya,,satria sudah sangat jengah melihat cewe yang kaya ulet keket itu
"bisa ga anda pergi dari sini"
"kenapa emangnya lagian kan kamu juga sendiri,,kita bisa lakuin apa aja..kenalin nama aku Rahma" menyodorkan tangannya dan berusaha merayu
"aku ga akan sudi mengenal anda,,sekarang cepat pergi dari sini sekarang.."
"kalau aku ga mau gimana"
karena sudah sangat jengah satria meninggalkan cewe itu dan kembali dengan membawa satpam
"cepat kalian usir cewe ini sekarang,dan jangan sampai masuk lagi ke restoran ini"
"baik tuan,,ayo nona saya antar nona keluar"
__ADS_1
"apa2an sih kalian,,apa kalian ga tahu saya pacar dari tuan yang punya restoran ini" semua orang menatap ke arah cewe itu...dan saat itu juga Rania juga mendekati satria
bersambung...