Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
tiga puluh dua


__ADS_3

akhirnya rania Rere dan Risa masuk ke dalam mall.. rania berpikir akan melupakan sejenak masalahnya dan akan menikmati setiap momen bersama teman temannya..


" kita langsung ke restoran aja yah,aku udah lapar nih" Rere mengajak Rania dan Risa


"kita mau makan dimana" tanya Risa pada Rere


"gimana kita kesana aja, disana juga live musiknya. lumayan jadi ga suntuk banget" lalu di angguki oleh Rania dan Risa. akhirnya mereka pun masuk kedalam salah satu restoran yang ada live musiknya..


mereka akhirnya memesan makanan dan melihat seseorang yang sedang bernyanyi di panggung.. Rania mengitari mata melihat isi restoran.. tapi Rania merasa heran mendengar orang yang berbicara dibelakangnya. suaranya begitu mirip dengan satria.. dan Rania berbalik melihat.


tanpa disangka dia melihat satria dengan Sinta. Rania begitu terkejut. darimana mereka kenal. karena penasaran dia pun menajamkan pendengarannya dan mendengar apa yang mereka bicarakan


"sat,makasih kamu mau menemui aku, kamu masih mau inget kan sama tempat ini" Sinta mengenang waktu mereka habiskan ditempat ini.. hingga semua pelayan restoran paham dengan mereka


"sebenarnya ada apa kamu meminta aku datang kemari sin, kamu tahu sendiri hubungan kita sekarang bagaimana."


"aku tahu satria.. aku minta maaf karena ucapanku waktu itu, setelah aku bicara seperti itu,aku sangat menyesal. tolong maafin aku ya sat" Sinta memegang tangan satria dan memohon


satria sendiri tidak tega melihat Sinta yang hampir menangis. lalu kepala satria pun mengangguk..


"baiklah aku memaafkan mu.. baiklah sekarang aku akan pergi" satria tidak mau berlama lama dengan Sinta. takut ia akan luluh dengan tangisan Sinta


" tunggu satria jangan pergi dulu.. aku juga mau bilang kalau aku masih cinta sama kamu dan ingin kita balikan lagi" ucap Sinta dengan tersenyum dan melihat kearah satria


satria bingung harus menjawab apa. dia diam beberapa saat.. memikirkan Rania.. satria sudah janji akan setia pada Rania dan tidak akan menerima Sinta..namun ketika akan menjawab salah seorang pelayan datang


" wah mas satria dan mba Sinta datang juga.. sudah lama sekali kalian ga kesini.. habis dari mana saja .. atau kalian sudah menikah dan habis pulang dari bulan madu" canda pelayan itu..


sementara Rania yang tepat dibelakang mereka begitu syok mendengarkan mereka dan pelayan itu berbicara.. Rania menunduk hampir menangis..


kedua temanya yang melihat menunduk jadi penasaran apa yang terjadi pada temannya

__ADS_1


" Rania, kamu kenapa kok kamu menunduk seperti itu" mendengar mereka bertanya akhirnya Rania sudah tidak tahan mengeluarkan air matanya dan berlari menuju toilet


Rere dan Risa pun saling pandang dan mengejar Rania yang masuk ke dalam toilet.


Rania yang masuk ke toilet langsung menangis sejadinya.. dia merasa sudah dipermainkan oleh satria...dia merasa bodoh mempercayainya selama ini.. lalu Rere dan Risa masuk dan memeluk


" sebenarnya kamu kenapa ran,kenapa kamu malah menangis" Rere dan Risa bingung dan penasaran sebenarnya apa yang terjadi kepada Rania


"sebenarnya aku melihat satria disini dan yang membuat aku sedih karena ternyata satria pernah ada hubungan dengan Sinta kakak aku yang selama ini sudah merebut ayah dari aku" Rere dan Risa tercengang mendengar pengakuan Rania.. mereka begitu marah dan ingin melabrak satria


" sekarang satria dan tukang rebut itu dimana. biar kami yang hadapi mereka"


" mereka duduk dibelakang meja kita dan aku tadi juga mendengarkan pembicaraan mereka"


"baiklah ayo sekarang kita temuin mereka" ucap Risa sangat berambisi


" jangan Risa.. aku ga mau ada keributan" Rania melarang Risa yang akan keluar dari toilet


"terus mau kamu apa sekarang Rania. kamu jangan diem aja dong. kamu harus lawan. tunjukan kalau kamu itu ga lemah" Rere memberi semangat pada Rania


" ayo sekarang kita keluar saja.. terus kita pindah tempat duduk saja. gimana??" usul Rania


" baiklah kalau itu mau kamu.. tapi kamu harus kuat yah" Rania pun mengangguk


sementara sekarang satria yang masih dengan Sinta terus saja diam.. lalu datang salah satu pelayan dan meminta mereka untuk maju ke panggung


" maaf mengganggu kalian.. tapi bisakah kalian naik ke panggung dan menyanyikan lagu yang seperti kalian lakukan" ucap pelayan itu


Sinta Dangan senang dan mengangguk setuju tapi lain dengan satria yang langsung menolaknya


" maaf, tapi aku lagi ga pingin bernyanyi" tolak satria

__ADS_1


" tapi kalian selalu bernyanyi dan kalian sangat serasi.. kami mohon kalian mau menerima"


" ayo sat, kenapa kita ga bernyanyi bersama lagi..aku juga kangen pengen duet lagi sama kamu" pinta Sinta.. lalu satria pun mengangguk setuju..


"baiklah kalau begitu." dan mereka pun maju ke panggung. saat satria dan Sinta maju ke panggung.. Rania dan teman temannya keluar dari dari toilet


"lihat mereka mau apa mereka. atau jangan jangan mereka akan berduet nyanyi" ucap Risa pada Rania.. Rania langsung melihat mereka. karena ga mau mengganggu akhirnya Rania mencari tempat duduk yang agak jauh dari satria..


Rania melihat satria dan Sinta saling pandang.. itu membuat Rania semakin sakit..tapi Rania berusaha untuk tetap kuat dan tidak mengeluarkan air matanya..


setelah beberapa saat kemudian mereka akhirnya selesai juga bernyanyi.. dan melihat Sinta masuk ke dalam toilet. sementara satria kembali duduk..


" terima kasih buat pasangan pelanggan tetap kita dari dulu yang selalu saja romantis.. kalian dari dulu tidak pernah berubah, selalu saja romantis..." ucapan MC membuat Rania Rere Dan Risa merasa jengah


" ayo siapa lagi yang ingin menyumbangkan lagu.. " lalu tanpa disuruh Risa mengangkat tangannya.. semua mata tertuju padanya. tanpa terkecuali Rania dan Rere.. tapi untungnya satria tidak melihat karena sibuk dengan hpnya


" oh, ternyata mba cantik.. sebentar aku akan ketempat mba." MC itu pun mendatangi meja kami..


" maaf dengan siapa aku bicara.. "


" kenalin aku Risa.. "


"ok.. sekarang kita langsung saja maju ke panggung yah" MC itupun akan membawa Risa, tapi sebelum maju. tangannya ditepis oleh Risa


" aduh maaf banget, tapi bukan aku yang akan menyumbangkan lagu.. tapi teman aku yang akan bernyanyi" Risa lalu menggandeng tangan Rania... Rania sangat terkejut dan berbisik pada Risa


" apa kamu sudah gila Risa. aku sedang tidak ingin bernyanyi.."


"ayolah RAN, tunjukin kalau kamu itu tidak lemah" ucap Risa..


" kenapa kamu lakuin itu seh.. bikin malu aja" Rere ikut berbicara

__ADS_1


"udah kalian diam aja,, dan kamu Rania. kamu harus ikutin mau aku.. anggap aja itu kado perpisahan sebelum kamu pergi oke" dengan terpaksa Rania pun maju kedepan


sampai disini dulu yah..jangan lupa buat pencet likenya dan beri komentar buat aku.. makasih banyak


__ADS_2