
Rania yang mendengar satria begitu membenci adiknya Sinta pun tersenyum
" apa kamu begitu membencinya sat??" akhirnya Rania bertanya
"ya, aku begitu membencinya. kamu tahu gara gara dia. aku dan Sinta berpisah"
satria mantab menjawab
" apa kamu pernah bertemu dengannya lalu apa kamu tahu siapa nama adiknya Sinta"
" tidak,, aku tidak ingin tahu. kalaupun aku sampai tahu dia tidak akan selamat"
"hahhh. ternyata kamu sangat mencintainya sampai kamu benar-benar membenci adiknya walaupun kamu belum pernah melihatnya" Rania berkata sambil menghapus air matanya
satria langsung memegang tangan Rania dan menatap matanya
"dengarkan aku,aku memang mencintainya. tapi itu dulu sebelum aku bertemu dengan mu.. dan setelah aku bertemu dengan mu. aku hanya mencintai mu Rania sayang" satria berusaha meyakinkan Rania
"sat, seandainya aku yang jadi adik Sinta. apa kamu masih membenciku??" Rania akhirnya bertanya sesuatu yang mungkin membuatnya tambah sakit dengan jawaban yang akan diberikan satria
satria mematung memikirkan pertanyaan Rania.. satria berpikir ga mungkin Rania adik Sinta.. dia ga bisa memberikan jawaban sehingga membuat Rania kecewa dan melepaskan pegangan tangan satria.
"aku tahu apa jawabannya.. sekarang aku tahu, kamu ga benar benar cinta sama aku. mungkin itu semua hanya pelarian mu saja untuk melupakan Sinta.. tapi aku bukan boneka sat. aku juga bukan wanita yang sempurna yang terima kekasihnya masih ada rasa dengan mantan nya.."Rania berkata sambil terus menangis dan sedikit membentak ke Satria
" bukan begitu sayang. aku benar benar cinta sama kamu.dan aku yakin kamu bukan adik Sinta..tunggu dulu" satria lalu berpikir dulu Rania pernah bilang punya kakak bernama Sinta..lalu satria mulai menggelengkan kepalanya
" ga,, ga mungkin kamu adiknya sinta.. kamu memang pernah bilang kalau kamu punya Kakan bernama Sinta. tapi itu Sinta yang lain kan.. hanya namanya saja yang sama"
" memang nama Sinta banyak. tapi faktanya aku memang adik dari Sinta.. orang yang tidak tahu apa-apa tapi jadi orang ketiga yang udah hancurin hubungan kamu dengan dia.. aku juga Adik dari Sinta yang udah kamu benci.." dengan suara bergetar Rania berkata
__ADS_1
" ga,, ga mungkin... itu ga mungkin" satria masih tidak mau percaya apa yang sudah dikatakan Rania
"sekarang aku sudah dihadapan kamu.. kamu sangat membencinya kan. sekarang kamu mau apa. tadi kamu bilang apa aku tidak akan selamat..kamu mau lakuin apa ke aku hah.. jawab aku satria" Rania sudah tidak sanggup lagi buat berbicara.. Rania dengan lantang menantang satria yang ada dihadapannya
"kenapa sekarang kamu diam sat.. ayo aku kan udah dihadapan kamu.. pukul aku, maki aku atau tampar aku" Rania memegang tangan satria dan memukul mukul pipi Rania..
" udah.. udah cukup.. jangan kaya gini" satria melepaskan pegangan yang sedang dipukul pukul kan ke pipi Rania..
" Rania stop..baik aku minta maaf mungkin waktu itu bilang kaya gitu karena aku terlalu emosional.." satria mencoba menenangkan Rania kembali..
" ga,, selamanya aku ga akan tenang.. aku bukan orang yang membuat kamu dan Sinta berpisah.. aku ga mau kamu beranggapan aku mencoba mendekati mu karena ingin balas dendam.." rania menggelengkan kepalanya.. dia sudah sangat lelah.. bahkan terlalu lelah.. sementara satria masih terus berpikir apa yang harus ia lakukan selanjutnya
" aku tahu apa yang kamu pikirkan saat ini satria" satria kaget
" yah.. sekarang kamu bingung mau gimana kedepannya kan.. jadi biar kamu tidak bingung lagi.. dan mungkin buat pembalasan mu terhadap adik Sinta yang tidak tahu apa apa.. " satria mulai tambah bingung apa yang akan Rania katakan
"gw mau,, please jangan putusin aku. aku sayang sama kamu Rania. kita mulai dari awal tanpa ada yang ditutupi lagi.. aku sudah maafin kamu Rania" satria menangis mendengar kata putus dari rania
"buat apa lagi satria, lebih baik kamu balik ke Sinta. walaupun aku tidak dengannya. tapi aku yakin kalau dia benar-benar cinta sama kamu"
"tapi aku maunya sama kamu" satria memeluknya, takut jika Rania benar benar meninggalkan nya
"dulu sebelum bertemu dengan aku, kamu begitu mencintainya, jadi mungkin nanti kamu juga akab mencintainya lagi.. dan aku harap kamu dan Sinta akan bahagia" rania melepaskan pelukan satria
"dah satria, aku harap kita ga akan pernah bertemu lagi" sambil menangis rania pergi meninggalkan satria sendiri
"Rania.........."satria berteriak memanggil sambil menangis melihat Rania pergi meninggalkan nya
"kenapa rasanya sesakit ini.. padahal dulu waktu diputusin oleh Sinta. tidak sesakit ini" satria memegang dadanya yang merasakan sakit
__ADS_1
" ga akan aku biarkan kita berpisah.. aku berjanji kita akan tetap bersama" satria berjanji pada dirinya sendiri
sementara Rania terus berlari tanpa arah dan tujuan.. lalu berhenti di belakang kampus..Rania meneruskan tangisannya.
"maafkan aku satria.. aku cinta sama kamu. tapi aku tidak mau merasa disalahkan dalam hubungan mu dengan Sinta . mungkin lebih baik kamu kembali dengan nya. dan aku akan ikhlas menerimanya.. dan semoga kamu bahagia bisa balikan dengan sinta." Rania menyapu air matanya..
"lebih baik aku SMS ke Rere dan Risa. kalau aku tidak akan masuk ke kampus.." setelah mengirim kabar. Rania pergi dari kampus. dia ingin menenangkan pikirannya..
Rere dan Risa yang melihat ada SMS dari Rania merasa heran... mereka yakin kalau Rania sedang tidak baik baik saja setelah melihat satria di restoran kemarin.. Rere dan Risa mencoba menghubungi Rania tapi tidak ada Jawaban..
saat sedang menghubungi Rania, tiba tiba satria muncul di depan mereka..
" Rere,Risa apa kalian tahu sekarang Rania ada dimana" perkataan satria membuat Rere dan Risa bingung..
"tolong kasih tahu Rania sekarang ada dimana.aku masih ingin berbicara dengannya"
" kami tidak tahu, walaupun kami tahu kami ga akan kasih tahu keberadaannya dimana"
" aku mohon pada kalian tolong kasih tahu Rania ada dimana"
" buat apa.. buat kamu sakiti lagi dia.. aku kira kamu benar-benar udah berubah"
" aku sedang tidak ingin berdebat dengan kalian sekarang.. aku cuma pingin tahu Rania sekarang ada dimana"
" kami juga akan mengatakan kalau kamu tidak tahu.. dia baru SMS dan bilang tidak akan masuk kuliah hari ini"
satria pun akhirnya pergi meninggalkan Rere dan Risa . satria terus mencari keberadaan Rania yang mungkin sekarang masih di kampus.....
bersambung dulu yah teman teman.. dadah🖐️🖐️🖐️
__ADS_1