Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
empat belas


__ADS_3

sudah beberapa hari Rania menghindar bila ada satria..teman2 nya juga sudah mengetahui gosip tentang satria yang memiliki cewe baru..sebenarnya mereka ingin sekali marah ke satria tapi Rania memohon supaya membiarkannya saja..untung Rania sekarang sedang sibuk dengan persiapan perlombaan dan selalu berada di ruangan Bu tika..


tapi tidak dengan satria..dia sudah mulai khawatir tentang Rania..setelah keluar dari rumah sakit dia belum bertemu dengan Rania lagi..lalu dia berusaha menghubungi tapi hasilnya tetap ga ada jawaban..ada apa dengan Rania kenapa tidak ada kabar..satria mulai gusar..lalu dia berusaha mencari teman teman Rania..dilihatnya teman2 Rania sedang duduk di belakang kampus tapi ga sama Rania..berarti Rania belum masuk sampai sekarang..satria perlahan lahan mendekati mereka


"hai" kata satria lalu ikut duduk di samping mereka.tapi mereka diam saja malah sibuk sendiri dengan urusan mereka..


"apa kalian tahu keadaan Rania sekarang..kok sampai sekarang belum masuk kuliah ya"


"ga tahu,mungkin masih sakit" kata Rere sambil jutek jawabnya


"trus aku hubungi juga ga aktif terus..beneran kalian ga tahu"rasain kamu sekarang baru cari tahu Rania,,untung Rania udah ganti nomer jadi sampai hp kamu rusak juga ga akan diangkat.ucap di dalam hati mereka...


"Re ayo cepetan kita kan harus ngumpulin tugas.." mereka pun berdiri dan berniat ninggalin satria sendiri..


"tunggu,,apa kalian marah sama aku" tangan satria menahan mereka pergi..tapi mereka hanya diam


"aku cuma pengen tahu dimana Rania sekarang..aku khawatir dia ga ada kabar dan sampai sekarang dia juga belum berangkat ke kampus"


"kata siapa dia ga berangkat tiap hari dia selalu berangkat"


"ko aku ga tahu Rania sudah berangkat.trusa kenapa dia belum nemuin aku sampai sekarang"


"buat apa nemuin kamu,,kamu aja sibuk sendiri sama cewe baru itu..siapa namanya" Risa sambil berpikir


"ya Amel,,Amel cewe kamu sekarang kan"


"dari mana kalian tahu"


"emang telinga kami budeg apa,, sampai gosip kaya gitu aja kami ga tahu,,denger jangan deketin Rania lagi.." lalu mereka pun pergi


jadi selama ini Rania sudah berangkat ke kampus dan satria pun mencari keberadaan Rania tapi setelah dicari kemanapun tidak ketemu..lebih baik dia cari di tempat kerjaan.

__ADS_1


"misi mba,,ranianya ada ga" tanya satria pada pelayan yang ada di tempat kerja Rania..


"maaf mas,,mba ranianya lagi ijin ga masuk kerja..katanya mau fokus dulu sama belajar.. sebentar lagi akan ada perlombaan"


"oh ya sudah makasih" dan satria pun pergi...dia bingung kemana lagi harus mencarinya..mungkin besok dia akan menunggu di gerbang pintu siapa tahu bisa ketemu


karena semalam satria menemani Amel dan pergi bareng temen 2nya..jadi sekarang dia kesiangan buat bangun pagi..


"sial,,aku kesiangan..aku harus cepat ke kampus siapa tahu Rania belum datang" satria pun buru pergi naik mobil..


setelah sampai satria langsung mencari Rania tapi masih saja tidak ketemu.. satria juga melihat Rere dan risa tapi tidak ada Rania bersama mereka..satria bingung kemana lagi cari Rania..akhirnya dia ke kantin dan menunggu disana,,siapa tahu akan bertemu Rania..


"satria"satria senang Rania memanggilnya lalu dia menengok ke samping tapi ternyata bukan Rania yang memanggil melainkan Amel


"aku kangen sama kamu,baru aja semalam bertemu tapi kaya udah lama banget ga bertemu."Amel langsung duduk di samping satria dan memeluk tangannya..


"kamu bisa pergi dulu kan aku lagi pengen sendiri sekarang" perintah satria


"kamu kenapa sat,,ini aku pacar kamu"


"aku bilang aku lagi pengen sendiri,,jadi kamu pergi sekarang.."Amel pun langsung menangis karena dibentak..


"di suruh pergi malah menangis,dasar cewe manja..malas aku sama kamu,,minggir aku mau pergi"satria langsung mengibaskan tangannya dan meninggalkan Amel sendiri


"kamu kenapa sih sat,,ko kamu Kaya gitu ke aku??aku kan cinta sama kamu,,ga akan aku biarin kamu pergi dari aku.." Amel terus pergi sambil marah


tanpa terasa hari sudah malam dan Rania masih berada di ruang Bu Tika..Bu Tika sangat baik dan membantu bila Rania menemukan kesulitan..tapi sekarang Bu Tika ada janji jadi menemani Rania belajar..Rania begitu serius dalam belajar..tapi perut Rania sudah begitu lapar dan mengganggu konsentrasi belajarnya..lalu dia pun menutup buku dan menghentikan belajarnya..dia pun berniat pulang tapi sebelum pulang dia akan makan terlebih dahulu..


Ranie menghela napasnya sebentar..Rania jadi inget sama satria lagi..Rania kangen sama satria tapi dia sadar dan tidak boleh berurusan lagi dengannya..


dilihatnya jam tanganya yang sudah menunjukan angka 8..Rania bersiap siap meninggalkan ruangan Bu Tika..

__ADS_1


perlahan lahan Rania jalannya karena buku yang di bawanya begitu banyak dan berat..saat menutup pintu buku2 itu berjatuhan..lalu dia memungutinya untungnya ada satpam yang datang dan membantunya..


"sini mba biar saya bantu bawain."


"makasih pak biar saya bawa sendiri aja."pak satpam itu pun membantu mengambil buku2nya...


"maaf,,tapi hidung mba berdarah deh," Rania pun menaruh buku2 nya lagi dan melihat hidungnya


"iya,,soalnya perlombaan sebentar lagi jadi saya harus belajar extra buat jadi yang terbaik buat kampus ini"Rania bicara sambil mengelap darah yang mengalir dari hidungnya


"wah yang semangat ya mb,,bapak doakan supaya kamu menang"


"iya makasih pak,," setelah ga ada darah lagi Rania mengambil buku2 nya lagi dan pergi meninggalkan pak satpamnya..


ketika sampai parkiran kampus Rania berhenti sejenak karena terlalu cape dan berat..Rania menghembuskan nafas beberapa menit dan melangkahkan kakinya lagi..


sementara satria yang terus menunggu diparkiran.. sudah malam tapi tetap Rania tidak terlihat..saat dia akan pergi dari jauh dia bisa melihat Rania yang sedang berjalan keluar dari kampus.. satria terus melihat ke arah Rania sampai dia melihat Rania berhenti jalan dan menghembuskan nafas. satria langsung mendekati Rania


buhhggg,,,suara buku yang berjatuhan


"maaf aku ga sengaja menabrak" kata Rania,,dia langsung mengambil buku2nya yang berjatuhan..dan dia melihat seseorang itu ikut membantu mengambilnya


"terima kasih udah ikut membantu mengambil..."Rania terkejut setelah melihat siapa yang di tabrak nya dan tak meneruskan kata2nya


"kamu,ko kamu bisa ada disini"tanya Rania sambil memalingkan wajahnya


"kamu kenapa Rania,, kenapa ga ada kabar dari kamu,,aku khawatir sama kamu"


saat rania mau berdiri hidungnya terasa sakit lagi..dan dia sedikit pusing


"Rania hidung kamu berdarah,,kamu kenapa lagi"Rania buru mengelap hidungnya dan berniat pergi meninggalkan satria sendiri

__ADS_1


bersambung dulu ya,, makasih


__ADS_2