Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
tujuh belas


__ADS_3

sudah dari tadi satria menunggu Rania di depan kampus..tapi yang ditunggu belum juga datang lalu dia pun menelpon


"halo sayang kamu dimana,, " tanya satria


"lagi di bus..bentar lagi sampai kampus"


"ok,aku tunggu kamu .. sekarang aku di depan kampus"satria lalu menutup telpon nya..


baru saja menaruh telpon di sakunya..tiba2 mobilnya di ketuk oleh seseorang.. lalu dia melihat siapa yang mengetuk..dan mukanya jadi datar lagi dan membuka pintu mobilnya


"ada apa lagi,,kita udah ga ada hubungan lagi.. jadi jangan pernah temuin aku" satria mengusir Amel supaya pergi..tapi dia malah menangis


"apa salah aku sat,,aku cinta sama kamu..aku ga mau kita putus" Amel memohon pada satria


"terserah kamu mau terima atau ga,,aku ga peduli,,dasar cewe kecentilan"


"katakan salah aku apa sat,,"


"aku ga cinta sama kamu,,lagian kamu itu cuma buat bahan taruhan aja,,tapi sekarang aku ga mau nerusin taruhan itu,,dan aku ga mau dideketin sama kamu lagi..ngerti kamu"


"ga aku ga mau..sampai kapanpun aku ga mau putus dari kamu..akan aku lakuin apapun biar kita ga putus.."lalu Amel memeluk satria dan mencium pipi satria...


pada saat Amel sedang memeluk dan mencium Rania yang baru sampai langsung melihat kejadian itu..Rania sangat cemburu dan marah.lalu dia melangkahkan kaki mendekati mereka


"permisi,,kalau mau beradegan mesum jangan ditempat umum..apalagi di tengah jalan..mengganggu orang yang mau keluar masuk...."satria langsung mendorong Amel dan melihat siapa yang bicara... satria bersyukur ada yang menghentikannya.. dan satria sangat terkejut melihat ternyata Rania yang bicara..tapi Rania langsung pergi meninggalkan dia sendiri..


pasti Rania marah lagi..baru saja baikan sekarang marah lagi...gimana cara jelasinnya.. ini gara2 si cewe centil ini... bikin emosi aja se kamu..


satria langsung pergi meninggalkan Amel sendiri dan pergi menyusul Rania..


"rania,,tunggu bentar jangan pergi dulu.. aku bisa jelasin smuanya"satria langsung memegang tangan Rania yang sedari tadi mehindarinya..lalu satria membawa Rania ke tempat yang tidak ada orang yang bisa menemukan mereka..


"dengerin aku ngomong"tapi Rania terus saja memberontak minta dilepaskan pegangannya..

__ADS_1


"mau bilang apa lagi.. semuanya udah jelas.. aku lihat dengan mata ku sendiri...hebat kamu satria..bodohnya aku sampai mau percaya sama kamu lagi" lalu Rania menangis di hadapan satria..dan satria langsung memeluk Rania begitu erat..


"maaf,,tapi tadi itu bukan kemauan aku..dia yang langsung memeluk dan mencium pipiku.. aku benar2 ga tahu Rania..kamu salah paham...dan tadi sebenarnya dia minta balikan sama aku,,dan aku benar2 udah nolak dia,tapi dia malah langsung memeluk dan mencium aku sewaktu aku mau ninggalin dia.."tapi Rania masih saja menangis..


"tolong percaya sama aku Rania..aku sayang sama kamu dan beneran ga berbohong.."


"aku mau kamu cuma buat aku,,aku cemburu lihat kamu sama cewe lain apalagi sampai dipeluk dan dicium di depan mata aku..aku sangat cemburu."Rania sangat marah dan memukul mukul dada satria


"iya aku janji..aku cuma buat kamu saja..dan ga akan biarin cewe lain deketin aku.." dan Rania pun menganggukan kepalanya dan berhenti menangis


"sayang,boleh aku bicara"tanya Rania setelah mereka duduk di kursi


"iya,kamu bicara aja ya"satria dengan erat memeluk Rania


"begini,beberapa hari lagi perlombaan akan mulai..aku sekarang sudah sangat siap buat ikut..dan semoga aku bisa menang ya sayang"


"iya aku doain biar kamu jadi juara,,emang kamu mengharap banget bisa jadi juara kenapa sayang,,sampai2 kamu sangat bekerja sangat keras buat perlombaan ini"


"emang apa sayang"


"dulu,,aku pengen banget pergi jauh dan bertemu ibuku yang ada di surga..tapi aku tahu bunuh diri itu sangat dosa..tapi aku udah bosan tinggal dirumah yang selalu ga diperhatikan..aku jarang berada dirumah.. aku kuliah,ayah dan kakak aku ga tahu..aku ga pernah minta sepeserpun uang dari mereka.. aku selalu berusaha sendiri.."satria yang mendengar hanya bisa merasa kasihan dengan keadaan pacarnya..lalu dia memeluk sangat erat


"aku pengen lihat ayah dan kakak tahu,aku bisa maju tanpa dukungan dari mereka.. dan apa kamu tahu sayang,,kenapa aku ikut perlombaan ini,,dan sangat berusaha keras??"


"apa"jawab satria


"beasiswa,,,ya itu adalah tujuan ku.. beasiswa ke luar negeri"satria langsung kaget .


"berarti kalau kamu juara kamu akan pergi ninggalin aku sayang"


"maaf,,dan itu memang benar..aku pengen mencoba hidup sendiri..jauh dari ayah dan kakak ku..tapi sekarang aku jadi ragu buat ninggalin kamu"


"untuk berapa lama "

__ADS_1


"2 tahun"


"baiklah,aku akan menunggu kamu kembali"


"dan aku akan mendukungmu supaya kamu bisa jadi juara dan meraih cita2 mu..aku akan selalu bersamamu sayang"


"makasih,,sekarang aku ga ragu lagi..dan aku janji ga akan ada laki laki lain selain kamu"


"aku sayang kamu Rania"


"aku juga sayang sama kamu" lalu mereka pun berciuman penuh sayang,dan Rania membalas ciuman itu dengan mesra..untung mereka melakukan di tempat yang sepi..jadi ga akan ada yang mengganggu.. ciuman mereka semakin panas dan saling menggigit bibir dan melilitkan lidah hingga menimbulkan suara bibir..


bibir satri terus menciumi tanpa rasa lelah dan makin lama akhirnya mendarat di leher Rania..Rania hanya bisa pasrah apa yang dilakukan satria..Rania mengalungkan tangannya di pundak satria..satria terus saja mencium dan memberi tanda di belakang telinga Rania..Rania hanya bisa mendesah nikmat..desahan Rania membuat satria benar2 lupa mereka sekarang ada dimana.. lalu perlahan tangan Rania mendorong satria


"udah,,nanti malah keterusan..ini masih di kampus sayang"


"maaf,,habisnya kamu seperti candu..setelah mencicipi sedikit..maunya pengen terus dan terus..dan ga mau berhenti.. bau badan kamu sangat menggodaku"


"aku harus ke ruangan Bu Tika sekarang buat belajar lagi..nanti kita bertemu lagi di kantin ya"


"iya aku tunggu kamu disana,,pokoknya kamu datang udah ada makanan. jadi kamu tinggal makan tanpa perlu pesan lagi"


"iya makasih sayangnya aku,,jadi tambah cinta deh sama kamu" Rania mencubit kedua pipi satria


"tambah cinta tapi kok aku disakiti kaya gini.. kan sakit" satria cemberut dan memegang kedua pipinya


"iya aku minta maaf,,sini aku cium pipinya biar langsung sembuh" dan satria langsung memajukan pipinya


"emmuuuuaccchhh,,,,udag sembuh kan pipinya,ga sakit lagi" satria menggeleng dan langsung memeluk Rania..


satria pun akhirnya mengantar Rania sampai di ruangan Bu Tika .. dan satria langsung pergi dari sana...


bersambung.... makasih

__ADS_1


__ADS_2