Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
delapan


__ADS_3

saat sedang istirahat di kamarnya.. teman2 satria datang dan langsung masuk ke kamar.. sudah lama mereka tidak kumpul dengan teman-teman..


"sat,,bangun dong..tidur aja lu" teriak Rangga membangunkan..tapi satria hanya menggerakkan tubuhnya dan matanya masih tertutup


"payah Lo...kenapa sekarang jarang kumpul bareng kita.."satria pun akhirnya bangun dan langsung minum air yang ada di samping tempat tidurnya


"ah..gangguin tidur aja se kalian...aku lagi malas keluar makanya aku jarang kumpul dengan kalian.." ucapnya santai


"wah,seoarng satria yang selalu pergi hangout sekarang mendadak jadi malas.. ada apa sebenarnya ne"tatap Alex dan Rangga penuh curiga


"ga ada apa apa"


"oh ya..gimana ne tentang tantangan yang waktu itu..berhasil kan kamu"


"iya,berhasil dong.. siapa dulu dong SATRIA" bangga satria.dan kedua sahabatnya hanya manganggukan kepala


"gimana rasanya,,"


"gimana apanya"


"kami kan ga tahu gimana kelanjutannya..biasanya ketika kamu terima tantangan dengan cewe lain kamu selalu cerita sama kami.."


"ohh..ya biasa aja"


"tunggu dulu..apa kamu beneran suka sama tu cewe..makanya kamu sekarang jarang kumpul dengan kami..hayo ngaku??" selidik rangga dan Alex..


"ga ko...biasa aja..lagian sekarang aku lagi malas aja keluar rumah" sanggah satria


mereka akhirnya bercanda..dan waktu udah sore..Alex mengajak satria dan Rangga buat nongkrong ke mall..tapi tentu saja dengan membawa teman cewe mereka...


sementara di tempat lain..Rania yang sedang bekerja tanpa dia tahu sahabatnya datang..Rania sebenarnya sedikit malu sama mas Sandy..tapi mas Sandy malah menyuruh Rania buat menemani temannya dulu dan meninggalkan kerjaannya.. Untung nya suasana lagi belum ramai pelanggan jadi Rania menuruti kata mas Sandy

__ADS_1


"baik banget ya pak Sandy ke kamu"ucap rere.. sebenarnya Rere menyimpan simpatik sama pak sandy.tapi ga ada yang tahu itu..dia juga ikhlas kalau pak Sandy dan Rania jadian..


"iya..aku jadi ga enak sendiri..padahal aku masih menolak dia..tapi dia tetap baik danbga benci ke aku"


"ran,,Lo minta ijin dong..kemarin kan kamu dah janji tapi kamu batalin..kita2 kan kangen banget pengen jalan bareng kamu"ucap Risa


tanpa mereka tahu pak Sandy sudah ada di belakang mereka mendengarkan ucapan Risa.. pak Sandy pun menghampiri mereka bertiga


"kalau kamu mau ijin..aku ga papa ko ran..kasian teman2 kamu..lagian selama ini kamu belum libur kerja kan..sekali2 refresing"


"tapi mas.."sebelum Rania melanjutkan kata2 nya.udah lebih dulu di bungkam mulut aku sama Rere dan Risa


"makasih pak..udah mau ijinin rania. sekarang kami pergi dulu ya pak.."Risa dan Rere langsung menyeret Rania..dan pak Sandy hanya tersenyum melihatnya..


" tunggu sebentar" ucap Rania marah


"ada apa lagi Rania" Rere bertanya


"iya,,maaf kita kelupaan..soalnya terlalu semangat jadi lupa kalau kamu masih pakai seragam..trus kita ga sia2 datang kesini dong"


"tunggu bentar ya"Rania pun masuk ke dalam dan setelah menunggu lama..Rania pun mun muncul


"yuk kita sekarang jalan"


mereka bertiga akhirnya sampai di salah satu mall..mereka selalu tertawa bercanda dan tidak peduli dengan yang di sekitarnya..setelah cukup lama jalan2. mereka sudah haus dan sedikit lapar mereka pun masuk ke salah satu tempat makan siap saji.. mereka memesan makanan dan minuman


"akhirnya kita bisa jalan bareng lagi ya ran,," ucap Risa..aku pun hanya menganggukan kepala...saat aku sedang minum dan melihat sekitar..aku melihat teman satria yang habis dari toilet..mataku pun mengikuti kemana dia melangkah..dan dia masuk ke dalam salah satu ruangan yang ada di tempat ini juga...saat dia membuka pintu aku melihat sepintas satria yang sedang memeluk cewe sambil tersenyum..mataku tidak bisa berkedip..kulihat dia terus yang sepertinya bahagia dipeluk oleh si cewe itu..


"ran,,Lo kenapa ko diam gitu se..apa yang kamu lihat.."aku pun tersentak saat Rere menyenggol tangan aku..


"ga ada papa ko" padahal aku pengen menangis saat itu juga..karena udah ga tahan lagi Rania pun berdiri

__ADS_1


"sebentar ya..aku mau ke toilet dulu"


buru2 aku pergi ke toilet..saat di toilet aku langsung menangis


"kenapa kamu bohong padaku..katanya kamu ga akan Deket lagi ma cewe selain aku..kenapa aku percaya ..trus sekarang aku mesti gimana"aku terus menangis sendirian di toilet..setelah sudah mendingan perasaan aku..aku pun mencuci muka dan keluar


"maaf lama banget ya nungguinnya" ucapku sambil melirik ke dalam ruangan itu..dan pada saat aku baru duduk.mataku masih melihat satria yang masih memeluk... dan tanpa sengaja mata kami bertemu.. aku melihat satria sedikit gugup dan langsung melepas pelukan si cewenya..dia tersenyum padaku..tapi aku biarkan saja dia dan mulai mengobrol lagi dengan Rere dan risa.. aku tahu sekarang satria memperhatikan aku..tapi aku bersikap cuek aja..


"oh ya tadi pak Sandy katanya mau kesini.. katanya se pengen ikut kumpul bareng kita" ucap rere sambil mengunyah makananya


"ko tadi ga bareng aja kesini ya " tanya Rania


"katanya se tadi lagi ketanggungan mengerjakan tugas..dan sekarang udah selesai jadi bilangnya se pengen ikutan" saat sedang bilang eh ternyata udah ada dibelakangnya..


"pasti lagi ceritain aku ya"kata pak Sandy sambil duduk di samping Rania..


"hehehe,,tahu aja ne pak Sandy"


"jangan panggil pak lagi dong..panggil mas aja ya jadi lebih akrab gitu"pinta pak Sandy


"ok siap laksanakan"ucap rere dan Risa bersama2..dan mereka pun tertawa...


sementara satria yang berada di dalam ruangan melihat sambil emosi karena ada cowo yang duduk di sebelah Rania dan Rania terlihat begitu senang...kemarahan satria sudah di ubun2 melihat cowo itu menyibak rambut Rania yang mengenai wajahnya waktu dia sedang makan


"cie cie perhatian banget se mas Sandy ke Rania..kita juga mau ne"ucap rere sambil senyum2...Rania langsung menundukan kepalanya. dia malu sama Rere dan Risa


"apaan se kita kan cuma temenan ya mas,,dan kalo kalian mau ya tinggal bilang aja ke mas Sandy" Sandy pun hanya tersenyum mendengar ucapan Rania..sebenarnya Sandy pengen banget bisa jadian sama Rania..tapi malah menganggap cuma sebagai teman. tapi dia berusaha supaya Rania mau jadi dengannya..ya walaupun sekarang cuma teman.. siapa tahu nanti bisa jadi kekasih nya..


"habis ini kalian mau kemana lagi"tanya mas sandy


"enaknya kemana ya,,gimana kita nonton bioskop aja setuju ga"saran Risa membuat yang lain jadi lebih semangat..dan mereka pun keluar..Rere dan Risa di depan... sementara Rania dan mas Sandy dibelakang jalanya

__ADS_1


Bersambung dulu ya...makasih ya yang udah mau baca karya pertamaku..semoga kalian smua suka..dahhhhhhhh


__ADS_2