
Rania terus melihat kearah Sinta, sebenarnya apa yang terjadi, tapi Rania ga mau begitu saja percaya dengan ucapan Sinta..
"sebenarnya apa yang kamu rencanakan.. kenapa kamu sampai bilang begitu.. kamu pikir aku akan percaya??" tuduh Rania pada Sinta
"dengarkan kakak ran, kakak ga punya rencana apa apa.. aku cuma mau kita sudahi permusuhan ini.. aku tahu aku banyak salah sama kamu,, tapi bener waktu dulu aku terbiasa manja sama ayah dan ibu. tapi secara seketika mereka pergi ninggalin aku sendiri.. aku merasa kesepian, lalu paman yang sangat baik menjaga aku supaya ga merasa terlalu kehilangan.. dan paman bilang akan menjadi ayah yang akan membuat aku bahagia. aku terlena dengan kasih sayang paman sampai aku lupa paman juga punya anak yang butuh kasih sayangnya.. setiap paman ingin menemuimu, aku merasa cemburu.. maafkan aku Rania" ucap Sinta sambil menangis
Rania masih saja terus terdiam tak menghiraukan ucapan Sinta.. Rania merasa Sinta sudah merebut smua darinya sehingga tidak ada tersisa kasih sayang ayah buatnya..
lalu Rania berbalik dan melangkah menuju kamarnya.. tapi baru dua langkah tangan dipegang Sinta..
" please RAN,, maafin aku"
"lepasin tangan aku, aku mau masuk ke kamar.. aku dah cape,mau istirahat"
"baiklah kalau begitu" Sinta melepaskan pegangan tangan dan melihat Rania masuk ke dalam kamar...
"semoga kamu mau maafin aku rania dan kita bisa mulai dari awal lagi hubungan ini.. kakak sayang sama kamu" Sinta pun akhirnya masuk ke dalam kamar..
dan tanpa sepengetahuan Sinta dan Rania.. ayah mereka mendengarkan dari balik pintu kamar.. ayah pun ikut menangis karena merasa telah gagal menjadi ayah..
" maafin ayah Rania sayang, ayah salah sama Rania..maafin aku istriku.. aku gagal merawat anak kita..kamu disana pasti tidak tenang dan marah juga sama aku.. tapi mulai sekarang aku janji akan membahagiakan anak kita dan ga akan buat dia sedih lagi,, aku janji padamu.. sekali lagi maafin ayah Rania sayang" ayah menangis sambil mengenang perlakuannya pada Rania dulu.. memang tak seharusnya aku lakuin itu padamu...
sementara di dadalam kamar rania yang sudah di atas kasur langsung menangis sejadinya.. Rania sangat sedih kenapa Sinta tega lakuin itu kepada Rania selama ini..
__ADS_1
" ga akan pernah aku lupain semua ini, kamu telah mengambil semua kebahagiaan aku dari kecil, dan sekarang kamu minta maaf dengan sangat mudah.." Rania terus saja menangis sampai ia mengantuk dan akhirnya tidur tanpa berganti baju...
Rania terbangun saat matahari belum menunjukan sinarnya.. lalu dia bersiap mandi dan mengerjakan tugas yang selama ini ia kerjakan... Rania sengaja bangun pagi sekali karena ia ingin cepat cepat pergi dari rumah.. setelah pukul 6 pagi ia telah selesai mengerjakan semua dan Rania bergegas pergi.. dengan langkah cepat Rania keluar rumah.. dan Rania tahu kalo ayahnya memanggilnya tapi Tah ia hiraukan. ia masih butuh waktu sendiri dan belum mau bicara pada ayah ataupun kakaknya..
"Rania, tunggu Rania ayah ingin berbicara sama kamu nak" teriakan ayah tapi Rania tetap tidak mau berbalik dan semakin cepat jalannya.. akhirnya ayahnya masuk lagi ke rumah tanpa Rania..
dengan nafas yang tersengal-sengal. Rania duduk di pinggir jalan sambil menunggu bis.dan akhirnya bis pun datang dan langsung saja Rania. menuju kampus
saat sampai di kampus seperti biasa masih belum banyak mahasiswa yang datang dan akhirnya Rania menuju ke sebuah taman yang agak sepi.. disana dia masih murung dan melamun.. Rania masih memikirkan masalah yang semalam.. tanpa disadari kedua temannya datang mendekat tanpa Rania sadari
"dorrrr,lagi lamunin apa hayo" suara Rere mengagetkan Rania
"eh,kalian ko udah sampai. mang sekarang jam berapa" sambil melihat jam tangannya. Rania membulatkan mata karena ternyata ia sudah di taman selama 2 jam..
" kamu kenapa Rania. apa ada masalah lagi, seharusnya kan kamu udah mulai siap siap buat berangkat"tanya Risa
" ga ada apa ko teman teman.. ayo sekarang kita masuk, bentar lagi kan masuk.."mereka akhirnya masuk.. tapi Rere dan Risa yakin tidak ada yang baik baik saja sama Rania. mungkin pada saat istirahat nanti Rania mau cerita sama Rere dan Risa.
sementara ditempat lain satria sedang gelisah setelah ia bertemu lagi dengan Sinta.. di sebelah hatinya masih sayang dengan Sinta tapi sebelah hati yang lain dia juga cinta dengan Rania.. tapi dia bertekad tetap akan mempertahankan Rania dan tidak akan mau tahu tentang Sinta.. Sinta adalah masa lalunya dan sekarang dia akan fokus dengan Rania..
kedua temannya bingung melihat satria yang diam tanpa berkata apapun.. dan mereka yakin itu pasti terjadi sejak bertemu lagi dengan Sinta..
"sat, ko diam aja seh.lo kenapa se.. atau jangan jangan karena bertemu dengan Sinta kemarin??" tanya Rangga
__ADS_1
" iya bener,, sejak Lo ketemu ma Sinta lagi Lo jadi gini,,atau jangan-jangan kamu masih ada rasa sama Sinta??"tukas Alex menerka nerka
"wah bener nih kayanya kamu masih suka ma dia,kalo Lo masih suka sama Sinta,trus gimana Ama nasibnya Rania.. katanya kamu cinta sama dia.. bahkan kamu sampai relain villa itu buat kita kita" Rangga ikut bertanya karena penasaran
melihat temannya menanyakan perihal Sinta dan Rania, satria tambah bingung.. satria mengacak acak rambut lalu melihat kedua temannya
"aku bingung"jawab polos satria.. membuat Rangga dan Alex saling pandang
"kok bingung, Lo harus pilih diantara mereka.. dan tinggalkan salah satu. jangan semua kamu mau nanti malah kamu yang akan menyesal" arahan bijak dari Alex dan Rangga
"Lo tahu kan gimana aku dulu sayang sama Sinta, tapi dia memutuskan aku cuma gara gara dia mau memperbaiki hubungan dengan adiknya. dia ninggalin aku cuma buat keluarganya"satria lalu mengenang masa lalu bersama Sinta
"sampai kemarin aku masih sayang sama dia.. tapi sekarang aku juga cinta sama Rania"
"coba saja dulu dia tetap bertahan sama aku..dan aku juga mau membantu dia supaya masalah dengan adiknya terselesaikan.. ahhh siapa sih adiknya itu yang udah buat aku jadi seperti ini" keluh satria kepada Alex dan Rangga
ketika satria hendak pergi dan berbalik badan, ia sangat terkejut melihat seseorang yang ada di belakangnya..dan menggelengkan kepalanya..
maap banget ya ,tapi bersambung dulu..
maap juga masih belum bisa update setiap hari karena banyak kegiatan yang masih belum terselesaikan
tapi aku berusaha buat update sesering mungkin..
__ADS_1
jadi saya mohon buat yang baca jangan lupa tombol like nya dipencet yahhh..
terima kasih buat kalian semuanya. bye.....