
akhirnya mereka sampai tempat makan yang diinginkan Rania..saat satria pertama kali masuk,dia sepertinya ga yakin mau makan disini karena ini untuk pertama kalinya ia makan dipinggir jalan..
"kamu mau makan apa sat"
tanya Rania sambil memperlihatkan buku menu ke satria..
"terserah kamu aja ya,aku ngikut aja" satria masih bingung apa disini makanannya akan seenak di restoran..satria ragu dan masih diem ga ada suara
"mang,,kita pesen pecel lele 2,nasi putihnya 2,,trus es teh manis nya juga 2 ya..oh iya aku tambah cah kangkungnya 2...udah gitu aja mang..makasih"
setelah beberapa saat kemudian makanan pun datang dan disajikan didepan mereka. Rania sudah sangat antusias buat memakannya..dan langsung mengambil
"ayo dimakan atau kamu ga mau makan.. ya udah aku aja yang makan ya..aku dah ga tahan lapernya"Rania pun langsung makan.. karena melihat diam saja lalu Rania langsung menyuapi satria pakai tangannya..
"ayo aaa. buka mulutnya..masa aku aja yang makan..cobain dulu satu suap"satria pun akhirnya menerima suapan dari tangan Rania langsung..setelah dikunyah satria langsung tersenyum..
"ternyata makanannya ga kalah yang di restoran ya"
"jadi kamu suka"
"iya,,tapi aku mau makannya disuapin sama kamu"satria mulai merayu Rania
"ya baiklah sini buka mulut nya lagi" dan Rania pun menyuapi satria sampai2 satria minta tambah lagi..
"perasaan tadi yang lapar itu aku.. tapi ko malah kamu yang makan nya yang paling banyak.. sampai tambah nasi lagi"Rania mulai menyindir satria
"habisnya enak banget apa lagi disuapin pake tangan kamu.. makasih ya sayangnya aku,,makin cinta deh sama kamu"
"gombal kamu sat"
setelah mereka selesai makan mereka pun kembali ke mobil..ditengah jalan satria ga henti2 nya mencium tangan Rania..
"kamu tahu sayang,selama ini aku ga pernah makan sebanyak tadi..tapi kenapa si suapin sama kamu bawaannya ga mau berhenti makannya" Rania pun tersenyum mendengar kata satria..
__ADS_1
akhirnya mereka berhenti di depan rumah Rania..dan Rania hendak membuka pintu mobilnya
"aku masuk dulu ya..dadah"tapi pada saat rania akan keluar,,satria langsung memeluknya..lalu satria memegang wajah Rania..dan perlahan bibir mereka bersatu.. mata Rania pun terpejam merasakan sentuhan bibir satria..perlahan bibir satria menuntut lebih..bibir Rania di gigit sehingga mulut Rania terbuka sedikit dan lidah satria langsung masuk ke dalam..mengeksplor smua isi mulut Rania dengan sangat lihai..sampai membuat Rania mendesah nikmat.."
"satria.."Rania berusaha menghentikan tapi satria ga peduli dia terus saja mencium Rania
"aku pengen denger kamu tidak manggil nama aku saja.. baru aku mau berhenti" sekarang ciuman satria beralih ke leher rania.. tangan Rania meremas rambut satria saat bibir satria menggigit dan menghisap leher Rania..
"ahh,,udah ya sayang " lalu satria bibir satria pun menjauh..dan dikecupnya kening Rania.
"mulai sekarang aku ga mau kamu cuma panggil nama aku..kalau ga mau kamu akan terima akibatnya lebih dari ini sayang" sambil memperlihatkan hasil karya satria yang sangat indah di leher Rania..
Rania pun melihat ke kaca dan benar saja sudah ada tanda yang sangat merah dan sangat jelas di leher Rania..
"ko kamu bikin kaya gini se"keluh Rania pada satria
"ga apa2..aku malah bangga melihatnya...itu tandanya kamu cuma milik aku.."
"terserah kamu saja..ya sudah aku masuk dulu ya..selamat malam sat,,eh maksud aku sayang"lalu Rania pun keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah
"Hay semuanya" satria menyapa Rangga dan Alex..dan terlihat satria sangat ceria..membuat teman2nya penasaran
"kamu kenapa sat,,ko kelihatannya ceria banget"
"ada deh,,pengen tahu aja"
"huh dasar pelit"
"biarin,suka suka aku lah,,emangnya gue pikirin"
"oh ya,tadi kamu telpon beneran nolak taruhan lagi,padahal kan kamu udah jadian. tanggung kan tinggal tunggu waktunya aja.. "
"iya aku beneran sekarang aku nolak taruhannya.dan ga akan taruhan lagi..trus soal Amel,aku tadi juga udah mutusin dia kok.. lagian anaknya centil banget,,sebenarnya aku malas banget dekat sama dia..kaya lem dimana aja selalu aja nempel..risih banget tahu ga kalian"
__ADS_1
"ok,baik tapi kenapa mendadak kamu tolak taruhan,kemarin juga biasa aja"
"jadi gini,,kalian tahu kan sekarang aku udah punya pujaan hati..dan beberapa hari lalu dia selalu menghindar dari aku bahkan tadi aku temuin dia,,eh dianya minta putus dari aku.. dia tahu semuanya dari kita jadiin dia taruhan sampai aku jalan sama si Amel centil itu.. trus aku ceritain semuanya tanpa aku tutupin lagi.. dan untungnya dia mau percaya lagi.. "
"trus"
"trus waktu dia bilang putus rasanya itu seperti udah ga punya tenaga lagi.. lemes banget.. tapi waktu dia mau balikan lagi dan maafin aku... rasanya itu seperti kamu punya seribu sayap.. pengen terbang tinggi.. makanya tadi aku langsung telpon kalian buat ngebatalin taruhan dan telpon Amel buat putusin di depan dia langsung.. lalu dia pun percaya lagi.."
"wah,,yang sekarang udah cinta mati,kelihatan banget tahu mukanya.. berbinar binar..ceria.. terang benderang,, hehehehe"mereka pun tertawa bersama
"dan perlu kalian tahu,,tadi dia lapar dan aku akan mengajaknya makan di restoran..tapi dia menolak..malahan aku dibawa makan di pinggir jalan.. pertama aku masuk,,aku ga yakin makanannya bakalan enak..tapi setelah mencicipi rasanya luar biasa mantap.. apalagi aku makan dari tangan dia" satria sambil membayangkan waktu itu
"maksud kamu kamu makan disuapin pake tangan rania''
"iya,,pake tangan Rania langsung..sampai2 aku habis 2 piring"
"ga salah kamu satria..biasanya kamu makan juga jarang..kalaupun makan juga pasti selalu ga habis..masa sampai 2 piring"Rangga dan Alex terkejut seorang satria makan habis sampai 2 piring
"aku aja bingung,,mungkin makanannya yang terlalu enak atau karena suapan dari tangannya langsung..atau mungkin keduanya jadi aku sangat menikmati"
"wah sekarang kamu bucin dong ya sat"
"apa itu bucin"
"budak cinta,,kamu sekarang budak cintanya Rania dong"
"ah,ga masalah..yang penting kita saling mencintai"
"trus sekarang kamu ke Sinta,kamu dulu kan juga sangat mencintainya juga" saat Rangga bilang Sinta..tatapanya jadi berubah
"entahlah..aku juga ga tahu..apa mungkin aku mencintai 2 orang sekaligus.."satria jadi inget sama orang yang selama ini juga ia cintai.. sekarang satria jadi bingung..
tadi sebelum nama itu disebut satria begitu senang tapi setelah nama itu disebut muka satria jadi datar tanpa ekspresi..
__ADS_1
bersambung dulu ya cantik dan ganteng.. makasih Loh udah mau baca.. salam kenal