Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
dua


__ADS_3

ketika sedang makan bersama dikantin Rania terus saja berkutat dengan buku2 nya..dia tidak mau ikut campur urusan orang2 sekitarnya..hidupnya hanya ada belajar dan bekerja..hingga Rere dan Risa suka marah kalo udah lihat Rania fokus dengan buku2 nya..


"ran,,lu ga berangkat.. udah waktunya ne..nanti kamu telat Lo"kata Risa sambil menunjuk jam tangannya..


"atau mau kita antar aja biar cepat sampai, gimana mau ya??"


"ga usah biar aku berangkat sendiri aja ya.. besok2 aja antarnya...makasih y..aku pergi dulu" kata Rania sambil sedikit berlari


ketika sedang menunggu bis di depan kampus.. ada mobil lewat dan membunyikan klakson


tiiinnn tiinnn...orang itu membuka kaca mobilnya


"hai kamu cepet kesini"kata orang itu..tapi setelah agak lama kenapa tidak ada jawaban.. saat dilihat lagi dia melihat si cewe lagi membaca buku....ne cewe budeg apa pura2 aja se.... lalu dengan suara yang sedikit keras lagi dia memanggil


"hei..kamu kesini cepetan" melihat sambil sedikit emosi..baru mau kenal aja udah bikin emosi aja se..


rania yang baru mendengar ada orang yang bicara langsung melihat ke depan...hah ga salah tu..itu kan satria...tapi dia bicara dengan siapa..Rania melihat ke kanan dan ke kiri dan tidak ada orang kecuali dia sendiri..apa dia bicara pada ku y???


"maaf,apa kamu bicara kepada ku.." sambil melangkah ke depan...


"iya,emang ada orang lain lagi disini"jawabnya dengan santai


"ohhh..ada apa ya"


"nama kamu siapa"


"Rania"


" cepat masuk mobil..ikut aku"


hah,,ga salah ne...seorang satria ngajak aku satu mobil..tapi gimana neh aku juga harus berangkat kerja..kalo aku ga berangkat nanti aku dipecat dong.. trus nanti buat bayar kuliah gimana dong..tapi baiklah aku harus bisa..


"maaf aku ga bisa ikut..makasih tawaran nya" kata aku sambil pergi.untungnya ada bis yang berhenti jadi aku langsung naik bis dan meninggalkan satria sendirian

__ADS_1


apa ini dia berani menolak ku.. siapa tadi dia namanya......y Rania..awas aja kamu,akan aku buat kamu jatuh cinta padaku dan setelah itu akan aku tinggalin kamu..belum pernah ada cewe yang berani menolak ku..kamu akan menyesal


saat sampai di tempat kerja Rania langsung berganti seragam kerja..dan masuk ke dapur buat absen dan langsung bekerja..Rania bekerja di restoran.dia sudah cukup lama kerja di restoran itu..karena semua teman2 pada baik dan sudah seperti keluarga sendiri.. tak jarang Rania sering lembur di restoran..


saat rania mau membawa pesanan pelanggan,, temannya memanggil


"ran,dipanggil tuh ma pak bosss"


"iya nanti sebentar.aku antar pesanan dulu ke meja no 3."


setelah mengantar pesanan aku pun langsung menuju kantor pak bosss


tok tok tok


"ya, silahkan masuk" suara dari dalam


aku pun membuka pintu dan berjalan ke depan pak boss


"begini Rania..aku ga mau basa basi lagi.. aku cuma mau tahu kenapa sampai sekarang kamu belum menjawab nya juga.. aku tahu kamu belum punya kekasih...jadi aku mohon kita jadian ya..apa perlu sekarang kerumah kamu dan akan aku lamar buat jadi istri aku..atau besok kita langsung menikah saja.. percayalah padaku Rania..aku cinta sama kamu.."kata Sandy memohon


ya namanya Sandy. sudah lama dia menyatakan cinta padaku.. tapi aku belum kasih keputusan.. apalagi sekarang dia benar2 ingin menikahiku secepat itu..aku bingung harus berkata apa.aku takut melukai hatinya..dan juga ini bukan rencana aku.. rencana aku yaitu dapat beasiswa dan pergi ke luar negri..aku ingin sukses tanpa bantuan siapapun..juga tanpa ayah dan kakak ku..aku benar2 ga tahan bila ada dirumah...jadi aku tidak boleh goyah..untuk masalah cowo belum saatnya


" begini pak Sandy,,maaf aku belum bisa.tapi terima kasih karena sudah mencintai ku.. tapi untuk saat ini aku hanya ingin fokus kuliah.. sekali lagi maafkan aku pak Sandy" ucapku dengan sedikit menunduk takut pak Sandy tidak terima dengan keputusanku


"baiklah aku terima keputusan mu..tapi setidaknya kamu mau kan jadi teman ku dan jangan panggil pak.." katanya sambil tersenyum


"baiklah.. kalau begitu aku panggil kamu mas aja ya..mas Sandy gimana"


"ok..itu aku suka..dan satu lagi,,,karena kita udah berteman kamu jangan menolak kalo besok2 aku ajak kamu keluar..gimana"


"ya baiklah asal lagi tidak sedang kerja sama kuliah aja"


"ok..aku pegang janjimu.."

__ADS_1


"siipppp.....ya sudah aku kembali kerja lagi ya.. ga enak sama yang lainya.. dikira aku kerja gaji buta nanti..dadah mas Sandy" aku pun langsung keluar dari kantor dan menutup kembali pintunya...ahh leganya sekarang jadi tidak perlu canggung lagi dihadapan boss... udah ahh lebih baik aku kembali kerja


"gimana ada yang bisa aku bantu ga..dan maaf y tadi agak lama diruangan bosss"


"iya ga papa kok.. itu aja deh kamu bawa pesanan ke meja no 9" kata si koki sambil menunjuk baki yang sudah tersusun makanan


"ok siap laksanakan" kataku sambil membawa pesanan ke meja no 9


"maaf permisi pesanan sudah datang" akupun menatanya dengan rapi setelah selesai menata aku tersenyum berkata


"silahkan dinikmati makananya dan semoga anda menyukainya" tanpa terasa aku melihat mata itu..kami pun saling memandang..ahh ko ketemu dia lagi se..sama cewenya lagi


aku pun hendak pergi meninggalkan mereka.


"pelayan kemari"kata dia


"baik,ada yang bisa saya bantu" sambil tersenyum kecut


"ambilkan makanannya"


"maaf,, anda bisa mengambilnya sendiri trus disebelah anda kan ada cewenya jadi dia yang lebih berhak mengambilkan"kataku sedikit emosi


"tapi aku maunya kamu yang ambilkan, sekarang"suaranya sedikit keras


"maaf tapi saya tidak bisa.. permisi"akupun cepat2 pergi.


siapa dia berani menyuruhku seperti itu jelas2 disampingnya ada cewenya... aku juga punya harga diri.. cuitanku ditengah jalan menuju dapur.. lebih baik aku disini aja dulu sampai orang itu pergi..tapi kenapa kita bertemu lagi y..baru aja tadi di depan kampus bertemu..trus kenapa sikap aku kaya tadi se harusnya kan aku terima aja ya buat ngambilin makanan nya..ahhh udah lah. udah terlanjur juga..biarin aja deh...


"sayang kenapa makananya belum dimakan se.. sini biar aku suapi kamu makan" tanya perempuan itu sambil memeluk manja


tapi satria hanya diam saja dari tadi dengan raut wajah yang menahan emosi..di begitu marah sampai2 dia mengusir cewe yang lagi bermanja dengan ya..si cewe merasa ketakutan dan langsung kabur entah kemana.. awas aja kamu Rania... aku pasti bisa mendapatkan mu.... senyum devil pun terukir di wajah tampannya.....


TBC.....

__ADS_1


__ADS_2