Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
dua puluh empat


__ADS_3

setalah bertemu dengan putri pada waktu itu.. sekarang putri hampir setiap hari datang ke kampus menemui satria...satria sendiri sebenarnya tidak enak hati dengan Rania..tapi dia juga tidak mau menyakiti perasaan putri dimana ia adalah teman masa kecilnya..


"sayang kamu makan yang banyak yah biar tidak terlalu kurus..jadi kan enak buat dipeluknya" canda satria pada Rania saat sedang berada di kantin....sekarang semua orang tahu tentang hubungan satria dengan Rania...dan semua cewe kampus sangat membencinya karena mereka tidak akan pernah punya kesempatan buat jadi wanita nya satria...


"udah dong yang,jangan gitu lagi..aku malu dilihatin sama semua"


" biarkan saja mereka.."


"satria,"satria menoleh ketika ada yang memanggilnya...dan ternyata putri yang sedang datang menghampiri satria dan Rania


"sat,, kamu mau ga tolongin aku sekarang" duduk di sebelah satria dan membuat Rania sedikit memundurkan duduknya


"ada apa lagi sih put,,kenapa kamu selalu aja ganggu aku sama Rania"muka satria terlihat marah


"jadi kamu ga mau bantu aku sat,,,aku mohon'' putri memasang wajah memelas


"yang gimana ini..apa kamu mau ikut aku dan putri" Rania melihat putri tapi sepertinya putri tidak ingin Rania ikut bersamanya..karena Rania juga ada janji bertemu dengan Bu Tika.. Rania harus memilih


"tapi aku ada janji ingin bertemu dengan Bu Tika sekarang


"aku akan tunggu kamu selesai menemui Bu Tika"


"tidak usah sayang,,kalian pergi aja ya,,aku ga akan marah kok"


"terima kasih Rania"putri tersenyum kecut dan langsung membawa satria pergi..


"lepasin tangan aku putri,,aku bisa jalan sendiri"


"iya baiklah,,"putri merasa sangat senang dan puas akhirnya satria mau pergi tanpa ditemani wanita menyebalkan itu


"kita mau kemana put sekarang"


" kamu ikut saja dengan ku nanti disana kamu harus bantu aku ok"


"ya baiklah" satria mengikuti putri kemanapun putri pergi


"nah sekarang kita udah sampai"satria melihat dan memandang sekitar


"kita mau apa disini " masih bingung,,karena hanya ada danau dan perahu yang ada di pinggir


" aku pingin kita kesana sat"


"kita mau apa kesana"


"apa kamu ingat sat..dulu kamu pernah janji akan bawa aku naik perahu berdua dan menyeberang sampai sana"putri mulai menangis


"maaf,aku belum memenuhi janji ku padamu"

__ADS_1


"sekarang kamu mau kan sat,bawa aku menaiki perahu itu"


"baiklah ayo akan aku penuhi sekarang" tersenyum dan memegang tangan putri


"terima kasih sat"


ditengah perjalanan menaiki perahu putri menanyakan sesuatu


"satria apa aku boleh bertanya sesuatu padamu"


"apa"


"dulu waktu kita kecil,,apa kamu ada rasa cinta padaku"satria hanya diam tak menjawab


"apa sekarang kamu masih ada rasa itu walau cuma sedikit"


"apa kamu tahu sat,,dari dulu sampai sekarang aku masih sangat sayang sama kamu"wajah putri menunduk melihat ke bawah


"putri,,tolong maaf kan aku,,dulu aku pikir kita cuma cinta monyet..dulu aku terpaksa jadian sama kamu karena aku kalah taruhan..aku pikir kamu tahu semua itu dan kamu juga menyetujui itu''


"ya benar,,tapi yang sebenarnya aku benar2 cinta sama kamu"


"maafkan aku juga karena sekarang aku juga tidak memiliki rasa itu..hati aku udah aku serahkan buat Rania"


"aku mohon sat,,aku terima kalau kita jadian tanpa sepengetahuan Rania,,aku janji ga akan buka suara"


"kamu tega sama aku sat,"


"maaf''


"kalau kamu tetap ga mau denganku lalu buat apa aku hidup sekarang,,mungkin dengan cara ini kamu akan tahu betapa besar cintaku padamu"tanpa sepengetahuan satria putri menceburkan diri ke dalam sungai


"putri"satria berteriak dan ikut masuk ke dalam sungai untuk mencari putri


"putri,,, putri kamu dimana" satria mencoba mencari keberadaan putri..dan akhirnya satria menemukan putri.. cepat2 dibawa ke pinggir sungai


"put bangun put,,kamu jangan kaya gini" setelah beberapa saat putri sadar dan ia langsung menangis


"kenapa kamu selamatkan aku sat..buat apa aku hidup kalau kamu ga bisa jadi milik aku"


"kamu jangan bodoh,,masih banyak laki2 lain.. kamu hanya perlu membuka diri buat mereka"


"tapi aku ga bisa sat,,aku terlalu mencintaimu"


"kamu harus coba belajar lupain aku,,aku tidak mencintaimu,,tidak baik cinta hanya satu orang saja yang merasakan..cinta harus dua orang yang sama2 merasakannya"


"aku mohon sat," memeluk dan menangis di dada satria

__ADS_1


''maaf,,tapi aku benar2 ga bisa,,kamu sudah aku anggap adik aku.ga labuh dari itu,,maafkan aku putri,tolong jangan lakuin hal bodoh seperti ini lagi ya,,''


" baiklah sat,,kalau kamu masih belum bisa terima aku"


"bukan belum bisa tapi memang tidak akan bisa"


"aku ga peduli.." lalu putri meninggalkan satria sendiri


lalu ada suara panggilan masuk dan itu ternyata Rania yang menelpon...dan satria pun mengangkatnya


" apa kamu masih lama"


"tidak aku sudah selesai.. ya sudah aku akan jemput kamu sekarang"


"tidak perlu sayang,kalau kamu masih ada perlu masa putri aku ga papa ko,,aku bisa naik bus buat berangkat kerjanya"


"kamu tidak akan naik bus,, pokoknya kamu tunggu aku..aku sedang menuju kampus,,"


ok


"tapi sayang"


"ga ada tapi2 an.. kamu harus tunggu aku sebentar..''


"ya baiklah,,udah dulu ya,,Bu tikanya mau kesini"


"ok,,dadah sayang i love you"


"i love you too "satria mematikan panggilan telpon..dan menuju ke kampus


sebelum satria ke kampus dia mampir membeli baju untuk dirinya


"sayang maaf ya kamu menunggu lama" keluar dari mobil


''ga papa,,aku juga baru aja keluar" Rania melihat keadaan satria yang basah kuyup


"kenapa kamu basah kuyup sayang,,perasaan ga hujan,,kalaupun hujan kamu ga akan sampai basah semua"


"nanti akan aku ceritakan di mobil..sekarang aku mau ganti baju dulu sebentar ya,,jamu tunggu disini sebentar"Rania menurut untuk tunggu di luar dan satria masuk ke dalam mobil lagi... untungnya mobil satria bukan kaca yang tembus pandang jadi Rania tidak perlu merasa malu


"aku udah selesai sayang" satria keluar dan sudah memakai baju yang baru,, satria terlihat sangat tampan sampai Rania terdiam sesaat


"kamu terpukau melihat pacar kamu sendiri sayang"


"aahh tidak,,sudah ayo masuk ke dalam"


"tapi aku memang ganteng kan,,,buktinya semua cewe mengejarku..termasuk kamu kan"

__ADS_1


"udah satria jangan bahas itu.." pipi Rania menjadi sangat merah karena malu..dan satria pun menjalankan mobilnya


__ADS_2